Ukrida Menggelorakan Merdeka Belajar

Menilik sejarah, 3 Juli 1922 ketika Ki hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa tekadnya sedemikian kuat menjadikannya senjata perjuangan untuk melepaskan diri dari kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan bangsa Indonesia. Saat itu jelas teknologi belum mendukung, informasi dan komunikasi juga mungkin sangat terbatas, apalagi di ruang publik, mengingat masih masa penjajahan. Saat itu, yang dimiliki adalah semangat yang menggelora dan mulai muncul kesadaran bahwa pendidikan menjadi jalan menuju pencerahan menuju masa depan. Seiring berjalannya waktu, sistem pendidikan dan pembelajaran semakin berkembang setelah adanya dukungan teknologi, serta semakin tumbuhnya kesadaran bahwa masa depan pembangunan Indonesia sangat ditentukan oleh kemajuan sektor pendidikan.

Menyemangati pelaksanaan program MBKM, Ukrida mengadakan acara Gelora Merdeka Belajar, tanggal 19 Agustus 2022 bertempat di Kampus I Ukrida, yang diikuti secara onsite maupun melalui media zoom. Di awal acara peserta sudah disemangati dengan menyanyikan secara bersama Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kemudian diperkenalkan dengan Theme song Gelora Merdeka Belajar, buah karya dari Dr. Lidia Sandra, Wakil Rektor I Ukrida. Inti dari lagu tema tersebut adalah ajakan untuk…..”Memerdekakan lahir dan batin, dari warna bendera merah dan putih kita mengibarkan keberanian dan meninggikan kesucian, amalkan ilmu pengetahuan bagi dunia, bernafas dalam pekerti, bertumbuh dalam inovasi, dan berbuah dalam bakti”….. Lagu tersebut akan mengiringi langkah pengabdian melalui pendidikan yang memerdekakan lahir dan batin.

Dalam sambutannya, Rektor Ukrida, Dr. dr. Wani Devita Gunardi, Sp. MK (K) antara lain mengatakan, perkembangan sangat cepat di era revolusi industri 4.0 bahkan saat ini menuju 5.0 perlu dicermati oleh perguruan tinggi. Diperlukan penyesuaian kurikulum guna menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan relevan dengan dunia kerja. Literasi baru yang dikenal, yaitu literasi manusia, literasi digital, dan literasi teknologi, menuntut kompetensi bagi pengembangan kurikulum, sekaligus mengakomodir ketiga literasi tersebut. Harapan Rektor Ukrida, acara ini menjadi gelora yang menggerakkan seluruh sivitas akademika dan secara konsisten memberikan dampak dalam pelaksanaan program MBKM.

Sementara itu, Ketua BKPTKI, Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng., yang diwakili oleh Bendahara BKPTKI, Ir. Henry Feriadi, M.Sc., Ph.D., sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Ukrida yang menjadi tuan rumah acara ini. Selain itu, juga diharapkan agar kegiatan ini menjadi momentum yang menyemangati pelaksanaan program MBKM dan gelora merdeka belajar dinikmati dalam suasana peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Tekad bangsa Indonesia yang didengungkan, yaitu “Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat”, ditambahkan satu tekad lagi olehnya sehingga menjadi “Puih lebih cepat, bangkit lebih kuat, belajar lebih giat”.

Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP., Kepala LLDIKTI Wilayah III

Lebih menyemangati acara Gelora Merdeka Belajar ini, Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P., dalam sambutannya mengekspresikan kebanggaannya. Dikatakan olehnya bahwa acara ini biasanya dilakukan oleh Kementerian, tetapi kali ini untuk yang pertama dilakukan oleh Badan Kerjasama Pendidikan Tinggi Kristen Indonesia (BKPTKI) dan digagas oleh Ukrida. Apresiasi secara khusus juga diberikan kepada Ukrida dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) yang melakukan transformasi pendidikan tinggi dan aktif dalam mengimplementasikan BKP-MBKM. Selain itu diharapkan juga agar Ukrida dan UKDW bisa segera men-sharing-kan Learning Mangement System (LMS) kepada perguruan tinggi lain. Selanjutnya, dikatakan bahwa Ukrida sebagai perguruan tinggi yang unggul telah menjadi teladan serta menjadi konsorsium MBKM Bela Negara pertama. Kepala LLDIKTI Wilayah III juga mengingatkan quote dari Ki Hajar Dewantara, yaitu “Setiap orang akan menjadi guru bagi kita dan setiap rumah akan menjadi sekolah bagi kita”. Menutup sambutannya, Dr. Paristiyanti mengajak seluruh peserta untuk menggemakan: “Gelora Merdeka Belajar ….. Keren!”,…”Ukrida sebagai Host….Keren!”.

Melengkapi Gelora Merdeka Belajar, disampaikan juga tentang MBKM di mata pelaku Industri, karena memang salah satu tujuan dari implementasi program MBKM adalah menyiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja dan dunia industri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi agar aktif mewujudkan generasi muda Indonesia yang akan membangun bangsa melalui kemerdekaan pendidikan. Ukrida, dengan semboyan Lead To Impact, terus mengajak seluruh insan pendidikan untuk berkarya, dan Bersama Ukrida BISA. 

———————————————–

BELASAN MAHASISWA INSTITUT STIAMI IKUTI PROGRAM MAGANG STUDI INDEPENDEN BERSERTIFIKAT (MSIB) MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) BATCH 3 TAHUN 2022

Rabu, 24 Agustus 2022 Institut STIAMI mengucapkan Selamat dan Sukses kepada 15 Mahasiswa yang telah Lolos Seleksi dan diterima pada Program Magang Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Tahun 2022 Batch 3.

Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan salah satu metode pembelajaran yang dicanangkan dalam Kebijakan Kampus Merdeka, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas diluar perkuliahan, namun program ini tetap diakui sebagai bagian dari perkuliahan.

Program ini dapat diikuti oleh semua mahasiswa perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia yang terdaftar pada PDDIKTI. Institut STIAMI menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang mengikuti Program Magang Studi Independen Bersertifikat (MSIB) dan berhasil meloloskan 15 Mahasiswa pada program ini.

Berikut ini adalah rincian nama-nama dan penempatan magang para mahasiswa Institut STIAMI yang berhasil Lolos Seleksi Program MSIB.

  • Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik :

1. Renanda Dwi Putra (Okeoce Indonesia)

2. Alvin Martmia Nirwan (Okeoce Indonesia)

3. Novrialdy Sugiarto (PT. Indomaret Group)

4. Nur Idaman Daeli (PT. Abbauf Mulia Konsultan Teknologi)

5. Sigit Pangestu (PT. Pan Brothers Tbk & Group)

– Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis :

1. Cillsilia Agetha Meininda (Hashmicro)

2. Farah Apriandita Maharani (Arkatama Multi Solusindo)

3. Nadya Putri Dwi Pratiwi (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI)

4. Farahdillah Masyitha Anhar (BTPN Syariah)

5. Salsya Nuri Wafdah (PT. ATT Group)

– Mahasiswa Program Studi Manajemen Komunikasi :

1. Jothi Maya Syiva (Bakrie Center Foundation)

2. Salwa Arsyad (PT. Paragon Tecnology and Innovation)

– Mahasiswa Program Studi Manajemen Logistik :

1. Widiyan Salwa (PT. RPN Pusat Penelitian Kelapa Sawit)

2. Rio Muhammad Raihan (PT. ATT Group)

– Mahasiswa Program Studi D3 Perpajakan :

1. Dian Rahmawati (Yayasan Hasnur Center)

Untuk nama-nama mahasiswa diatas, semoga dapat menjalankan program magang dengan baik dan lancar serta dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja yang ada. Program ini memberikan mahasiswa kesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja didunia usaha atau industri yang akan berlangsung 1 hingga 2 semester. Selama program ini berlangsung, mahasiswa akan mendapatkan hard skills maupun soft skills yang nantinya akan menunjang mahasiswa agar lebih mantap dalam memasuki dunia kerja dan karirnya.

Sumber : Humas STIAMI

———————————————–

INSTITUT STIAMI MEMBERIKAN BEASISWA KEPADA ASN PEMKOT BEKASI DALAM RANGKA IMPLEMENTASI MOU DAN PKS

Dalam rangka implementasi kerjasama, Institut STIAMI dengan Pemkot Bekasi melaksanakan Bimbingan Teknis “Service Excellent” untuk “Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Aparatus” yang kegiatannya dilaksanakan pada Bulan Juli lalu.

Kampus Bekasi A memberikan beasiswa sebesar Rp. 262.800.000-, kepada peserta terbaik dalam kegiatan Bimbingan Teknis  “Service Excellent” bersama BKPSDM Pemerintah Kota Bekasi pada acara apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Beasiswa tersebut diberikan secara langsung oleh Ibu Diana Prihadini, S.Sos., M.Si selaku Kepala Kampus Bekasi A. Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Dr. Tri Adhianto Tjahyono, S.E., M.M selaku Plt. Wali Kota Bekasi dan seluruh aparatur Pemerintah Kota Bekasi.

Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk peningkatan kompetensi sumber daya aparatus yang sempat terhenti selama pandemi. Dan diharapkan dari kegiatan tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan aparatus semaksimal mungkin demi kepuasan masyarakat.

Sumber: Humas STIAMI

———————————————–

HUT KE-495: KONTRIBUSI NYATA DARI LLDIKTI WILAYAH III UNTUK DKI JAKARTA

Meriahnya Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta ke-495 bertajuk “Jakarta Hajatan” pada 22 Juni 2022 mengangkat 3 rangkaian nilai optimisme masyarakat untuk selalu kompak dan maju dalam membangun kota Jakarta, yaitu Kolaborasi, Akselerasi serta Elevasi.

Tiga nilai ini merupakan wujud dari dukungan masyarakat dalam mendukung pembangunan kota Jakarta yang mengglobal dan smart. Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, merupakan salah satu satuan kerja Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang berperan aktif dalam hal fasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di Provinsi DKI Jakarta.

Pada HUT kota Jakarta, LLDikti Wilayah III turut mengukir, berkontribusi, dan membangun sejarah Kota Jakarta terutama dalam penyelenggaraan perguruan tinggi, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta. LLDikti semula bernama Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (KOPERTIS) yang lahir pada tahun 1968. Pada saat itu, pertumbuhan Perguruan Tinggi Swasta yang pesat berdampak positif pada partisipasi pendidikan tinggi.

Pada tahun 2018, LLDikti hadir di bawah Kementerian Ristekdikti dan beberapa tahun kemudian bergabung kembali bersama Kemendikbudristek. Semenjak tahun 2022, ada begitu banyak terobosan yang telah dihasilkan dari LLDikti Wilayah III di bawah kepemimpinan Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M. P, yang menjabat sebagai Kepala LLDikti Wilayah III semenjak Januari 2022 silam.

Dalam pertemuannya dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, 19 Juni 2022 lalu, Paris melaporkan berbagai capaian pendidikan tinggi di Jakarta dan program kerja LLDikti Wilayah III yaitu program percepatan MBKM dengan branding DIKTI MONAS yaitu “Pendidikan Tinggi yang Melayani Optimal, Integritas, Amanah dan memberi Solusi” yang difasilitasi melalui 5 klinik antara lain; Klinik Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Klinik Jurnal, Klinik Mutu, Klinik Jabatan Akademik dan Sister, serta Klinik Mahasiswa yang saat ini diberikan kepada 290 Perguruan Tinggi swasta di Jakarta.

Lima klinik ini dihadirkan untuk mendukung 8 indikator kinerja utama pendidikan tinggi seperti lulusan mendapat pekerjaan layak, mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus, dosen berkegiatan di luar kampus, praktisi mengajar di dalam kampus, program studi berstandar internasional, kelas kolaboratif dan partisipatif, program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia, dan hasil kerja dosen digunakan masyarakat serta mendapat rekognisi internasional.

Hasil dari percepatan MBKM LLDikti Wilayah III yang tercatat pada Juni 2022 ini antara lain; 19 perguruan tinggi dengan akreditasi A/Unggul, 1.356 jumlah akreditasi program studi dengan minimal B, 18.000 Dosen yang memiliki jabatan fungsional, 409 Profesor/Guru Besar, 98% kepatuhan dalam pelaporan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), 325 jumlah jurnal ilmiah, serta 4.651 mahasiswa berprestasi. Berbagai capaian ini merupakan buah dari berbagai kegiatan MBKM seperti magang, asistensi mengajar, membangun desa, penelitian, proyek kemanusiaan, kewirausahaan, studi/proyek mandiri, pertukaran mahasiswa. Mulai Juni 2022 ini juga, kegiatan MBKM akan diberikan warna baru, yaitu sinergitas antara bela negara, program merdeka belajar kampus merdeka demi melahirkan para talenta digital unggul.

“Saat ini kita sudah memasuki era globalisasi yang erat kaitannya dengan teknologi digital, penuh tantangan, dan sarat akan keterbukaan informasi. Ditambah lagi kondisi ekonomi global, sosial, serta perubahan politik mempengaruhi apa yang akan terjadi di masa depan. Melihat situasi ini, bonus demografi di Indonesia akan membawa kemajuan apabila bila dimanfaatkan dengan baik, terutama dalam hal pendidikan.” Imbuh Paris.

Dari proses transformasi yang sangat cepat ini, secara signifikan dunia kerja akan mengalami ketidakpastian, misalnya saja ada banyak pekerjaan yang hilang dan lahir ditambah lagi saat ini kita berada dalam revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan pemanfaatan teknologi. Sehingga, akan melahirkan insan yang memiliki skill komunikasi dengan pengetahuan yang mengglobal.

LLDikti Wilayah III bersama Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan, UPN Veteran Jakarta, Universitas Bina Sarana Informatika, Universitas Pancasila, Universitas Gunadarma, dan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya berkolaborasi untuk menyiapkan lulusan perguruan tinggi yang sesuai dengan tantangan zaman dan menjadi generasi unggul. Kolaborasi yang dijalin antara lain; menentukan capaian pembelajaran dan pembuatan modul dari implementasi bela negara seperti kompetensi computational logic, communication, dan cyber security.

“Kami terus mendorong perguruan tinggi untuk terus menanamkan nilai-nilai bela negara di kalangan kampus, khususnya mahasiswa yang berada dalam generasi milenial. Masa depan negara kita ada di genggaman mereka yang inovatif dan kreatif. Semuanya dimulai dari Jakarta, untuk Indonesia.” tutup Paris.

Sumber: Humas LLDikti III

———————————————–

LLDIKTI Wilayah III Gandeng Perguruan Tinggi di Jakarta Berikan Bantuan Modal Usaha untuk Penyitas Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang Jawa Timur

Lumajang, 24 Juni 2022. Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada akhir tahun 2021 membuat kawasan disekitar Gunung Semeru terkena dampak dari Erupsi gunung vulkanik yang masih aktif. Hal ini membuat beberapa kerusakan yang terjadi di lereng gunung tersebut. Daerah yang sangat parah terdampak akibat erupsi gunung vulkanik adalah Desa desa Curah Koboan dan Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang Jawa Timur.

Tridharma Perguruan Tinggi merupakan pakem utama dalam menjalankan aktivitas di Perguruan Tinggi yang salah satunya adalah Pengabdian Kepada Masyarakat. Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, merupakan salah satu satuan kerja Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang berperan aktif dalam hal fasilitasi Pengabdian Kepada Masyarakat pada penyelenggaraan pendidikan tinggi di Provinsi DKI Jakarta.

