Pada Senin, 29 Agustus 2022 Universitas Trisakti menyelenggarakan PKKMB 2022 dengan tema “Gelora Ksatria Muda, Pilar Masa Depan Bangsa dan Negara” secara hybrid. Kegiatan ini dihadiri oleh para Pimpinan, Civitas Akademika, Senat dan Yayasan Universitas Trisakti serta perwakilan mahasiswa baru dari 9 fakultas. Acara dibuka oleh tarian selamat datang dari UKM Unit Seni Budaya yang kemudian dilanjutkan oleh laporan penerimaan mahasiswa baru oleh Wakil Rektor I Prof. Ir. Asri Nugrahanti, MS, PhD, IPU., beliau melaporkan mahasiswa baru Usakti tahun akademik 2022/2023 per 28 Agustus 2022 sebanyak 2.704 orang yang terbagi untuk jenjang Diploma, Sarjana, Magister, Doktor, dan Profesi.

Rektor Universitas Trisakti Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan selamat bergabung menjadi bagian dari Universitas Trisakti kampus reformasi. Menjadi mahasiswa Universitas Trisakti diharapkan menjadi suatu hal yang membanggakan bagi para mahasiswa baru dikarenakan menjadi insan terpilih dari sekian banyaknya peserta yang mendaftar. Beliau berharap para mahasiswa baru dapat menyesuaikan diri juga menumbuhkan semangat belajar dan berkarya secara baik dengan memanfaatkan ilmu akademik dan non akademik yang didapatkan semasa perkuliahan.

Dengan dipukulnya gong oleh Rektor Universitas Trisakti maka kegiatan PKKMB Usakti resmi dibuka, kegiatan dilanjutkan dengan penyematan jaket almamater oleh Rektor dan para Dekan fakultas kepada perwakilan mahasiswa baru setiap fakultas. Pada kegiatan ini juga diadakan talk show dengan pemateri Laksamana Madya TNI Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, M.Sc., DESD., ASEAN Eng. (Rektor Univeritas Pertahanan Republik Indonesia) dengan materi Kesadaran Berbangsa, Bernegara dan Bela Negara sesuai 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) dengan Moderator: Dr. Radian Syam, SH., MH. (Dosen FH).

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP (Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III) dengan materi Pengenalan Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia dan Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di era Revolusi Industri 4.0. Paris menuturkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dilaunching oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sejak tahun 2020 yang lalu, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat meningkatkan kompetensi di luar program studinya selama 3 semester. Merdeka belajar dalam hal ini bukan berarti mahasiswa bebas belajar apa saja, melainkan mahasiswa bisa belajar sesuatu yang benar-benar ingin dipelajari untuk dapat meningkatkan kompetensi utama yang didapatkan di kampus asalnya. Dalam hal ini, Universitas Trisakti sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di lingkungan LLDikti Wilayah III, memiliki peran menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk dapat mengantarkan menuju gerbang kesuksesan, baik dengan cara meningkatkan kompetensi yang dimiliki mahasiswa maupun membangun softskill agar mampu menghadapi berbagai tantangan kedepan.

Sumber:

Humas Universitas Trisakti

Humas LLDikti Wilayah III