Dalam hal ini LLDIKTKI Wilayah III Jakarta bersama Perguruan Tinggi yang ada di Jakarta turut berkontribusi dalam pemulihan pasca Erupsi Gunung Semeru pada akhir 2021 lalu. Hal ini menjadi konsen LLDIKTI Wilayah III dan Perguruan Tinggi di Jakarta pada minimnya kepedulian jangka panjang yang terjadi akibat erupsi gunung vulkanik tersebut. Dalam hal ini LLDIKTI Wilayah III dan Perguruan Tinggi di Jakarta memberikan modal usaha dan alat pendukung usaha senilai Rp. 122.900.000,- untuk 38 Kepala Keluarga di Desa Curah Koboan dan Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.

“Kita di lingkungan LLDIKTI Wilayah III bersama dengan PTS yang ada di Jakarta ikut turut membantu para saudara kita yang menjadi Penyitas erupsi Gunung Semeru di Lumajang tahun 2021 dan kita membantu pemulihan pasca erupsi tersebut. Ini juga menjadi salah satu bentuk bantuan kemanusiaan dan pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat dengan memberikan bantuan berupa dana, alat perkakas produksi pertanian, alat rumah tangga untuk berwirausaha dan masih banyak lagi. Tetapi kita harus percaya bahwa ini merupakan sebuah anugerah yang Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa berikan kepada hamba-Nya agar kita senantiasa selalu bersyukur, saling mendoakan dan saling tolong-menolong satu sama lainnya.” ujar Kepala LLDIKTI Wilayah III Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P.

Tidak hanya itu sebanyak 9 Perguruan Tinggi mengantarkan langsung ke Lumajang Jawa Timur terdiri dari Perguruan Tinggi :

  1. Universitas Budi Luhur
  2. Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
  3. Universitas Tarumanagara
  4. Universitas Esa Unggul
  5. Institut Transportasi dan Logistik Trisakti
  6. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI
  7. STMA IMMI
  8. STIK Carolus
  9. Akademi Sekretari Budi Luhur

Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M selalu Ketua Umum Relawan LLDIKTI III dan Rektor Universitas Budi Luhur menyatakan “jadi kami semua dalam hal ini Perguruan tinggi yang tergabung dalam Tim REDI, Relawan LLDIKTI menyampaikan bantuan berupa Barang Modal bagi para penyitas korban erupsi Gunung Semeru harapannya barang modal ini bisa untuk menyambung kehidupan tentunya juga upaya teman teman di Perguruan Tinggi yang ada di LLDIKTI Wilayah III yang mengumpulkan dana tersebut juga tidak sia-sia. Hari ini kami antarkan sumbangan tersebut yang disaksikan dari semua Perguruan Tinggi yang terlibat yang tergabung dalam Tim REDI, Relawan LLDIKTI III. Dengan Motto Dari Jakarta Untuk Indonesia. Mudah-mudahan dengan bantuan sumbangan ini akan dirasakan manfaatnya bagi para penerima dan tentunya akan dikembangkan dengan kegiatan-kegiatan berikutnya yang lebih masif lagi dan bermanfaat bagi para Penyitas tersebut” ujar dalam kata sambutan yang disampaikannya.

Kegiatan pemberian bantuan untuk penyitas ini juga dikoordinir oleh koordinator Lapangan Simon Gultom, M.M dari Institut Transportasi dan Logistik Trisakti. Pemberian bantuan ini langsung di laksanakan di dua Desa tersebut juga dihadiri oleh Perangkat Desa setempat. Terima kasih atas bantuan yang di berikan ke warga Pasirian, semoga pemberian ini bisa menggugah masyarakat untuk bisa meneruskan dan menyambung hidup dari bantuan modal usaha ini dari Tim REDI LLDIKTI WILAYAH III dan bisa memberikan berkah untuk kampung kami. Adapun kompresor, alat pertanian, dan perkakas produksi pertanian semoga bisa memberikan semangat untuk bisa bertani kembali. Ujar Sulkah masyarakat yang mendapatkan bantuan Kabupaten Lumajang Jawa Timur.

Acara ini di tutup dengan MOU antara Perguruan Tinggi yang ada di Lingkungan LLDIKTI Wilayah III Jakarta dengan Kecamatan Pronojiwo untuk program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Sumber :
LLDIKTI Wilayah III

———————————————–

Perguruan Tinggi di Lingkungan LLDikti Wilayah III Menuju World Class University

Ada berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi di kancah internasional. Diantaranya adalah mobility, dimana dosen dan mahasiswa asing dapat berkolaborasi dengan perguruan tinggi lokal, begitupun sebaliknya. Hal ini dapat mendorong semangat riset dan perkembangan inovasi, juga meningkatkan peringkat perguruan tinggi di kancah internasional. Cara selanjutnya adalah meningkatkan pendanaan, dimana anggaran manjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Pada tahun 2022 ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (KEMENDIKBUDRISTEK) melakukan transformasi dana pemerintah, terutama untuk penelitian pendidikan tinggi yang dibagi kedalam dua skema yakni Competitive Fund dan Matching Fund. Competitive Fund merupakan program kompetisi bagi perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Sementara program Matching Fund merupakan hilirisasi penelitian kerja sama antara perguruan tinggi dengan mitra baik kementerian/lembaga, nonkementerian, pemerintah daerah, dinas dan sebagainya.

Transformasi dana pemerintah dalam penelitian dilakukan agar dapat mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), salah satunya adalah hasil kerja dosen dapat digunakan masyarakat atau mendapat rekognisi internasional. Pada acara Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan antara pihak Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III bersama 11 Perguruan Tinggi yang telah memiliki akreditasi A dan B pada 2 Juni 2022 antara lain; Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Universitas Pelita Harapan, Universitas Nasional, Universitas Pancasila, Universitas Tarumanagara, Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, Universitas Gunadarma, Universitas Bina Nusantara, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka, dan Universitas Multimedia Nusantara Jakarta.

Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M. P. memberikan arahannya agar kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat di perguruan tinggi dapat melibatkan dosen dan mahasiswa dari berbagai jenjang jenjang S-1, S-2, dan S-3 untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia. “Kepada pimpinan perguruan tinggi saya berharap agar program-program penelitian dan pengabdian dapat memberi manfaat untuk kepentingan masyarakat sebagai bentuk dukungan penuh pada dunia pendidikan.” tutur Paris. “Pada dasarnya peringkat dunia bukanlah tujuan utama, tapi merupakan dampak dari peningkatan mutu dan relevansi Perguruan Tinggi yang akan diakui secara internasional. Indikator yang digunakan itu berbeda-beda dan sangat luas dimensinya. Namun, tetap terus ditingkatkan kualitas dan relevansinya” tambah Paris.

Saat ini Kemendibudristek telah memiliki 8 Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi yang dikenal sebagai 8 IKU yang sejalan dengan beberapa indikator yang digunakan lembaga-lembaga pemeringkatan kelas dunia atau World Class University (WCU). Oleh karena itu, apabila para perguruan tinggi dapat mencapai beberapa indikator dalam 8 IKU, maka perguruan tinggi tersebut akan selaras dengan peningkatan kualitas secara global.

Transformasi 8 IKU memiliki dampak positif terhadap mahasiswa, dosen, maupun institusinya. Untuk mahasiswa, lulusan akan mendapat pekerjaan yang layak (seperti misalnya mendapat upah di atas UMR karena kompetensinya telah terasah selama berkuliah, memiliki skill wirausaha, dapat melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, serta mendapat pengalaman di luar kampus dari berbagai kegiatan seperti magang, proyek membangun desa, mengajar, dan sebagainya. Bagi dosen akan mendapat banyak pengalaman dari kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di luar kampus, seperti magang di industri dan kampus lain.  Selain itu juga, para praktisi yang berpengalaman di industri dapat mengajak di kampus Praktisi mengajar di dalam kampus, juga hasil kerja dosen digunakan masyarakat serta dapat direkognisi secara internasional (hasil riset yang bermanfaat). Bagi institusi, akan terciptanya kelas yang kolaboratif, memperoleh akreditasi internasional, jalinan kerjasama dengan mitra kelas dunia (misalnya dalam hal kurikulum, magang, dan penyerapan lulusan),

Dalam diskusi tersebut, dibahas juga mengenai kendala yang saat ini dihadapi perguruan tinggi dalam mencapai kinerjanya serta solusi untuk upaya penyelesaiannya, seperti regulasi mahasiswa asing yang dibuat lebih harmonis dengan peraturan di Kemendikbudristek, daya tarik mahasiswa asing untuk berkuliah di Indonesia yang sebaiknya juga difasilitasi penuh oleh Kemendikbudristek misalnya dengan membuat program-program seperti; summer dan winter courses, darmasiswa, membuat pusat kebudayaan, hingga menyelenggarakan konferensi ilmiah internasional. Hasil diskusi bersama para perguruan tinggi unggulan di lingkungan LLDikti Wilayah III ini akan menjadi terobosan dari LLDikti Wilayah III dalam menjalankan fungsinya sebagai fasilitasi peningkatan mutu perguruan tinggi skaligus masukan bagi Kemendikbudristek untuk dapat diselaraskan dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia.

Kepala LLDikti Wilayah III terus mendorong perguruan tinggi untuk menjadi World Class University agar terekognisi di dunia internasional.

Sumber:

Humas LLDikti Wilayah III

———————————————–

PERINGATAN HARDIKNAS 2022 LLDIKTI WILAYAH III JAKARTA: “PIMPIN PEMULIHAN, BERGERAK UNTUK MERDEKA BELAJAR”

Setiap tanggal 2 Mei, masyarakat Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS). Aspek pendidikan begitu penting dan penetapan Hari Pendidikan Nasional dilatarbelakangi oleh tokoh Ki Hadjar Dewantara, seorang bapak perintis pendidikan di Indonesia yang lahir pada tanggal 2 Mei 1889. Namun, peringatan HARDIKNAS tidak hanya mengenang hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara saja, tetapi sebuah momentum untuk terus menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme bagi seluruh insan pendidikan di Indonesia.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkannya adalah dengan melaksanakan upacara bendera di HARDIKNAS untuk mengingat dan merefleksikan kembali nilai perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam membangun pendidikan di Indonesia. Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung pada tahun 2022 ini, upacara bendera dilakukan secara terbatas dengan protokol kesehatan ketat.

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Provinsi DKI Jakarta, sebagai satuan kerja yang membantu peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada Jumat, 13 Mei 2022 melaksanakan upacara peringatan HARDIKNAS.

Di tahun 2022 ini tema HARDIKNAS yang diusung adalah “Pimpin Pemulihan Bergerak untuk Merdeka Belajar”. Dalam sambutannya, Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. menyampaikan amanah dari Mendikbudristek Nadiem Makarim bahwa dalam 2 tahun terakhir banyak tantangan yang dihadapi bersama. Hal ini juga menunjukan bahwa terutama insan pendidikan dapat cepat beradaptasi untuk bersama menuju pemulihan dan kebangkitan. “Tahun ini kita membuktikan diri bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia” tutur Paris.

Paris juga mengucapkan terima kasih kepada Universitas Bhayangkara Jakarta Raya yang bertindak sebagai petugas upacara dan telah merangkai acara upacara peringatan HARDIKNAS dengan khidmat. Acara ditutup dengan penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya bagi 19 orang Pegawai dan Dosen di lingkungan LLDikti Wilayah III yang telah mengabdi 30 tahun, 20 tahun, dan 10 tahun.

“Saya ucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu penerima penghargaan kehormatan Satyalancana Karya Satya. Semoga penghargaan tersebut semakin meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara di lingkungan LLDikti Wilayah III dan menambah kebanggaan sebagai bagian dari korps Kemendikbudristek. Semoga dapat memotivasi kita semua untuk terus melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, berdedikasi, berkomitmen, dan disiplin dalam bekerja” imbuhnya.

Sumber:

Humas LLDikti Wilayah III

———————————————–

RAKORDA LLDIKTI WILAYAH III 2022: “KAMPUS MERDEKA DARI JAKARTA UNTUK INDONESIA”

Pada tahun 2022, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melanjutkan program kerja yang telah dijalani sebelumnya. Terkhusus dalam bidang Pendidikan Tinggi, salah satu program yang akan terus digelorakan adalah Transformasi Pendidikan Tinggi melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Provinsi D.K.I. Jakarta sebagai unit yang mengemban tugas melaksanakan fasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, sesuai dengan amanah Permendikbudristek Nomor 35 Tahun 2021, pembinaan LLDIKTI secara teknis dilakukan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi dan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi sesuai dengan bidang tugasnya dan secara administratif dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, LLDikti Wilayah III memfasilitasi 297 Perguruan Tinggi Swasta (PTS), 1878 Program Studi, 23.838 Dosen Tetap, dan 640.471 Mahasiswa serta 5 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) berdasarkan data PDDikti per-April 2022. Hal ini disampaikan oleh Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P dalam acara Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) bersama Pimpinan Perguruan Tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah III dengan tema “Kampus Merdeka dari Jakarta untuk Indonesia”, yang bertepatan dengan Hari Kartini, Kamis 21 April 2022 di Hotel Le Eminence, Ciloto Puncak.

Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. dalam sambutannya menuturkan “dalam rangka mencetak lulusan pendidikan tinggi yang dapat diserap secara optimal oleh dunia usaha dan industri, kami akan terus mendorong perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah III dalam peningkatan mutu melalui 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).”

Dalam waktu yang bersamaan, hadir juga Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek dengan paparannya tentang Implementasi MBKM di kancah dunia (G-20 MBKM), Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi yang memaparkan tentang Kebijakan Kampus Merdeka dan Transformasi Pendanaan Pendidikan Tinggi, Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) tentang kebijakan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM), Direktur Sumber Daya Dirjen Diktiristek yang menjelaskan tentang Beban Kerja Dosen dan Program MBKM, serta Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi Dirjen Vokasi dengan materinya bertajuk kebijakan MBKM dalam program Competitive Fund pada pendidikan tinggi vokasi.

Pada acara RAKORDA tahun 2022 ini pula, Paris menyampaikan komitmen LLDikti Wilayah III untuk menetapkan strategi dan inovasi layanan agar perguruan tinggi di lingkungannya dapat memperoleh akreditasi unggul agar dapat menginspirasi satu Indonesia, “Kami banyak melakukan modifikasi anggaran terutama untuk kegiatan fasilitasi seperti bimbingan teknis bagi perguruan tinggi yang akreditasinya masih C, pelatihan PEKERTI untuk dosen, peningkatan kualitas jurnal dan sebagainya dalam bentuk klinik-klinik”.

Dalam diksusi antara para narasumber dan para pimpinan perguruan tinggi, dibahas juga bahwa Pendidikan tinggi merupakan penghasil sumber daya manusia yang handal. Mengingat angka partisipasi kasar pendidikan tinggi masih berkisar 31%, program-program seperti KIP Kuliah, kolaborasi antar perguruan tinggi dan industri dapat menjadi solusi. Diharapkan melalui pendanaan Pendidikan tinggi seperti Matching Fund dan Competitive fund dapat menjadi asupan semangat baru bagi perguruan tinggi, terutama dalam menghasilkan publikasi penelitian yang berkualitas.

Dalam hal sumber daya, diharapkan perguruan tinggi dapat meningkatkan terus kualifikasi akademik dosen, kinerja tridharma perguruan tinggi, kompetensi, komitmen dan etika akademik. Selain itu, disampaikan juga mengenai kewajiban perguruan tinggi dalam hal pengurusan akreditasi dalam penjaminan mutunya secara berkelanjutan dan konsisten.

Sumber: LLDikti Wilayah III

———————————————–

KUNJUNGAN PLT. DIRJEN DIKTIRISTEK DAN KEPALA LLDIKTI WILAYAH III KE UG TECHNOPARK

Pada hari Jumat tanggal 22 April 2022 lalu, telah dilakukan peresmian Masjid di lingkungan UG Tecno Park, Cianjur, Jawa Barat. Acara peresmian ini dilakukan dengan Penandatanganan Prasasti serta penyerahan secara simbolis bantuan sembako kepada masyarakat sekitar. Dalam acara pembukaan sebelum penandatanganan prasasti tersebut Rektor Universitas Gunadarma yaitu Prof. Dr. E.S. Margianti, S.E., M.M menyampaikan sambutannya dan mengakatan bahwa Universitas Gunadarma membangun sebuah Tecno Park seluas 62 hektar, ide dari tecno park ini merupakan kepanjangan dari tridarma, tapi caturdarma iyauyy darma wisata”

“Berkaitan dengan MBKM, kam mengembangkan teaching factory dan juga kami akan membagikan bantuan kepada perwakilan masyarakat yang ada di sekitar kawasan UG TECNO PAKR. Di wilayah Cianjur ini juga ada proyek UG Smart yang merupakan kepanjangan dari sistem monitoring remaja dan anak tepat. Proyek UG Smar ini akan diberikan kepada kader puskesmas Cianjur untuk bisa di gunakan kepada masyarakat. Ini juga bisa di kembangkan bersama BKKBN untuk perihal ini dan bisa terus berkolaborasi.“ Terus Margianti.

Dalam akhir sambutannya, beliau juga menyampaikan bahwa UG Tecno Park ini merupakan salah satu persembahan Gunadarma untuk Indonesia melalui LLDIKTI wilayah III.

Menyambung sambutan yang diberikan oleh Rektor Universitas Gunadarma, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng juga memberikan sambutannya dalam acara peresmian ini. “Suatu kesempatan emas untuk saya, untuk bisa meresmikan masjid imam Bukhori di TECNO PARK ini. Perguruan Tinggi hadir dengan pengetahuannya bersama-sama bergandengan dengan masyarakat industri dan bisa membangun masyarakat sekitar nya, yang dapat di lihat bahwa Perguruan Tinggi sebagai mata air untuk kehidupannya, dengan segala potensinya, inovasinya, dan lainnya untuk bangsa dan negara”

Beliau juga menyampaikan harapannya dimana “Semoga UG Tecno Park ini bisa terus menjadi percontohan dan juga bisa memakmurkan masyarakat sekitar dan dengan inovasi ini juga yang  merupakan tridarma perguuan tinggi.” Pungkas Nizam.

Dalam peresmian Masjid ini juga dihadiri langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah III Jakarta yaitu Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P yang turut juga memberikan sambutannya. Beliau mengatakan bahwa “UG dan kampus lainnya bisa saling berkolaborasi untuk sistem informasi nya, dan untuk pelaporan juga LLDIKTI Wilayah 3 Jakarta menjadi nomor 1 dalam hal pelaporan. “

Tidak lupa, terhadap jajarannya juga beliau mengharapkan jika LLDikti Wilayah III akan terus melakukan dan memberikan upaya terbaiknya. “Untuk LLDIKTI saya selalu mengatakan be the best be the best untuk semua hal dan pastinya LLDIKTI 3 dan UG selalu terinspirasi dari Pak Mentri,  Pak Dirjen untuk perihal inovasi nya.

Sumber: Humas LLDikti Wilayah III Jakarta

———————————————–

Kepala LLDikti Wilayah III: “Guru Besar Sebagai Agent of Change di Dunia Pendidikan Tinggi”

Di tengah ketatnya persaingan global yang terjadi saat ini, lulusan perguruan tinggi haruslah memiliki kemampuan dan kualitas yang mumpuni. Tidak hanya itu, perguruan tinggi juga harus mampu memfasilitasi warga kampus dengan sarana dan prasarana pengajaran yang memadai, termasuk para dosen yang kompeten di bidangnya.

Dalam hal ini, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III sebagai satuan kerja dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memiliki tugas dan fungsi dalam hal fasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi di Provinsi DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan kualitas Dosen PNS yang ditugaskan nya.

Dosen PNS yang ditugaskan merupakan Dosen yang diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil berstatus Dipekerjakan di lingkungan LLDikti, serta ditempatkan di Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Dosen ini juga memiliki kewajiban untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tidak hanya mengajar, namun juga meneliti dan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang setiap semesternya dilaporkan melalui Laporan Beban Kerja Dosen (BKD).

Pada Kamis, 7 April 2022 Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M. P. menggelar acara silaturahmi dan diskusi bersama Dosen PNS yang ditugaskan dengan jabatan Profesor/Guru Besar. Dalam acara tersebut Paris menyambut “alhamdulilah setiap tahunnya jumlah Guru Besar di Lingkungan LLDikti Wilayah III terus bertambah dan bertumbuh. Keberadaan Guru besar menjadi agent of change bagi perguruan tinggi untuk menciptakan iklim pengajaran yang berkualitas, sehingga daya saing perguruan tinggi di Wilayah III akan terus meningkat”.

Makna agent of change dari seorang Guru Besar yang dituturkan Paris adalah sosok yang memprakarsai suatu perubahan dalam sebuah institusi. Dalam hal ini Agent of change diharapkan dapat berperan membantu Perguruan Tinggi untuk mengubah tata kelola, cara kerja, dan menginspirasi tenaga pengajar lainnya untuk terus berkembang ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam diskusi dan silaturahmi tersebut, Paris juga memamparkan bahwa pada tahun 2030 mendatang, Indonesia diprediksi menjadi negara ekonomi terbesar ke-7 di dunia. Perguruan Tinggi diharapkan dapat membantu pemerintah mewujudkannya, dengan bekerja sama dalam hal penelitian dan pengembangan teknologi di dunia Industri. Berbekal dari harapan tersebut, LLDikti Wilayah III membentuk Klinik Matching Fund Kedai Reka yang dibuka hingga 30 April 2022 sebagai bentuk transformasi pendanaan bagi Dosen dan Mahasiswa. Selain itu, Dosen yang ditugaskan juga dapat menjadi duta 3 dosa dna antikorupsi, serta duta bela negara bersama Kemenkumham.

Saat ini terdapat 8 Indikator kinerja utama (IKU) Perguruan Tinggi yang ditetapkan oleh Kemendikbudristek antara lain:
a. Lulusan mendapat pekerjaan yang layak
b. Mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus; Pertukaran pelajar, Magang / Praktik Kerja, Asistensi mengajar di satuan pendidikan, Penelitian/Riset, Proyek kemanusiaan, Kegiatan wirausaha, Studi/Proyek independen, Membangun Desa / Kuliah Kerja Nyata Tematik
c. Dosen berkegiatan di luar kampus
d. Praktiksi mengajar di dalam kampus
e. Hasil kerja dosen digunakan
f. Program studi berstandar Internasional
g. Kelas yang kolaboratif dan partisipatif
h. Program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia

Sebagai Agent of Change di Perguruan Tinggi, para Guru Besar diharapkan dapat menggelorakan semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kepada warga kampusnya agar indikator – indikator tersebut dapat tercapai. “Kepada para Guru Besar, kami menitipkan agar terus dapat memberikan arahan, pencetus awal di bidang akademik, khususnya pada program-program MBKM. Inilah refleksi sumbangsih dari para Guru Besar dalam mengerahkan tenaga dan pikirannya, kapanpun, dimanapun untuk kemajuan bangsa.” Pungkas Paris.

Sumber:
Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Webinar Nasional APTISI “Dengar Pendapat Digitalisasi Kampus dan Antisipasi Era Disrupsi”

Mengutip pernyataan mas Menteri bahwa “Perguruan tinggi bekerjasama dengan penelitian dan pengembangan teknologi di dunia industri sekitarnya dan aktif melakukan kerja sama dengan kawasan industri terdekat, sekaligus untuk pengembangan ilmu murni.” Terdapat 5 ekonomi yang akan didukung oleh pemerintah Indonesia terkait dengan green ekonomi, blue ekonomi, digital ekonomi, kemandirian, kesehatan dan pariwisata. Presiden juga memerintahkan kepada Mendikbud Ristek untuk Menciptakan talenta digital sebanyak 600.000 orang/ tahun, namun di tahun ini baru ada 100.000 orang talenta digital yang diciptakan oleh 16 wilayah LLDikti.

Disrupsi di Pendidikan Tinggi memiliki regulasi khusus yaitu Permendikbud No. 3 Tahun 2020 dan Kepmendikbud No. 3 Tahun 2021 terkait dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Terdapat beberapa softskill yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa dan dosen di era disrupsi ini seperti komunikasi, kolaborasi, competition logic, creative thinking, critical thinking, compression.

Perguruan Tinggi juga harus memberikan fasilitas untuk menggapai softskill tersebut, dan harus disandingkan dengan hardskill yang disesuaikan dengan perguruan tingginya masing-masing. Mas Menteri memberikan fasilitas dan kesempatan untuk implementasi seperti berbagai program kampus merdeka. Agar kampus dapat bertahan di era disrupsi ini dilakukan dengan men-drive pembelajaran lebih efektif dan efisien lagi dan belajar haruslah melakukan kegiatan langsung atau on the spot seperti di pabrik-pabrik, industri, kegiatan pemda kab/kota atau provinsi serta melakukan transformasi besar-besaran.

Dosen berperan sebagai mentor dan coaching bagi setiap mahasiswanya. Para dosen harus melakukan kegiatan berfikir untuk masa depan dan beradaptasi untuk peningkatan softskill dan harus melek literasi, melek data dan melek softskill karena hal ini sebagai transformasi pendidikan tinggi di masa yang akan datang. Transformasi melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka, para pimpinan Perguruan Tinggi merancang agar output yang dihasilkan Perguruan Tinggi haruslah dosen dan mahasiswa dibekali sertifikat kompetensi nasional dan internasional.

Ibu Paris juga mengucapkan “Terimakasih kepada Universitas Gunadarma, Binus, President University, Unas, UPH yang sudah mempunyai lembaga sertifikasi profesi baik level nasional maupun internasional. Dan saya sangat yakin dengan input kerjasama dengan industri di proses melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka  menghasilkan lulusan yang mempunyai ijazah yang menggambarkan softskill dan hardskill plus dengan kompetensi sertifikasi level nasional dan internasional akan menghasilkan SDM unggul untuk Indonesia maju.”

Hardskill yang paling penting dimiliki dimasa yang akan datang adalah bagaimana kita fluence dalam berbagai macam bahasa asing, bagaimana mengolah data dan mengetik dengan speed yang tinggi, machine operation yang akan melakukan kegiatan hardskill pada semua program studi, dan mata kuliah programing pada setiap program studi.

“Kami sangat yakin softskill nya harus ditingkatkan terutama nomor satu adalah adakan mata kuliah komunikasi, buatlah sikap dan attitude mahasiswa menjadi fleksibel dan leadership yang tinggi dan bagaimana membuat berbagai macam teamwork dan bagaimana melakukan time manajemen yang harus dilakukan bersama. Mari dorong mahasiswa kita pada era disrupsi  ini untuk tetap melakukan kegiatan-kegiatan hands on karena tidak akan mungkin kita melakukan kegiatan operasi tanpa hands on. Tidak mungkin kita bisa melakukan kegiatan untuk meningkatkan softskill tanpa latihan-latihan secara nyata dengan implementasi MBKM dan saya sangat yakin untuk melakukan fasilitasi ini bahwa di dalam berbagai macam kebijakan sebetulnya Kemdikbud Ristek  telah mensubsidi asosiasi Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia dengan cara memberikan tunjangan fungsional dosen rata-rata setiap tahun lebih dari 2 Triliun” tutur Paris.

 ———————————————–

Sinergitas LLDikti Wilayah III Jakarta dan LLDikti Wilayah XIV Papua dan Papua Barat dalam Menggelorakan Semangat MBKM

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi salah satu program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang mendapat sambutan baik oleh perguruan tinggi di Indonesia. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P menuturkan “MBKM lahir untuk mengakselerasi kualitas perguruan tinggi untuk menjadi unggul. MBKM juga mendorong perguruan tinggi untuk mengevaluasi kurikulum dan bekerjasama dengan mitra, baik lokal maupun internasional demi menghasilkan lulusan yang kompeten”.

Pada 17-18 Maret 2022, LLDikti Wilayah III menyambut baik kedatangan dari perwakilan LLDikti wilayah XIV Papua–Papua Barat yaitu Kepala Lembaga, perwakilan staff, pimpinan perguruan tinggi dan pimpinan yayasan perguruan tinggi untuk melaksanakan studi banding ke 8 Perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah III, antara lain; Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, Universitas Pancasila, Universitas Tarumanagara, Universitas Gunadarma, Universitas Bina Nusantara, Universitas Multimedia Nusantara, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, dan Universitas Krida Wacana.

“Delapan perguruan tinggi swasta di Jakarta ini menjadi tuan rumah dalam acara berbagi praktik baik, karena akreditasi institusinya yang terdiri dari A, Unggul, dan Baik sekali. Selain itu, kampus-kampus ini juga telah mengimplementasikan program-program MBKM yang digagas oleh Kemendikbudristek” tambah Paris. Berdasarkan Permendikbud No. 3 tahun 2020 tentang Hak mahasiswa untuk Belajar di Luar Kampus, 8 kampus-kampus ini mempersiapkan diri, mengidentifikasi, dan menerapkan program MBKM untuk menyambung kompetensi yang diajarkan di kampus dengan kebutuhan dan kemajuan di dunia kerja, karena inti dari program MBKM adalah agar mahasiswa siap terjun di dunia kerja.

Tema kunjungan ini mengusung “Jakarta dan Papua untuk Indonesia” yang merupakan cikal bakal kolaborasi dan sinergi antara perguruan tinggi swasta di Jakarta, Papua, serta Papua Barat misalnya dalam hal pertukaran mahasiswa dan dosen.

Sumber:

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

Wujudkan Ekosistem Kolaborasi Lintas Sektor dan Peningkatan Mutu, LLDikti Wilayah III Gelorakan Pendanaan Matching Fund

Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melahirkan berbagai bentuk transformasi di dunia Pendidikan tinggi. Melalui kebijakan ini, terdapat berbagai sasaran yang dicapai dalam hal peningkatan kualitas lulusan, kualitas dosen, kualitas kurikulum dan pembelajaran yang diukur melalui 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) antara lain; lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak, mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus, dosen berkegiatan di luar kampus, praktisi mengajar di dalam kampus, hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat dan mendapat rekognisi internasional, program studi bekerja sama dengan mitra kelas dunia, kelas yang kolaboratif dan partisipatif, dan program studi berstandar internasional.

Dalam upaya untuk mewujudkan hal tersebut, dilakukanlah berbagai gebrakan program oleh Mendikbudristek salah satunya dengan Transformasi Dana Pemerintah, yaitu matching fund. Pendanaan ini berbasis kemitraan yang mendorong terbentuknya ekosistem kolaborasi antara Perguruan Tinggi, Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk mengakselerasi konektivitas serta pengembangan iptek di dunia kampus dengan industri.

Pada tahun 2022 ini, Kemendikbudristek mengalokasikan dana matching fund sebesar 950 miliar. Maka, dalam mendukung program ini, Kemendikbudristek telah menyediakan platform Kedaireka dalam mendukung penyaluran matching fund dan bertindak sebagai ruang pertemuan antara dosen, peneliti, juga pelaku industri untuk berkolaborasi melahirkan gagasan inovatif dalam menjawab permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat.

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Provinsi DKI Jakarta sebagai satuan kerja dari Kemendikbudristek, menjalankan tugas dan fungsinya dalam hal fasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, pada Selasa (22/3/22) melaksanakan Bimbingan Teknis Penyusunan Proposal Matching Fund Kedaireka Tahun 2022 dan mengundang 80 perguruan tinggi. Bersamaan dengan hal tersebut, LLDikti Wilayah III juga berencana akan menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal kerjasama MBKM dengan pendanaan Matching Fund. Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. menuturkan bahwa saat ini terdapat 297 Perguruan Tinggi Swasta dan 5 Perguruan Tinggi Negeri di lingkungan LLDikti Wilayah III, “kami dan segenap Perguruan Tinggi siap menjalankan roda transformasi dengan mencapai 8 IKU untuk menjadi pusat inovasi yang akan menjadi solusi dalam menghadapi berbagai tantangan di masyarakat.” Dengan berbagai potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi di LLDikti Wilayah III, Paris yakin kedua upaya ini akan lebih meningkatkan produktivitas perguruan tinggi di DKI Jakarta, yaitu dengan konsorsium perguruan tinggi dan kolaborasi lintas-sektor yang didampingi LLDikti Wilayah III. “Matching fund di tahun 2022 ini memiliki prioritas dalam bidang ekonomi hijau, ekonomi biru, ekonomi digital, penguatan pariwisata, dan kemandirian kesehatan. Bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami akan memberi kesempatan bagi para dosen dan peneliti di lingkungan LLDikti Wilayah III agar dapat menghasilkan karya yang solutif dengan memperoleh pendanaan matching fund. Misalnya saja, dalam hal penguatan sistem kesehatan masyarakat di DKI Jakarta pada masa pandemi, membuat berbagai prototipe peralatan yang dibutuhkan pemerintah daerah dalam hal penanganan limbah, pembuatan aplikasi untuk Pemprov dari Kampus-Kampus yang menjadi pusat Artificial Intelegence, hingga pengembangan pusat riset terapan”.

Khusus bagi Perguruan Tinggi Vokasi, matching fund akan mengembangkan metode pembelajaran mahasiswa yang terlibat langsung dengan DUDI, dimana mahasiswa akan mendapatkan pengalaman Project-Based Learning. “Dengan jalinan sinergi ini, kita akan terus mewujudkan SDM unggul yang berdaya saing” imbuh Paris.

Sumber:
Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

KOMITMEN LLDIKTI WILAYAH III DALAM PEMBAYARAN TUNJANGAN SERTIFIKASI PENDIDIK DI LINGKUNGANNYA

Seperti layaknya profesi lain, Dosen menerima tunjangan tambahan dari pemerintah apabila telah memiliki sertifikasi pendidik (Serdik), baik Dosen PNS maupun Non-PNS. Sertifikasi Pendidik atau dikenal dengan Sertifikasi Dosen (Serdos) merupakan ujian khusus yang dilaksanakan untuk menentukan kapabilitas seorang dosen dalam menjalankan tugas dan fungsinya yaitu, tridharma perguruan tinggi, yaitu : 1)Pendidikan dan Pengajaran. 2)Penelitian. 3)Pengabdian kepada Masyarakat.

Sertifikasi dosen wajib diikuti oleh semua dosen di Indonesia, sebagai salah satu prasyarat dalam hal kenaikan jabatan akademik tertinggi. Setelah mendapat sertifikasi, artinya dosen tersebut sudah diakui sebagai dosen yang kompeten dan profesional dan akan mendapat tunjangan dari pemerintah. Bagi Dosen PNS besaran tunjangannya adalah satu kali gaji pokok, sedangkan dosen Non-PNS disesuaikan dengan penyetaraan/inpassing dan masa kerja. Bagi dosen dengan jabatan akademik Asisten Ahli, Lektor dan Lektor Kepala besaran tunjangannya adalah satu kali gaji pokok, sedangkan untuk dosen dengan jabatan akademik guru besar/professor besaran tunjangannya selain satu kali gaji pokok akan ditambah dengan tunjangan kehormatan yang besarnya dua kali gaji pokok.

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Provinsi DKI Jakarta sebagai satuan kerja dari Kemendikbudristek menjalankan tugasnya dalam hal peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, khususnya pelaksanaan fasilitasi penilaian angka kredit pendidik. Pada tahun 2022 ini, LLDikti Wilayah III mengalokasikan anggaran 90% lebih dari total keseluruhan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk pembayaran tunjangan sertifikasi pendidik bagi para Dosen yang tersebar pada Perguruan Tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah III.

Kepala LLDikti Wilayah III, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. menuturkan “saya memastikan anggaran sekitar 320 Milyar dapat diproses dan cair setelah dosen-dosen melakukan pelaporan beban kerjanya. Kami selalu berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima untuk pemangku kepentingan, yaitu para dosen dengan akuntabel dan transparan. Apabila terjadi permasalahan teknis, seperti telat menerima tunjangan, dipastikan hal ini dikarenakan kendala dalam hal administratif”.

Dalam pembayaran tunjangan sertifikasi pendidik, terdapat proses dan alur yang harus dilalui. “Jadi tidak semudah lapor, lalu besoknya uang langsung masuk ke rekening” tambahnya. Proses pelaporan beban kerja dosen (BKD) dilakukan dengan beberapa tahapan proses melalui aplikasi bernama Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) dan aplikasi SIBKD, dimana dosen harus mengisi aplikasi tersebut dan terus berkoordinasi dengan operator kampusnya apabila ada kendala teknis. Laporan BKD harus melalui verifikasi yang dilakukan oleh asesor BKD yang apabila belum sesuai dosen harus merevisi kembali. Perguruan Tinggi melaporkan BKD Dosen – Dosen nya ke LLDikti Wilayah III dengan melampirkan Surat Pertanggung Jawaban Mutlak (SPTJM) dari Pimpinan Perguruan Tinggi, selanjutnya tim Sumber Daya Perguruan Tinggi di LLDikti Wilayah III merekapitulasi laporan BKD Perguruan Tinggi yang apabila kesimpulan pada Laporan BKD belum memenuhi, dosen belum dapat dibayarkan tunjangannya. Apabila semua syarat telah terpenuhi, akan dilanjutkan dengan pembuatan Surat Keputusan (SK) pembayaran. Proses selanjutnya adalah pengajuan Rencana Pencairan Dana (RPD) ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) melalui Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) Kemenkeu. Hingga akhirnya, terbitlah Surat Perintah Pencairan Dana (SPPD) dan tunjangan ditransfer ke rekening para dosen. “Dalam kasus tertentu, ada yang sudah menerima, ada juga yang belum, biasanya akibat terjadinya retur atau pengembalian dari Bank. Hal ini dikarenakan misalnya ada perubahan nomor rekening atau data status yang belum diupdate pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) nya” tambah Paris.

Bagi para dosen di Lingkungan LLDikti Wilayah III yang telah lulus Sertifikasi Pendidik Tahun 2021 dan telah melaporkan BKD dengan kesimpulan memenuhi, tunjangannya akan cair pada akhir Maret 2022. Dimana pada 21-22 Maret ini para Dosen langsung mengambil buku rekening dan kartu ATM secara langsung di Kantor LLDikti Wilayah III, Jalan SMA 14 Cawang, Jakarta Timur. “Bagi para Dosen, teruslah tingkatkan kualitas dan kreatifitasnya dalam melaksanakan tridharma Perguruan Tinggi untuk terus berkarya dan menghadapi tantangan kedepannya. Tentunya, jangan lupa untuk terus wajib melaporkan BKD nya dengan tepat waktu, terus mengupdate data SISTER maupun PDDIKTI nya” tambah Paris.

Sumber:

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

LIMA ATLET PENCAK SILAT UNM SUMBANG MEDALI EMAS PADA KEJUARAAN PBO 9

Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali mengirimkan delegasinya pada kejuaraan Pencak Silat Paku Bumi Open (PBO) 9 tahun 2022. Kejuaraan ini merupakan ajang kompetisi pencak silat tingkat internasional yang diselenggarakan oleh perguruan silat Paku Bumi.

Kompetisi berlangsung sejak 25 Februari hingga 27 Februari 2022 di GOR Institut Teknologi Bandung (ITB) Jatinangor, Sumedang. Terdapat 3.000 peserta atlet pencak silat yang terdiri dari 271 peserta mahasiswa/dewasa, 158 peserta sekolah dasar, 90 peserta SMP, 47 peserta SMA/SMK. 

Lima mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) peraih medali emas merupakan atlet pencak silat yang sudah sering ikut berpartisipasi dalam kejuaraan. Kelima mahasiswa tersebut yaitu Mashabi Nur Muhammad dan Rizki Budianto mahasiswa program studi (prodi) Informatika yang berhasil membawa medali emas pada kelas C dan kelas B tingkat dewasa putra. 

Lalu ada mahasiswi prodi manajemen, Nur Khofifah mendapatkan medali emas kelas B kategori dewasa putri. Sementara itu, mahasiswa prodi Sistem Informasi, Muhamad Fikri dan Ichtiar Akbar Sakti juga mendapatkan medali emas kelas D dan kelas E kategori dewasa putra.

Arif Hidayat selaku wakil rektor II bidang non akademik UNM, merasa bangga atas keberhasilan lima mahasiswa yang membawa medali emas dan mengharumkan nama baik kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM). 

“Dengan adanya prestasi ini, UNM membuktikan bahwa terdapat banyak mahasiswa berbakat yang dapat menjawab tantangan dengan berbagai prestasi di bidang yang diminati,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Senin (1/3).

Ia menyampaikan mahasiswa UNM berani mengeksplorasi kemampuan diri, bahkan dari beberapa mahasiswa berprestasi ini merupakan mahasiswa baru yang sudah ikut andil dalam mencetak prestasi. 

“Saya harap dengan adanya capaian ini, bisa menjadi pelajaran berharga bagi mahasiswa/i lainnya untuk menumbuhkan rasa semangat yang kuat dalam mencapai prestasi di kemudian hari,” ungkapnya. Melalui kompetisi internasional ini, imbuhnya, mereka dapat menjadi contoh dan motivasi bagi mahasiswa/i lainnya agar mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.  “Semoga kobaran semangat dari kelima atlet pencak silat UNM dapat diteladani dan mampu menular ke mahasiswa/i lainnya. Sehingga nantinya UNM mempunyai atlet yang potensional dan mampu bersaing di kancah internasional,” tutupnya.


Sumber:
Humas LLDIKTI III
Humas UNM

——————————————————————————————————————-

BINUS UNIVERSITY DINOBATKAN SEBAGAI PERGURUAN TINGGI TERBAIK DI ASIA TENGGARA

Dalam pemeringkatan Private University Ranking: ASEAN 2022 yang dirilis oleh AppliedHE. Di Indonesia, ada 7 perguruan tinggi yang masuk dalam pemeringkatan ini.

Konsistensi yang dilakukan BINUS UNIVERSITY dalam penyelenggaraan pendidikan selaras dengan indikator penilaian yang dilakukan dalam 6 bidang; yaitu Teaching and Learning (40%), Employability (15%), Research (15%), Community Engagement (10%), Internationalization (10%), Institutional Reputation (10%). Dari penilaian atas indikator tersebut, BINUS UNIVERSITY dinilai layak dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Asia Tenggara.

Pengakuan ini menjadi bukti atas komitmen BINUS UNIVERSITY sebagai Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia bereputasi global untuk terus memberikan pendidikan berkualitas dan berdampak kepada masyarakat sesuai dengan visi BINUS UNIVERSITY “A World-class university, Fostering and Empowering the society in building and serving the nation.”

Sumber:
Humas LLDIKTI III
Humas BINUS

——————————————————————————————————————-

“SOSIALISASI DAN SIMULASI PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI PERGURUAN ISLAM AL-FAJAR JATIASIH. BEKASI” LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INSTITUT ILMU SOSIAL DAN MANAJEMEN STIAMI 2021

Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 22 Desember 2021 bertempat di Perguruan Islam A-Fajar, Jalan Swatantra V, Vila Nusa Indah No. 1, Jati Rasa, Jati asih Bekasi dengan Tema kegiatan “Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir”. Tujuan kegiatan ini adalah untum memberikan wawasan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta yang pada umumhya adalah yang mengalami peristiwa bencana banjir tentang kebencanaan banjir dan bagaimana menghadapi banjir baik pada saat sebelum, saat peristiwa terhadi maupun setelah bencana terjadi.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan melalui metode ceramah dan juga simulasi dengan harapan peserta dapat memahami baik secara teori maupun praktis mengenai kebencanaan banjir.

Dosen dan Praktisi Ahli yang terlibat dalam kegiatan terdiri dari:

  1. Dodi R. Setiawan, S.IP, M.Si
  2. Rousdy Safari Tamba, SE, M.Si
  3. Zulkifli, S.Pd, MA
  4. Wahudin Septa Zahran, SE, M.Si
  5. Suparman, S.Sos, MA
  6. Yusuf Rachmat Hidayat, SE, M.M
  7. Berton Suar Pelita Panjaitan, S.K.M, M.H.M, P.hD (Kepala Pusat Pelatihan BNPB)  

Adapaun Peserta kegiatan PKM yang hadir seluruhnya berjumlah 43 orang yang terdiri dari:

– Bpk/ibu guru dari TK, SD  SMP & SMA

– Kepala Sekolah/wakil

– pimpinan perguruan :  Ledy Suswana (Kabid. Pend.), Drs. H. Mahmud Rahmatullah (Kabid. Kemasjidan), Ernawati, SPdi (Kabag. Kurikulum), H. Syamsu Rijal (Kabag TU & Personalia), Dadi Yogaswara SH. (Kabag. Umum), Eko M. Aprianto, S.Kom (Kabag. IT)

Sumber:
Humas LLDIKTI III
Humas

——————————————————————————————————————-

DUA MAHASISWA INSTITUT STIAMI MERAIH JUARA 1 DAN JUARA 2 TURNAMEN PENCAK SILAT NUSANTARA CHAMPIONSHIP 2021

STIAMI NEWS- Khairul Fahmi dan Frendi Yulitama Mahasiswa Institut STIAMI mendapatkan penghargaan atas prestasi yang diraih yaitu Juara 1 dan Juara 2 Turnamen Pencak Silat Nusantara Championship 2021. Kami ucapkan Selamat dan Sukses untuk kedua Mahasiswa yang telah berjuang pada ajang kompetisi tersebut.

Sumber:
Humas LLDIKTI III
Humas STIAMI

——————————————————————————————————————-

EDUKASI DAN PEMBAGIAN KACAMATA GRATIS DARI KAMPUS ARO GAPOPIN

AkademiRefraksi Optisi dan Optometri (ARO) Gapopin menutup tahun 2021 dengan mengadakan Pengabdian Kepada Masyarakat berupa edukasi serta pemeriksaan mata untuk 150an masyarakat Jurangmangu Barat, Pondok Aren – Tangerang tanggal 31 Desember 2021. Program kerjasama dengan Yayasan Pendidikan Imagi Indonesia (YPAI) ini merupakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ke-11 dari 30 PKM yang akan dilaksanakan sampai bulan Juli 2022.

“Sampai tanggal 31 Desember, ARO Gapopin sudah mengadakan edukasi dan pemeriksaan mata untuk 1.538 siswa dan masyarakat serta menjangkau 11 sekolah dan lembaga. Kami akan terus mendukung kesehatan mata masyarakat, terutama siswa, dengan target 5.000 siswa dan 30 sekolah dan lembaga,” ujar Direktur ARO Gapopin Ferry Doringin.

ARO Gapopin yang merupakan milik Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) sangat peduli dengan pentingnya edukasi, pemeriksaan mata, serta pembagian kacamata gratis. Koordinator PKM Petrus menyatakan bahwa sampai akhir 2021, ARO Gapopin juga telah menyalurkan 900 kacamata gratis untuk masyarakat. “Kami sudah memprogramkan untuk membagikan kacamata gratis sebanyak 4.000 buah untuk siswa dan guru. Program ini akan berakhir pada Juli 2022. Sampai Desember, kacamata yang sudah diberikan sebanyak 900 buah,” ujar Petrus.

Ketua Yayasan Pendidikan Imagi Indonesia (YPAI) Ahmadi Slamet, M.Pd., mengucapkan terima kasih untuk kepedulian kampus terhadap masyarakat, terutama guru-guru binaan YPAI ini. “Mata ini merupakan organ sangat penting untuk bisa hidup dan menambah ilmu. Kami sangat mengapresiasi kepedulian ARO Gapopin terhadap guru-guru binaan kami,” ujar Pak Ahmadi.

Perhatian ARO Gapopin terhadap kesehatan mata guru dan siswa sungguh menjawab kebutuhan bila disadari bahwa saat ini guru dan siswa harus menggunakan gadget untuk melaksanakan pembelajaran pada masa pandemi. Dosen Senior ARO Gapopin Wahyu Budiana, A.Md.RO., S.K.M., MM menyatakan bahwa pembelajaran online ternyata berdampak pada kesehatan mata siswa karena waktu penggunaan gadget yang panjang. Dalam edukasinya kepada masyarakat, Pak Wahyu mengingatkan mengenai gangguan yang terkait dengan penggunaan gadget, seperti Sindrom Penglihatan Komputer atau Ketegangan Mata Digital.

Pak Wahyu mengingatkan mengenai bahaya miopia atau rabun jauh dengan mengutip data dari WHO. WHO sudah memprediksi bahwa myopia secara global meningkat dari 28% (sekitar 1,9 miliar orang) pada tahun 2010 menjadi 34% tahun 2020 dan meningkat lagi menjadi 50% (5 miliar orang) pada tahun 2050. “Bayangkan bahwa setengah penduduk dunia akan mengalami miopia kalau kami tidak berusaha untuk melakukan edukasi, juga melakukan pemeriksaan mata dan membagikan kacamata gratis. Kami menyasar guru dan siswa karena kasus miopia cenderung diderita oleh orang yang berusia makin muda, termasuk siswa, bahkan siswa SD,” ujar Pak Wahyu.

Program edukasi mengenai kesehatan mata serta pemeriksaan dan pembagian kacamata gratis bagi siswa, dilaksanakan oleh ARO Gapopin bekjerja sama dengan NVG 2.5 Essilor, produsen kacamata dari Perancis. Perusahaan ini menyediakan 4.000 kacamata sedangkan ARO Gapopin melaksanakan edukasi, memeriksa mata siswa, dan menyalurkan kacamata.

Sumber:
Humas LLDIKTI III
Humas ARO Gapopin

——————————————————————————————————————-

IPMI BBA VIRTUAL COMPANY VISIT: MARTHA TILAAR

On November 12, 2021, IPMI BBA Program conducted a company visit to Martha Tilaar Group (PT Martina Berto, Tbk) which has existed in Indonesia since 1970. The company that is close to us every day through its beauty products, especially for women, was started by DR. (H.C.) Martha Tilaar. Until now, it has been 50 years since Martha Tilaar Group has contributed to the Indonesian beauty industry as well as internationally.

On that occasion, IPMI BBA students had the opportunity to know more about the company through an interview with the Centre of Research Development of Martha Tilaar Indonesia, Ms. Devi Junardy. From the presentation, the students could see how Martha Tilaar’s products were born. From the plant research to formulation development, then a standardization process to packaging development and product appraisal.

All the tests and trials are done until a product is believed to be stable, safe and effective to be produced and distributed to the general public. In addition, a company profile video telling the company’s history, growth, brands & products was also shown.

We hope that by participating in the event, many of our students are able to learn valuable lessons and values, especially those related to business skills & management. We also hope that they are motivated to keep developing in order to achieve success.

Sumber:
Humas LLDIKTI III
Humas IPMI

——————————————————————————————————————-

UKRIDA PERINGKAT PERTAMA PENELITIAN DAMPAK IMPLEMENTSI PROGRAM KAMPUS MERDEKA

UKRIDA merupakan salah satu perguruan tinggi swasta penerima bantuan pendanaan program penelitian kebijakan merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) dan pengabdian masyarakat berbasis hasil penelitian purwarupa PTS Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi dan Riset Teknologi tahun anggaran 2021. Sesuai dengan tema yang diangkat dari bantuan dana yang diberikan, UKRIDA berkesempatan melakukan penelitian yang secara khusus mengidentifikasi dampak dari program MBKM yang sudah berjalan di level universitas, dan disaat yang sama juga mendukung pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan hasil penelitian.

Puncaknya, melalui seminar hasil dan pemilihan penelitian dan pengabdian masyarakat terbaik yang dilaksanakan secara daring pada 30 Desember 2021, terpilih 20 penelitian dan 20 pengabdian masyarakat terbaik dari berbagai PTS penerima dana bantuan, yang selanjutnya diminta untuk mempresentasikan hasil luarannya untuk dilakukan penilaian dan umpan balik oleh dewan pakar terpilih. Hasilnya, UKRIDA memperoleh peringkat pertama dengan total skor 820 untuk penelitian.

Penelitian yang diusung UKRIDA mengangkat topik pengembangan model dinamika partisipasi dan kepuasan mahasiswa dalam program MBKM serta perumusan kerangka ekosistem digital learning yang menunjang pembelajaran partisipatif kolaboratif, diketuai oleh Dr. Lidia Sandra, S.Psi, S. Kom, M.Comp.Eng.Sc dan melibatkan anggota tim dari lintas bidang keilmuan. Hal tersebut tentunya menjadi kebanggaan tersendiri buat UKRIDA karena melalui penelitian yang sudah dilakukan terkait pelaksanaan MBKM, UKRIDA mendapatkan wawasan lebih mendalam terkait apa saja yang menjadi faktor-faktor pendukung maupun penghambat sehubungan dengan kualitas implementasi dan pelaksanaan program MBKM di level universitas. Karena jelas program MBKM sendiri dicanangkan sebagai jawaban terhadap tuntutan kompetensi di era revolusi industri 4.0, dan perolehan peringkat pertama untuk hasil penelitian sebagai bukti dan wujud nyata UKRIDA untuk dapat mengimplementasikan program MBKM yang berkesinambungan dan mendukung kemajuan pendidikan nasional Indonesia.


Sumber:
Humas LLDIKTI Wilayah III
Humas UKRIDA

——————————————————————————————————————-

DORONG KAMPUS SEGERA PTM, KEPALA LLDIKTI 3: ANAK SD AJA BERANI

Jakarta, Jurnas.com – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 3 DKI Jakarta, Paristiyanti Nurwardani mendorong perguruan tinggi segera melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Dia mengungkapkan, ada sejumlah dampak negatif bagi mahasiswa, yang terlalu lama belajar daring (online).

Selain berpotensi mengakibatkan learning loss, efek negatifnya ialah kurang terasahnya soft skill mahasiswa, yang biasanya didapatkan dalam pembelajaran tatap muka (PTM) di kampus.

“Soft skill itu didapatkan dari komunikasi face to face manusia dengan lingkungan sekitarnya. Saya khawatir kalau mahasiswa terlalu lama tidak bertemu dosen, respek mahasiswa ke dosen berkurang,” ungkap Paristiyanti saat ditemui di Kantor LLDikti Wilayah 3, Jakarta pada Jumat (21/1).

“Jangan-jangan enggak punya teman, karena biasa lihat cuma di layar laptop. Menurut saya, kompetensi sosial penting untuk selalu diperhatikan,” sambung mantan Sekretaris Ditjen Dikti Kemdikbudristek ini.

Dampak negatif selanjutnya ialah sulit mengukur keberhasilan profil Pelajar Pancasila, jika mahasiswa hanya belajar daring dari rumah.

“Gotong royong dengan kebhinekaan, sulit kalau pakai daring. Kemudian beriman, berakhlak mulia, mungkin bisa dengan orang tuanya, tapi akan teruji dengan orang lain. Kemudian kreatif, ada persoalan bersama dan penyelesaian bersama. Jadi pasti harus punya teman,” ujar Paristiyanti.

Sementara untuk hard skill, lanjut Paristiyanti, di kampus terdapat berbagai fasilitas untuk pembelajaran yang kolaboratif. Dengan demikian, hardskill dan soft skill akan jauh lebih tercapai learning outcome-nya ketika mahasiswa belajar di kampus.

“Saya merasa dan ingin membantu jangan sampai learning loss diperpanjang lagi, hanya karena kita enggak berani ambil risiko. Kita sudah terbiasa new normal,” kata Paristiyanti.

“Masak anak SD aja berani PTM, kita enggak berani. Di pendidikan tinggi lebih tahu soal mitigasi, jadi seharusnya lebih berani PTM,” tutup Paris.


Sumber:
Humas LLDIKTI Wilayah III
Humas jurnas.com

——————————————————————————————————————-

KEBERADAAN GURU BESAR JADI FAKTOR TINGGINYA KUALITAS PERGURUAN TINGGI

JAKARTAsuaramerdeka-jakarta.com – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Paristiyanti Nurwardani menyampaikan tak dapat dipungkiri bahwa perguruan tinggi unggulan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Selain akreditasi, fasilitas, berbagai inovasi dan prestasi, keberadaan guru besar juga menjadi faktor tingginya kualitas sebuah perguruan tinggi.

“Guru Besar merupakan jabatan akademik tertinggi dalam dunia pendidikan tinggi yang diberikan oleh pemerintah kepada dosen yang sudah memenuhi persyaratan akademik dan non-akademik,” ujarnya pada acara pengukuhan Guru Besar Universitas Pelita Harapan, Prof. Sabrina Oktaria Sihombing dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Selain itu, keberadaan guru besar juga memberikan spirit baru bagi sivitas akademika dan dunia pendidikan tinggi, baik dalam peningkatan mutu pembelajaran, penelitian dan publikasi, maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Pencapaian seorang dosen hingga ke jenjang Profesor tidaklah mudah dan melalui perjalanan yang panjang. Perlu komitmen dan integritas yang kuat untuk mewujudkannya,” tuturnya.

Karena, lanjut Paris, guru besar juga harus senantiasa membagi ilmu kepada generasi muda, sekaligus memberi kontribusi untuk Indonesia dengan menghasilkan karya-karya ilmiah yang berdampak dari bidang keilmuan yang ditekuninya.

“Dengan adanya tambahan Profesor baru ini, mudah-mudahan akan menjadi nyawa dan pelita harapan percepatan transformasi pendidikan tinggi yg fokus pada   implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka bagi LLDikti Wilayah III,” kata Paris.

Ia pun berharap Prof. Sabrina menjadi duta peningkatan mutu tridharma perguruan tinggi di UPH. Kepala LLDikti Wilayah III pun, meyakini bahwa Sabrina dipersembahkan oleh UPH dari Jakarta untuk Indonesia dan dunia.

“Pengukuhan  Prof. Sabrina, akan menginpirasi LLDikti Wilayah III dalam menjalankan tugas dan fungsi serta lebih memfasilitasi penilaian angka kredit pendidik dan tenaga kependidikan perguruan tinggi sesuai dengan amanat dalam Permendikbudristek Nomor 35 Tahun 2021,” tukasnya.

Sekali lagi, Paris menambahkan bahwa dengan penambahan guru besar ini, maka UPH akan menjadi pelita harapan bagi Indonesia. “Kami LLDikti Wilayah III DKI Jakarta akan selalu kolaborasi, kolaborasi, dan kolaborasi untuk  mempersembahkan inovasi dari Jakarta untuk Indonesia, dan dunia,” tambahnya.

Sumber:
Humas LLDIKTI Wilayah III
Humas jakarta.suaramerdeka.com

——————————————————————————————————————-

INOVASI NAYAKALARA PADA PAMERAN ANUGERAH DIKTIRISTEK 2022

Jakarta, 5 Januari 2021 – Dalam rangka mendukung dan serta sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menuju Anugerah Diktiristek 2022, diadakan Pameran bertajuk Bangga Buatan Indonesia (BBI). Pameran ini bertujuan memperkenalkan produk-produk riset, inovasi, dan teknologi yang berhasil dikembangkan oleh ilmuwan, mahasiswa dan masyarakat untuk membangkitkan rasa bangga penggunaan produk-produk dalam negeri. Pameran ini akan diadakan selama 2 hari, yaitu tanggal 5 dan 6 Januari 2022, bertempat di Lobby Gedung D, Kemendikbudristek dan akan menampilkan produk inovasi, teknologi, dan riset yang diikuti 7 perguruan tinggi.

BINUS UNIVERSITY menjadi salah satu perguruan tinggi yang terpilih untuk berpartisipasi dalam Pameran Bangga Buatan Indonesia ini serta menghadirkan Nayakalara sebagai produk unggulan untuk dipamerkan. Nayakalara dikembangkan oleh tim dosen yang diNayakalara memiliki arti prajurit yang bertempur melawan wabah penyakit yang berjangkit serempak di muka bumi ini. Robot Nayakalara ada dua jenis, yaitu Food Delivery and Monitoring Robot dan Robot Desinfektan. Kedua robot tersebut sebagai bentuk kontribusi dan pengabdian masyarakat yang disediakan oleh BINUS di masa pandemi COVID-19. Sejauh ini sudah ada 22 robot yang telah didonasikan ke Rumah Sakit di Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Beberapa prestasi yang telah didapatkan Nayakalara, seperti telah terdaftar di SINTA yang mengukur standar kinerja riset dan jurnal ilmiah nasional, masuk ke dalam 40 riset unggulan pada Dies Natalis ke-40 BINUS UNIVERSITY, hingga juara ketiga yang memperoleh medali perunggu untuk kategori Corporate Sosial Responsibility dalam  ASEAN ICT Awards (AICTA) Tahun 2021.

Sumber:
Humas LLDIKTI Wilayah III
Humas BINUS

——————————————————————————————————————-

IPMI MBA STUDENT ROVICIAN SILITONGA WON THE 2021 FLOURISH PRIZE FOR GLOBAL GOAL

We are delighted to share with you good news from our MBA student!
 
Congratulations to Rovician Silitonga for her business innovation East Bali Cashews (EBC) that has been awarded The 2021 Flourish Prize for Global Goal #1: No Poverty!

Selected for the AIM2Flourish story written about the organization, “From a Humble Village A Globally Responsible Company was Born” (https://lnkd.in/gsfgdRMZ), Ms. Silitonga’s business innovation story was selected from one of the 585 stories published on the AIM2Flourish platform in 2020, and is one of the 17 best stories exemplifying how business is a positive force for good and demonstrating progress towards the 17 UN Sustainable Development Goals (Global Goals).

AIM2Flourish itself is a United Nations-supported global learning initiative where students use Appreciative Inquiry and the 17 Global Goals as a lens to discover and celebrate untold stories about business innovations for good. 

Hopefully the works, achievements and spirit of Rovician Silitonga can be an inspiration for other students to build a business that is useful for many people and the surrounding environment.

To watch Ms. Silitonga’s presentation, kindly visit: https://lnkd.in/gth_TpiS


Sumber:
Humas LLDIKTI Wilayah III
Humas IPMI

——————————————————————————————————————-

OLAH KULIT SINGKONG JADI PRODUK BERNILAI EKONOMIS

SUKABAMI – Dalam mendukung pengembangan ekonomi desa, menghadirkan inovasi dengan memanfaatkan limbah yang tidak terpakai menjadi lebih berguna.

Mahasiswa Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas BSI kampus Sukabumi, menggaet ibu-ibu PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) di desa Girijaya, Nagrak, Kabupaten Sukabumi, dalam mengolah limbah kulit singkong menjadi produk makanan yang memiliki nilai ekonomis.

Melalui hibah dari Kemendikbudristek, yakni program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa atau lebih dikenal dengan PHP2D, mereka berupaya mengurangi limbah pabrik olahan keripik singkong di desa Girijaya menjadi camilan yang bergizi serta sebagai penghasilan tambahan bagi ibu-ibu PKK di desa Girijaya.

Kegiatan yang dilakukan sejak September sampai nanti bulan Desember 2021 ini, berisi rangkaian sosialisasi program PHP2D. Sampai pelatihan pengolahan kulit singkong menjadi produk makanan yang menjadi ciri khas dari desa Girijaya.

Ketua tim PHP2D Universitas BSI kampus Sukabumi, Tanzilal Ahmad Hartalaksana mengungkapkan, program ini akan terus dilakukan demi mendukung ekonomi desa dan warga Girijaya.

“Berbagai hal telah dilakukan mulai dari kerja sama dengan Puskesmas setempat dan pengurusan izin usaha ke dinas perdagangan, koperasi dan UMKM kabupaten Sukabumi dalam pengurusan izin usaha,” jelas Tanzilal, Selasa, (9/11).

Ia mengatakan, program ini kedepannya akan terus dilakukan sebagai program berkelanjutan dalam usaha pengembangan ekonomi masyarakat di sana.

Ade Kamilah, salah satu ibu-ibu PKK di desa Girijaya, Nagrak, Kabupaten Sukabumi berharap, semoga dengan adanya kerja sama antara mahasiswa Universitas BSI dan PKK Desa Girijaya bisa berlanjut.

Hal yang sama disampaikan oleh Ai Nurlaila Syam, yang ikut tergabung di PKK Desa Girijaya, Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Ia berharap, semoga program pelatihan pengolahan kulit singkong dari mahasiswa Universitas BSI bisa lebih maju lagi.

“Semoga tidak hanya berhenti sampai program PHP2D selesai. Namun terus berlanjut dan bisa memberikan dampak yang baik bagi desa Girijaya,” tandas Ai, Selasa, (9/11).

Sumber:
Humas LLDIKTI Wilayah III
Humas BSI

——————————————————————————————————————-

MAHASISWA TRISAKTI BERHASIL MASUK DALAM PEKAN ILMIAH MAHASISWA NASIONAL (PIMNAS)

Mahasiswa Prodi Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, *Jennifer Victoria Astari Haryanto (NIM: 022001901006)* , *Ahmad Buchori (NIM: 021001901001)* , *Della Sabrina (NIM: 023001901003)* , * Meilia Eka Pratiwi (NIM: 023001701076)* , *Wahyu Puji Lestari (NIM: 027031900010) dengan Dosen Pendamping, *Drs. Erie Riza Nugraha, Ak., M.M*.,

Berhasil masuk ke dalam pekan ilmiah mahasiswa nasional (PIMNAS) yang ke-34 tahun 2021 dengan judul Artikel Ilmiah yang berjudul “Mencetak Wirausahawan Unggul dari Sekolah Menengah Kejuruan”.

Semoga dengan bertambahnya prestasi mahasiswa Usakti yang masuk kedalam pekan ilmiah mahasiswa nasional (PIMNAS), akan semakin mengokohkan kepercayaan publik kepada Universitas Trisakti.

Sumber:
Humas LLDIKTI Wilayah III
Humas Usakti

——————————————————————————————————————-

ATLET UNM BORONG PRESTASI  KEJUARAAN TAEKWONDO

Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) berhasil membawa pulang enam medali pada Kejuaraan Indonesia Timur Terbuka, National Virtual Taekwondo Tournament 2021. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Papua Barat yang bekerja  sama dengan Fad Taekwondo Center, ditayangkan melalui channel Youtube Fad Taekwondo Center, pada 24-26 September 2021, lalu.

Kejuaraan yang terdiri dari tiga kategori, yakni E-Poomsae, Free Style dan Speed Kicking ini, diikuti oleh puluhan atlet taekwondo, baik yang mewakili klub maupun  perguruan tinggi. Yang menjadi kebanggaan, atlet UNM yang ikut serta sebanyak enam orang dan berhasil meraih juara. 

Keenam mahasiswa tersebut yaitu Maria Emeralda, Yusuf Khoirul Iksan, dan Rina Agustina meraih medali perunggu, kemudian Chaerul Firmansyah meraih medali perak. Adapun  medali emas diraih oleh Rahmadewi Serinia Priana dan James Winson Raditya Pasaribu.

Dr Dwiza Riana, selaku rektor UNM mengungkapkan rasa bangganya atas torehan prestasi yang dicapai oleh atlet taekwondo kampus UNM. 

“Pasalnya, dalam situasi pandemi ini, para atlet kampus UNM harus melakukan proses latihan secara mandiri dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Namun, mereka mampu dan berhasil meraih medali emas, perak dan juga perunggu,” ujarnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (30/9).

Tak lupa, ia mengucapkan selamat kepada enam atlet taekwondo  uNM atas torehan prestasi yang telah mereka raih.

“Selamat atas prestasi yang ditorehkan adik-adik mahasiswa atlet taekwondo. Prestasi yang sangat istimewa di tengah pandemi. UNM memiliki program beasiswa bagi para mahasiswa yang memiliki prestasi non akademik. Seperti halnya para atlet taekwondo yang beberapa kali sudah mendapatkan beasiswa tersebut,” ungkapnya.

Beasiswa non akademik, imbuhnya diberikan oleh kampus UNM sebagai bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang berprestasi di bidang non akademik. 

“Melihat kemajuan besar, di  mana mahasiswa berprestasi memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan terus berprestasi, terus mencapai keunggulan di bidang non akademik dan mendorong keunggulan akademik. Karenanya, silakan pada semua mahasiswa untuk terus berprestasi dan berkarya. Selama itu dalam hal yang baik dan mampu mengangkat nama baik kampus, juga mengharumkan nama kampus di kancah nasional maupun internasional. Maka, kampus UNM akan terus mendukung dan mendorong para mahasiswa untuk menorehkan prestasi sesuai dengan minat mereka,” tutupnya.

Sumber:
Humas LLDIKTI Wilayah III
Humas UNM

——————————————————————————————————————-

MAHASISWA ADMINISTRASI PERPAJAKAN INSTITUT STIAMI MERAIH JUARA 3 CABANG OLAH RAGA KURASH DI ACARA PON XX 2020 PAPUA

STIAMI NEWS-Endah Budiati Mahasiswa Institut STIAMI Kampus F Kota Tangerang, Jurusan Administrasi Pajak atas prestasi yang diraih yaitu Juara 3 Cabang Olahraga KURASH saat pelaksanaan PON (Pekan Olahraga Nasional) XX 2020 Papua pada 05 Oktober 2021 membawa kabar gembira bagi masyarakat Tangerang dan Keluarga Besar Kampus Institut STIAMI. Gerakan dasar olahraga Kurash ini menyerupai olahraga beladiri Gulat dan olahraga beladiri Judo, hanya saja dalam Kurash kondisi bantingan berada dalam posisi berdiri pada kaitan atas dan tidak diperkenankan menggunakan kaitan pada kaki. Kurash adalah olahraga beladiri yang memiliki gerak dasar saling membanting dengan mengaitkan baju secara khusus, beladiri Kuras berasal dari Uzbekistan. Eksibisi Kurash dibuka langsung oleh Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

Sumber:
Humas LLDIKTI Wilayah III
Humas STIAMI

WEBINAR SERIES MITIGASI DAN TANGGAP BENCANA: LSPR AJAK MASYARAKAT SELALU WASPADA


Ibu Dra. Endang Purwaningsih, M.Si., selaku Kepala Subdirektorat Lingkungan Pendidikan Direktorat Bela Negara

Jakarta, 24 Agustus 2021 – Dalam menghadapi bencana, ada tantangan yang dialami yaitu komunikasi dalam merespon dan menanggapi bencana. Tentunya mitigasi dan tanggap akan bencana merupakan hal penting yang perlu diketahui dan dikuasai oleh masyarakat dan generasi muda dalam menghadapi bencana alam dan non alam. Oleh karena itu, LSPR melalui Program Studi Ilmu Komunikasi Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR bersama dengan Departemen Kemahasiswaan bekerjasama dalam menyelenggarakan kegiatan Proyek Kemanusiaan – LSPR Peduli seri webinar dengan tema “Optimalisasi Peran Masyarakat dalam Mitigasi dan Tanggap Bencana Sebagai Wujud Nyata Bela Negara” pada tanggal 20 Agustus 2021 lalu. Kegiatan ini merupakan bentuk perwujudan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2021.

LSPR PEDULI merupakan Proyek Kemanusiaan Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR. Program ini adalah rangkaian upaya yang dilakukan secara sistematis untuk menganalisis risiko-risiko dampak bencana ataupun krisis terhadap kehidupan dan penghidupan manusia. Setelah berbagai upaya penanggulangan bencana dan aksi bakti sosial yang diadakan oleh generasi muda memiliki dampak yang baik dan nyata. Sistem program Proyek Kemanusiaan perlu selalu dilakukan secara fokus dan inklusif dalam pembangunan berkelanjutan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Webinar series ini dibuka oleh Wakil Rektor III, Taufan Teguh Akbari P.hD, menyampaikan Mahasiswa LSPR sudah terjun langsung ke lapangan berperan dalam mengedukasi masyarakat melalui LSPR Peduli Pendidikan. Selain itu, Unit kemahasiswaan LSPR juga memiliki LSPR Rescue yang turun langsung membantu masyarakat untuk korban bencana alam dan non alam termasuk saat pandemik covid 19 ini. Ia menyampaikan harapannya, “Kami berharap melalui serangkaian webinar LSPR Peduli ini, dapat memberikan gambaran untuk Mahasiswa sebagai agent of change untuk dapat terjun langsung membantu masyarakat”.  

Pemaparan pertama dalam webinar disampaikan oleh Bapak Abdoel Malik, Wakil Sekretaris Bidang Kemitraan dan Urusan Kemanusiaan Global, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), yang memberikan pandangan dan penjelasan materi tentang mitigasi bencana kepada audiens. Beliau menjelaskan, “Pada proses disaster risk management atau penanggulangan bencana, sudah membicarakan tentang response yakni bagaimana memberi bantuan yang baik, bagaimana kemudian memberikan eksistensi pendampingan dan pelayanan yang lebih tepat sasaran. Selanjutnya recovery, sudah membicarakan pembangunan pemulihan awal. Kemudian rehabilitation, lebih ke sesuatu yang tidak terlihat secara fisik dan reconstruction lebih bicara tentang membangun yang fisik.” Beliau melanjutkan, “Membangun kesadaran risiko bencana merupakan hal yang penting kepada siapa saja yang bertugas untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat yang berada di zona rawan bencana.” Beliau juga memberikan penjelasan tentang perbedaan antara mitigasi dan kesiapsiagaan. Pada mitigasi, sudah ada proses perencanaan atau pemetaan dan proses ini juga melihat bagaimana kita dapat melakukan perlindungan diri dari ancaman bencana. Sedangkan kesiapsiagaan lebih membicarakan sistem peringatan bencana, bagaimana membangun saluran komunikasi yang ada saat bencana terjadi, dan juga melakukan pelatihan atau simulasi. Sehingga tidak hanya dapat diingat namun juga dapat masuk ke muscle memory yakni tubuh dapat merespon secara otomatis untuk kemudian langsung mencari tempat perlindungan seperti saat pelatihan. Selanjutnya pemaparan yang terakhir pada seri webinar ini disampaikan oleh Ibu Dra. Endang Purwaningsih, M.Si., selaku Kepala Subdirektorat Lingkungan Pendidikan Direktorat Bela Negara (Kasubdit Lingdik Dit. Bela Negara), Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan), Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (KEMHAN RI), yang mewakili Bapak Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Dirjen Pothan KEMHAN RI), Mayjen TNI Dadang Hendrayudha. Kata kunci pada pemaparan yang disebutkan oleh Ibu Endang yakni “mitigasi dan bela negara”. Beliau menjelaskan bahwa, ”Mitigasi bencana berdasarkan Undang-undang Penanggulangan Bencana merupakan serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana yang dilakukan untuk mengurangi risiko bencana bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.” Beliau melanjutkan, “Salah satu ancaman terhadap keselamatan bangsa dan negara adalah ancaman bencana.” Kemudian beliau juga menyampaikan bahwa mitigasi bencana merupakan bagian dari manajemen bencana yang output nya adalah menyiapkan kesiapsiagaan yang dilihat dari aspek kedaulatan, keutuhan, dan keselamatan bangsa dari berbagai ancaman. Kesiapsiagaan juga membahas tentang kemampuan untuk mencegah munculnya ancaman hingga mampu untuk mengurangi besarnya kekuatan ancaman. Sehingga ketika ada ancaman, kita dapat mengantisipasi dan mengurangi dampak bencana yang didukung dengan menyiapkan masyarakat. Dalam perwujudan proyek kemanusiaan ini, untuk mendukung kemajuan-kemajuan dalam upaya penanggulangan bencana dan krisis tentunya diperlukan komitmen yang kuat antara Pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, lembaga usaha dan LSPR secara keseluruhan.

Sumber:
Humas LLDIKTI Wilayah III
Humas LSPR

——————————————————————————————————————-


INDONESIA SEMINAR ON COMMUNITY SERVICE AND SOCIAL RESPONSIBILITY 2021 I-CARE 2021

Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Trisakti mengadakan acara indonesia Seminar on Community Service and Social Responsibility 2021 I-Care 2021* yang dilangsungkan secara daring pada Rabu, 19 Agustus 2021.

Acara diawali dengan sambutan oleh Direktur LPM, Dr. Astri Rinanti Nugroho, MT. Pembukaan Seminar nasional dilakukan oleh Rektor Universitas Trisakti Prof. dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA Dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini tentu banyak sekali yang dapat kita manfaatkan untuk memajukan desa, daerah tertinggal dan transmigrasi, di indonesia ada lebih kurang 74 ribu desa yang ada di indonesia dan ada sekitar 15 desa yang sedang berkembang, yang masih memerlukan bantuan dari beberapa pihak, dan sebagai informasi Universitas Trisakti sudah mempunyai beberapa desa binaan yang di asuh oleh para dosen pembimbing dan dilaksanakan oleh mahasiswa untuk memajukan perekonomian di desa tersebut, dan diharapkan selain memajukan perekonomian dapat melahirkan entrepreneur dari desa tersebut.

Keynote speakers pada seminar nasional ini :

1. Ir. Harlina Sulistyorini, M.Si (Direktur Jendral Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Republik Indonesia

2. Arya Dwi Paramita (Vice President CSR dan SMEPP PT Pertamina (Persero) )

Pelaksana kegiatan I-Care 2021 perdana ini dipercayakan kepada dengan ketua Dr. Wegig Murwonugroho dengan dukungan panitia dari lintas Fakultas.

Sumber:
Humas LLDIKTI Wilayah III
Humas UPT

——————————————————————————————————————-

ALUMNI ARSITEKTUR UMN MASUK SEBAGAI 10 REPRESENTASI MEWAKILI INDONESIA DI ARCASIA


Stephanie Vania alumni Arsitektur UMN (kanan) dan poster tugas akhirnya tentang rancangan pasar Lembang Barokah (kiri). (Dok. Stephanie)

TANGERANG – Tugas akhir alumni Arsitektur Universitas Multimedia Nusantara (UMN) angkatan 2017, Stephanie Vania masuk sebagai 10 besar representasi dari Indonesia dalam kompetisi Thesis of the Year 2021. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Architects’ Regional Council Asia (ARCASIA), berlangsung dari 1 April sampai 17 Agustus 2021, dan pengumuman hasil penilaian kurasi diumumkan pada 1 September 2021.

ARCASIA merupakan wadah bagi sekolah Arsitektur di negara-negara anggotanya untuk menunjukkan potensi dan ide-ide segar mereka dalam skala internasional. Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan pendidikan arsitektur dan membuka rute pertukaran pengetahuan pendidikan arsitektur di Asia. Kompetisi ini merupakan cara tahunan yang diadakan dengan peserta dari 21 negara di Asia lainnya.

“Undangan kompetisi ini terbuka untuk seluruh kampus di Asia dan dari pihak kampus UMN merekomendasikan tiga karya tugas akhir yang kira-kira cocok dengan tema yang diangkat ARCASIA tahun ini, yaitu mengenai Public Spaces. Karya Stephanie masuk kriteria dan mewakili UMN sebagai perwakilan,” ungkap Apriani Kurnia Sarashayu, S.T., M.Sc. selaku dosen Arsitektur UMN dan dosen pembimbing tugas akhir Stephanie saat di wawancara melalui whatsapp (5/9).

Saras menjelaskan, bahwa ada 3 finalis terbaik yang mewakili Indonesia, Stephanie menjadi 10 representasi dari Indonesia untuk perwakilan perlombaan thesis ini dan menjadi pencapaian yang membanggakan. Mengingat peserta dalam kompetisi ini dari kampus di seluruh Indonesia.

“Semoga tidak berhenti berkarya setelah tugas akhir, karena setelah lulus dari kampus tantangan permasalahan di masyarakat lebih luas dan beragam. Semoga Stephanie tetap menggali potensi dan menjaga ketertarikan riset based-nya dalam mendesain,” lanjutnya.

Pada kompetisi ini karya yang dikirimkan berdasarkan wilayah, yaitu barat, tengah, dan timur. UMN masuk sebagai perwakilan 10 besar dari wilayah tengah dengan karya tugas akhir Stephanie tentang merancang pasar tradisional di pasar Lembang Barokah, Ciledug.

“Stephanie mengolah topik tentang perancangan citra pasar tradisional Lembang Barokah sebagai ruang publik yang berkelanjutan. Bermula dari kondisi pasar yang kurang tertata padahal memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan sebagai ruang ekonomi dan ruang publik,” jelas Saras.

Melalui wawancara terpisah via whatsapp, Stephanie menjelaskan rancangannya tak hanya dibuat untuk Pasar Lembang Barokah sebagai pasar tradisional yang fungsi utamanya perdagangan, namun juga menambahkan fungsi publik untuk menunjang fungsi utama pasar tersebut.

“Tujuan perancangan kembalinya adalah membuat pasar ini bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari, maka dibuat kontekstual dengan fungsi di sekitar tapaknya. Poin utama perancangannya itu aku bawa dari seminar penelitian atau skripsi yang aku kerjain di semester sebelumnya, yang fokusnya ke citra akses bangunan dan ruang sirkulasi pasar Lembang Barokah ini,” lanjut Stephanie.

Dibalik keberhasilannya, Stephanie harus menyelesaikan tugas akhirnya hingga selesai sidang untuk mengikuti kompetisi ini.

“Awalnya aku dikirimin informasi kompetisi ini sama dosen pembimbing Tugas Akhir (TA) aku, tapi waktu itu aku belum menyelesaikan TA nya dan aku belum mengirim karya aku. Lalu setelah sidang aku di kontak lagi sama kaprodi Arsitektur ibu Irma Desiyana, untuk mengikutsertakan dan merekomendasikan aku ikut kompetisi ini. Terus aku iya-in, karena menurut aku menarik buat ikutin karya TA aku ke ARCASIA ini,” ungkap Stephanie.

Stephanie berharap semoga acara ini terus ada dan terus diikuti sama temen-temen yang lain, karena bisa jadi pengalaman yang menarik.

Sumber:
Humas LLDIKTI Wilayah III
Humas UMN

——————————————————————————————————————-

KEPALA LLDIKTI WILAYAH III TINJAU PELAKSANAAN TES CPNS KEMENDIKBUDRISTEK

Depok – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi meninjau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kampus F8, Universitas Gunadarma pada Senin, 11 Oktober 2021.

Kedatangan Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc Kepala LLDikti Wilayah III didampingi oleh Rektor Universitas Gunadarma, Prof.Dr. E.S. Margianti, SE., M.M. sebagai tuan rumah pelaksanaan tes SKD tahun 2021.

Agus mengungkapkan “kita akan cek segala kesiapan dan pelaksanaan tes. Kepada seluruh peserta CPNS untuk terus semangat dan tetap fokus dalam mengerjakan soal. Yang terpenting adalah kita dapat memberikan hasil yang terbaik.” Agus juga mengingatkan peserta agar terus berdoa, berusaha, dan tetap tenang, “manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya” Tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Margianti selaku tuan rumah mengatakan bahwa di Universitas Gunadarma yang menjadi tempat pelaksanaan SKD CPNS begitu ketatnya menerapkan protokol kesehatan, “Seluruh panitia dan peserta harus melalui sejumlah prosedur. Memasuki kawasan Universitas Gunadarma harus negatif COVID-19 yang dibuktikan dengan hasil swab, deklarasi sehat, serta mencuci tangan terlebih dahulu.” Setelah itu para peserta dapat melanjutkan ke proses pengecekan berkas dengan memprioritaskan ibu hamil dan menyusui.

SKD CPNS yang berlokasi di Universitas Gunadarma dilaksanakan dari 4-12 Oktober, yang berjumlah 3 sesi setiap harinya dengan jumlah peserta 5160 orang. Adapun tes SKD terdiri dari Tes Intelegensia Umum (TIU) 35 soal, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 30 soal, dan Tes Karakterisktik Pribadi (TKP) 45 soal.

Sumber:
Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

LEPAS SAMBUT KEGIATAN MERDEKA BELAJAR: MAGANG DAN STUDI INDEPENDEN, PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA DALAM NEGERI

Universitas Trisakti melaksanakan acara Lepas Sambut Kegiatan Merdeka Belajar: Magang dan Studi Independen, Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri. Acara ini diselenggarakan secara daring pada 2 September 2021.

Acara dilaksanakan dalam rangka menyambut mahasiswa Perguruan tinggi lain yang akan berkuliah di Usakti dan melepas mahasiswa Usakti yang akan mengikuti magang di industri dan mengikuti perkuliahan di PT lain. Kedua program tersebut merupakan bagian dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka  (MBKM) yang dicanangkan oleh pemerintah. Usakti sendiri telah mengimplementasikan kebijakan MBKM sejak semester Gasal tahun akademik 2020-2021 yang lalu.

Dalam program pertukaran mahasiswa ini, sebanyak 17 orang mahasiswa Usakti dikirimkan ke beberapa universitas yang ada di luar Jawa. Sementara itu Universitas Trisakti menerima 39 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di luar Jawa untuk belajar di Usakti dan 155 mahasiswa dari 54 PT mengikuti mata kuliah unggulan Universitas Trisakti melalui Spada Dikti.

Sementara itu, Mahasiswa Usakti yang mengikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat pada semester gasal 2021/2022 ialah sebanyak 63 mahasiswa yang terdiri dari 48 mahasiswa peserta magang dan 15 mahasiswa peserta studi independen. Para peserta nantinya akan mengikuti magang dan studi independen di mitra yang bekerjasama dengan Kemendikbudristek RI.

Rektor Usakti, Prof. Dr. Ir Kadarsah Suryadi DEA, pada kesempatan ini menyampaikan bahwa adanya Program MBKM ini dapat membentuk suatu kekuatan bersama untuk memajukan pendidikan di Indonesia dan dapat memperkenalkan lebih dini mengenal calon lapangan kerja di masa depan.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 3, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc., di dalam sambutannya. “Program ini merupakan upaya pemerintah menjembatani mahasiswa yang bertalenta dengan mitra dan industri.” Diharapkan adanya pertukaran mahasiswa, magang dan studi independen ini dapat memberikan ruang bagi para mahasiswa untuk mendapat pengalaman yang semakin luas.

Sumber:

Humas Universitas Trisakti

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

UNIVERSITAS TRISAKTI MENERIMA PERTUKARAN 40 MAHASISWA MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA DARI LUAR PULAU JAWA

Mahasiswa berasal dari berbagai wilayah Nusantara pulau Sumatera, Bali, Kalimantan, Maluku, Sulawesi dan Papua.

Selain itu terdapat 46 mahasiswa lainnya yang mengambil mata kuliah unggulan USAKTI melalui LMS SPADA DIKTI.

Penjelasan tentang Sistem Akademik di Universitas Trisakti disampaikan kepada sekitar 60 mahasiswa/i yang hadir melalui Zoom meeting pada hari Minggu tgl 01 Agustus 2021 jam 08.00-10.00 oleh Wakil Rektor I Prof. Ir. Asri Nugrahanti, M.S., Ph.D., IPU, dan Ka. BAA Prof. Dr. Ir. Engelin Shintadewi Julian, M.T. serta PIC MBKM PMM-2021 Ir. Teddy Siswanto, MSI.

Sumber:

Humas Universitas Trisakti

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

MAHASISWA UNIVERSITAS BUDI LUHUR BIKIN MURAL DAN TANAM HIDROPONIK DI GROGOL Selatan

Universitas Budi Luhur menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bentuk nyata dari Pengabdian Kepada Masyarakat yang berupaya mewujudkan pendidikan yang lebih efektif dengan pendidikan nyata yang dialami langsung oleh mahasiswa.

Kelompok Mahasiswa Universitas Budi Luhur yaitu kelompok 20 di bawah bimbingan Ikhsan Rahdiana, S.Kom., M.Kom melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dalam kegiatan yang berlangsung Kelompok 20 selalu menerapkan protokol kesehatan. Tema yang di gunakan dalam kegiatan KKN ini yaitu “Meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya arti produktivitas di Era Covid-19 dengan berhidroponik”, Tema ini di ambil sebagai motivasi bagi masyarakat agar tetap bisa aktif berproduksi selama pandemi Covid-19 berlangsung

Kegiatan KKN ini dilakukan selama kurang lebih 10 hari dengan minggu pertama pada tanggal 11 – 15 Januari dan minggu kedua pada tanggal 18 – 22 Januari 2021, meliputi bersosialisasi dengan masyarakat, Bekerjasama dalam pembuatan tanaman hidroponik serta membuat mural pada dinding di sekitar lokasi

Kelompok KKN 20 mengadakan sosialisasi mengenai kegiatan bercocok tanam media hidroponik pada warga sekitar agar bisa jadi menjadi ketahanan pangan lokal dimasa pandemi. Sebagai pemahaman dengan berhidroponik, masyarakat tidak perlu berbelanja sayuran ke pasar atau pusat perbelanjaan sehingga terhindar dari bahaya penularan Covid-19.

Selain itu di tengah kondisi perkotaan yang minim Ruang Terbuka Hijau (RTH), Kelompok 20 memberikan edukasi, jika hanya dengan bermodal lahan sempit dan peralatan seadanya. Berhidroponik punya peluang dan manfaat besar untuk memenuhi kebutuhan gizi setiap anggota keluarga untuk menjadi salah satu solusi menghasilkan tanaman dengan praktis.

Selain itu Mahasiswa Universitas Budi Luhur juga melakukan pembuatan mural pada dinding di sekitar lokasi berupa lukisan ondel-ondel yang dapat dinikmati setiap warga yang melintas di kawasan ini sekaligus memperindah pemandangan di kawasan tersebut. 

Ketua RT mengatakan bahwa beliau sangat berterimakasih kepada mahasiswa KKN karena memberdayakan lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal untuk menyampaikan pesan yang bermanfaat daripada digunakan untuk hal-hal lain yang tidak memiliki esensi yang jelas.

Sumber:

Humas Universitas Budi Luhur

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

PEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI INSTITUT STIAMI SEBAGAI PENERIMA HIBAH TRACER STUDY KEMDIBUDRISTEK TAHUN 2021

STIAMI News- Institut Stiami berhasil lolos seleksi Program Fasilitasi Pelaksanaan Tracer Study berdasarkan SURAT KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Nomor : 2628/E2/WA.01.04/2021 perihal Pengumuman Hasil Seleksi Proposal Program Fasilitasi Pelaksanaan Tracer Study Tahun 2021.

Pemenang lolos seleksi dana hibah kali ini berjumlah 260 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, baik dari Pergurunan Tinggi Negeri (PTN) maupun Peguruan Tinggi Swasta (PTS). Hibah ini diberikan untuk membantu memfasilitasi proses kegiatan terkait pelaksanaan Tracer Study yang ada pada masing-masing Perguruan Tinggi dan hibah kali ini merupakan kali ke dua  kampus Institut Stiami dalam meraih program hibah.

Keberhasilan lulusan Perguruan Tinggi dalam memasuki dunia kerja merupakan salah satu indikator outcome pembelajaran dan relevansi Perguruan Tinggi bagi masyarakat. Dengan demikian, Perguruan Tinggi bertanggung jawab tidak hanya untuk melengkapi lulusan dengan kompetensi tertentu (output pembelajaran) tetapi juga wajib memfasilitasi, menjembatani lulusan memasuki dunia kerja, hingga melacak aktivitas para lulusannya setelah masa pendidikan tinggi, baik masa transisi maupun pergerakan mereka di dunia kerja.

Mengutip dari laman tracer study Kemdikbud, tracer study (online) ditujukan untuk melacak jejak lulusan/alumni yang dilakukan 2 tahun setelah lulus untuk mengetahui : Outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja (termasuk masa tunggu kerja dan proses pencarian kerja pertama), situasi kerja terakhir, dan aplikasi kompetensi di dunia kerja. Kedua, adalah output pendidikan yaitu penilaian diri terhadap penguasaan dan pemerolehan kompetensi serta proses pendidikan berupa evaluasi proses pembelajaran dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi.

Hasil tracer study akan membantu Perguruan Tinggi dalam mengetahui posisi lulusan yang telah terserap dalam dunia kerja serta menyiapkan lulusan sesuai dengan kompetensi yang diperlukan di dunia kerja. Hasil tracer study yang kemudian dilaporkan ke Direktorat Pendidikan Tinggi akan membantu program Pemerintah dalam rangka memetakan kebutuhan dunia kerja dengan pembangunan pendidikan di Indonesia.

Perguruan Tinggi yang dinyatakan lolos seleksi untuk mendapatkan dana Bantuan Program Fasilitasi Pelaksanaan Tracer Study Tahun 2021 akan diundang dalam pertemuan pemantapan pelaksanaan program Fasilitasi Pelaksanaan Tracer Study.

Sumber:

Humas STIAMI

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

SUKSESKAN TARGET PEMERINTAH, IPSM GELAR SENTRA VAKSINASI DI UNJ

Pandemi Covid-19 yang terus bergejolak saat ini membuat pemerintah melakukan berbagai upaya, seperti pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat hingga mempercepat target vaksinasi masyarakat. Pelaksanaan vaksinasi yang semakin dikebut guna menyukseskan target kekebalan kelompok membuat Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Nasional, sebuah wadah pekerja sosial masyarakat dibawah Kementerian Sosial Republik Indonesia tergerak untuk mengadakan kegiatan sentra vaksinasi di Gedung Raden Dewi Sartika Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur. Kegiatan sentra vaksinasi menyasar sejumlah kalangan: pilar sosial, mahasiswa, wartawan dan masyarakat umum dengan rentang usia 12 tahun ke atas. Adapun kuota harian yang ditargetkan mencapai 700 orang. Kegiatan vaksinasi dosis pertama dilaksanakan pada Rabu hingga Jumat (11-13/8), yang mana hari pertama juga bertepatan dengan Hari Libur Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1443 Hijriah. Sentra vaksinasi IPSM Nasional menggandeng beberapa unsur: Ikatan Alumni UNJ, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Kalbis Institute, UNJ, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) dan Pita Putih Indonesia.

Kegiatan sentra vaksinasi dibuka oleh Menteri Sosial, Tri Rismaharini. Dalam arahannya, Risma menyampaikan beberapa pesan penting. “Dari kegiatan ini, Pekerja Sosial Masyarakat harus tetap bergerak menjangkau masyarakat dalam menyukseskan program vaksinasi. Selain itu, kepada masyarakat, mari Bersama kita menyukseskan program pemerintah untuk mencapai target kekebalan kelompok. Melalui kekebalan kelompok, aspek kehidupan lainnya juga akan pulih,” tambahnya.

Ketua Umum IPSM Nasional, Giwo Rubianto Wiyogo mengapresiasi seluruh usaha yang telah dilakukan oleh seluruh panitia dalam mendukung terlaksananya vaksinasi ini. “Pujian setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh pendukung, baik kolaborator maupun sponsor. Kiranya melalui Kerjasama yang baik ini kita dapat mewujudkan Indonesia yang Tangguh, sesuai tema HUT RI ke 76: Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.” Papar Giwo dalam sambutannya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal IPSM Nasional, Andriansyah menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menyukseskan program vaksinasi. “

S.F.D. Arie Wibowo selaku ketua pelaksana vaksinasi mengatakan bahwa IPSM turut menyukseskan program pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid-19, khususnya melalui vaksinasi. “Kegiatan vaksinasi yang IPSM Nasional selenggarakan menjadi wujud kehadiran kami para pekerja sosial masyarakat dalam menyukseskan program pemerintah, khususnya melalui program vaksinasi. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, mari kita bangun Indonesia yang bebas Corona,” tutup Arie.

Tentang IPSM

Ikatan Pekerja Sosial Maysarakat (IPSM) merupakan perkumpulan profesi Relawan Sosial terlatih dan telah dikukuhkan melalui Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2019.

IPSM mewadahi warga masyarakat yang mempunyai jiwa pengabdian Sosial, kemauan dan kemampuan dalam menyelenggarakan kesejahteraan sosial serta telah mengikuti bimbingan atau pelatihan di bidang kesejahteraan sosial, yaitu terpenuhinya kebutuhan material, spiritual dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya

Sumber:

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Arie Wibowo / 081283999842

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

PEMBUKAAN KMMI INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA

Selasa, 3 Agustus 2021 – Institut Teknologi Indonesia Mengadakan Acara Pembukaan Program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia. Program Short Course Bersertifikat sebagai salah satu bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Acara dilangsungkan melalui daring, dihadiri oleh Perwakilan dari Kemendibud – Ristek, Pimpinan Perusahaan yang bekerja sama dalam penyelenggaraan Shortcourse KMMI, Para pejabat di lingkungan Institut Teknologi Indonesia (ITI).

Dalam sambutan sekaligus membuka acara yang dilangsungkan Pada pagi hari tersebut, Rektor ITI Dr. Ir. Marzan A. Iskandar, IPU menyapa seluruh peserta Short Course yang berasal dari berbagai kampus di seluruh Indonesia. Rektor ITI juga menyampaikan KMMI menawarkan alternatif pembelajaran yang lebih dinamis, kompetitif dan adaptif yang didorong oleh permintaan memperoleh keterampilan dan kompetensi yang diperlukan industri.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Belmawa Kemdikbud-Ristek Bapak Yon Sugiarto, beliau menyampaikan harapan agar program ini dapat diikuti oleh mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia dan dapat menyiapkan mahasiswa agar siap menghadapi dunia usaha dan dunia industri dengan skill & kompetensi yang didapat dari shortcourse.

Hadir juga mitra penyelenggara KKMI ITI untuk Shortcourse 1 Proses Heat Treatment untuk Peningkatan Kualitas Produk di Industri Alat Berat yaitu Bapak Pratjojo Dewo Presdir PT. Komatsu Indonesia dan Shortcourse 2 Agribisnis Sayuran Higienis di masa Pandemi yaitu Bapak Kunto Herwibowo Direktur CV. Spirit Wira Utama.

Dalam acara tersebut juga Tim KMMI ITI menyampaika tutorial penggunaan portal sce.iti.ac.id yang akan digunakan sebagai media pembelajaran pada shortcourse yang dilangsungkan. Dilanjutkan dengan tanya jawab terkait penggunaan portal dan proses belajar yang akan dilangsungkan. Tanya jawab mengenai program shortcourse dijawab langsung oleh ketua Shortcourse 1  Dr. Ir. Dwita Suastiyanti, M.Si dan ketua Shorcourse 2 Ir. Heru Irianto M.Si

Sumber:

Humas ITI

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN MENYELENGGARAKAN WORKSHOP “STRATEGI PUBLIKASI ARTIKEL PADA JURNAL INTERNASIONAL BEREPUTASI”

Jumat 16 Juli 2021
Melalui hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2021. Program studi teknik mesin ITI menyelenggarakan workshop “strategi publikasi artikel pada jurnal internasional bereputasi”.

Acara tersebut menghadirkan pakar dalam pembuatan jurnal yang sesuai standar internasional yaitu Dr. Mas Ayu Elita Hafizah S.Si, M.Si. Dan Dr. Maykel T.E. Manawan. S.Si. M.Si.

Acara yg diselenggarakan melalui daring tersebut dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Indonesia. Acara dibagi ke dalam dua sesi sesi pagi 09.30-11.30 dan sesi siang 13. 00-15. 30.

Dengan acara tersebut diharapkan seluruh peserta dapat mempelajari dan menghasilkan jurnal internasional bereputasi.

Sumber:

Humas ITI

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

Universitas Multimedia Nusantara Terpilih Menjadi Kampus Banten Maju 2019

Mendagri menyerahkan penghargaan Kampus Banten Maju kepada Rektor UMN (dok.KOMPAS)

TANGERANG – Universitas Multimedia Nusantara (UMN) terpilih menjadi Kampus Banten Maju dalam acara Anugerah Banten Maju 2019. Anugerah tersebut diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo kepada Rektor Universitas Multimedia Nusantara Ninok Leksono di Assembly Hall, Intermark Swiss-belHotel BSD pada Selasa (23/7).

Pada kesempatan tersebut, Ninok Leksono bersyukur dan berterima kasih atas anugerah yang didapatkan oleh UMN.

“Kita bersyukur bahwa kiprah UMN dalam bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat diakui telah ikut berkontribusi dalam membangun dan memajukan provinsi Banten. UMN mengucapkan terima kasih kepada Bapak Margiono dan pimpinan Rakyat Merdeka Group yang telah memprakarsai Anugerah ini,” ujar Ninok.

Ninok menjelaskan bahwa UMN telah ikut mengembangkan SDM (Sumber Daya Manusia) di wilayah Banten untuk berkarier di sektor ekonomi kreatif.

“Selama ini ada banyak orang muda dari wilayah Banten, khususnya Tangerang dan sekitarnya yang menjadi mahasiswa UMN dan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang baik. Ini berarti UMN telah ikut ambil bagian dalam mengembangkan SDM di wilayah Banten untuk berkarier di sektor ekonomi kreatif yang sedang marak dewasa ini,” jelas Ninok.

Selain itu, UMN juga telah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang memberdayakan masyarakat melalui literasi digital.

“Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat , UMN juga telah ikut meluaskan literasi digital kepada berbagai pihak di wilayah Banten,” lanjut Ninok.

Ke depannya, Ninok berharap UMN dapat menjadikan Banten Kota dan Kabupaten yang cerdas, memiliki masyarakat yang tinggi literasi digital dan memiliki industri kreatif yang berkembang.

Ke depannya, Ninok berharap UMN dapat menjadikan Banten Kota dan Kabupaten yang cerdas, memiliki masyarakat yang tinggi literasi digital dan memiliki industri kreatif yang berkembang.

“UMN akan terus berkiprah ambil bagian dalam memajukan Banten, dengan pengetahuan dan keahlian di bidang desain kreatif serta teknologi informasi dan komunikasi (ICT/Information and Communication Technology). UMN berharap bisa ikut membantu kota dan kabupaten di Banten menjadi kota dan kabupaten cerdas, masyarakatnya tinggi literasi digitalnya dan industri kreatifnya, kecil dan besar, makin berkembang,” tutup Ninok.

Proses pemilihan Anugerah Banten Maju 2019 dilakukan melalui serangkaian kegiatan riset dan seleksi Riset kualitatif dengan menggunakan metode pencarian Desk Research. Selanjutnya, dilaksanakan penjurian awal untuk menghasilkan kandidat penerima anugerah. Dilanjutkan dengan tahapan Media Monitoring dengan melakukan tracking berita yang dimuat di 9 media mainstream di Banten sejak Januari 2019 – Mei 2019. Tahap terakhir, yaitu melakukan proses seleksi akhir melalui penilaian oleh dewan juri profesional.(CRA)

Sumber:

Humas Universitas Multimedia Nusantara

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

Universitas Budi Luhur Sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Jakarta – Universitas Budi Luhur menggelar acara sosialisasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim.

Acara ini mengangkat tema “Sosialisasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka Tingkat Universitas Budi Luhur 2021” dan diselenggarakan secara hybrid (offline dan online) pada Jumat, 11 Juni 2021.

Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc mengatakan, kurikulum MBKM Budi Luhur dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa masuk ke industri kerja. Menurutnya, kampus harus mampu meningkatkan kemampuan keterampian mahasiswa seperti hard skill dan soft skil.  

“Kurikulum yang dirancang, sudah kita pikirkan hal tersebut bisa membantu mahasiswa kita masuk ke industri. Apa yang sudah dirancang oleh Kapordi bisa menjadi panduan kita bersama untuk implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kita harapkan, kuruikulum ini bisa meningkatkan daya saing mahasiswa Budi Luhur. Misalnya, mahasiswa kita cemplungkan ke laut biar dia merasakan. Nah ketika selesai kuliah, mahasiswa tersebut sudah merasakan dunia kerja itu seperti apa,” katanya. 

Senada dengan itu, Deputi Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Budi Luhur, Dr. Goenawan Brotosaputro, M.Sc menegaskan bahwa Budi Luhur merupakan kampus pelopor, “Kampus Merdeka”. Ia menjelaskan, mahasiswa di Budi Luhur diperbolehkan mengambil mata kuliah di fakultasi lain. 

“Budi Luhur ini pelopor kampus merdeka. Kenapa begitu? Jadi atas arahan Pendiri Yayasan Budi Luhur Cakti, Drs. Djaetun HS, ayo mahasiswa diberikan kebebasan dan jangan dikekang mahasiswa jangan diberi mata kuliah itu saja. Boleh mahasiswa pilih Prodi A, ambil mata kuliah prodi B. Kebebasan ini sudah kita akomodir. Nah Mas Menteri (Nadiem Makarim) ini pengusaha angkutan umum. Mas menteri punya pandangan berbeda, sehingga lulus kuliah bisa langsung dipakai industri,” jelasnya.

Sementara, Reviews Nasional Program MBKM, Anggraeni Dyah, ST, MT mengatakan, penerapan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka tidaklah mudah karena terdapat beberapa aturan yang harus dipenuhi. 

“Kita lihat kurikulum ini kita perhatikan sesungguhnya banyak aturan dan itu bukan hal yang mudah. Prodi mau seperti ini ternayata tidak, kita harus memperhatikan box kita, universities value-nya, KKNI-nya, MBKM-nya. Nah ini dasar kurikulum dulu,” katanya.

“Jadi bagaimana membuat kurikulum MBKM? Tentunya kita harus mengacu aturan pemerintah, aturan universitas kemudian kita bekerjasama dengan mitra,” jelasnya.

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan suatu terobosan baru dalam proses implementasi pendidikan di Indonesia. Budi Luhur salah satu kampus pelopor kampus merdeka berkomitmen menciptakan menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi unggul dan berdaya saing.

Sumber:

Humas Universitas Budi Luhur

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

TIM DARI MAHASISWA PERBANAS INSTITUTE BERHASIL MENANG DALAM KOMPETISI HIBAH KEWIRAUSAHAAN (HOKI)

Pada (30/3/2021) dua kelompok perwakilan Perbanas Institute berhasil menjadi enam kelompok terbaik pada program Hibah Kompetensi Kewirausahaan (HOKI). Sebelumnya kedua wakil dari Perbanas Institute telah melakukan seleksi proposal, dan juga presentasi, dan terpilih lah enam kelompok terbaik. Waktu pelaksanaan program Hoki sendiri dimulai pada 19 Februari 2021 hingga 30 Maret 2021.

Program yang diinisiasi oleh PT Pegadaian (PERSERO) ini ditujukan untuk elemen mahasiswa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi mahasiswa dalam berkwirausahaan, juga mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu Program Hoki juga bermanfaat untuk meningkatkan semangat mahasiswa dalam berkewirausahaan, mengingat tingkat rasio kewirausahaan harus lebih ditingkatkan lagi dari sebelumnya.

Selanjutnya kedua perwakilan dari Perbanas Institute akan melakukan pembinaan inkubasi kewirausahaan. 

Adapun kedua Tim wakil dari Perbanas Institute adalah:

  • Kelompok De’Palmore: Nurul Fitri, Ibrahim Hadi, Anugrah Alya Revanelli, Nur Kholifah Auliyanti (Prodi S1 Ekonomi Syariah).
  • Kelompok Allind: Muhammad Fauzan Yafie, Nurul Adita Islamiati, Nadia Nursyifa (Prodi S1 Manajemen).

Sumber:

Humas Perbanas InstituteHumas

LLDikti Wilayah III
——————————————————————————————————————-

Guru Besar di Lingkungan LLDikti Wilayah III Bertambah 4 Orang

Jakarta, (LLDikti III) – Penyerahan Surat Keputusan (SK) Profesor tentang Kenaikan Jabatan Akademik fungsional Dosen sebagai Profesor, telah diberikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc. kepada empat (4) Guru Besar, pada Kamis (05/08) di Ruang Ki Hajar Dewantara, Kantor LLDikti Wilayah III, antara lain :

  1. Dr. dr. Muhammad Haffizzurrachman Syarief, M.P.H dalam Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat.
  2. Dr. Yusi Anggriani, S.Si, M.Kes., Apt.
  3. Dr. Diena Mutiara Lemy, A.Par., M.M.
  4. Dr. dr. Bernadetha Nadeak, M.Pd., P.A.

Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc selaku Kepala LLDikti Wilayah III mengucapkan selamat atas dilantiknya Guru Besar di lingkungan LLDikti Wilayah III dan diharapkan dengan bertambahnya jumlah Guru Besar, maka peran ini diharuskan untuk dapat membina para junior-junior untuk segera menjadi Guru Besar. “Selamat kepada profesor-profesor baru karena ini adalah awal pembuktian untuk mempublikasikan karya-karya selanjutnya”. Ucap Prof. Agus.

Sumber :
Humas LLDikti Wilayah III
E-Mail : info.lldikti3@kemdikbud.go.id

——————————————————————————————————————-

Universitas Nusa Mandiri Giat Sosialisasikan Program Kampus Mengajar

JAKARTA — Kampus mengajar merupakan bagian dari kampus merdeka yang mengajak dosen dan mahasiswa seluruh Indonesia untuk aktif dalam program Kemendikbud ini. Tujuan program ini, dosen akan menjadi guru dan mengajar siswa/i Sekolah Dasar (SD) di wilayah 3T (terdepan, tertinggal dan terluar).

Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali memberikan sosialisasi program Kampus Mengajar dari Kemendikbud pada mahasiswa. Kegiatan ini telah terlaksana pada Rabu (23/6), secara daring pukul 10.00-11.00 WIB oleh Siti Masturoh, dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang telah lolos jadi dosen pembimbing lapangan angkatan satu tahun 2021 program kampus mengajar.

Siti Masturoh menyampaikan kampus mengajar menjadi bagian dari kegiatan mengajar di sekolah dan merupakan program kampus merdeka. Menghadirkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pembelajaran literasi dan numerasi di SD dan SMP seluruh Indonesia.

“Kampus mengajar bertujuan untuk membekali mahasiswa dalam menguasai berbagai keilmuan/keahlian yang berguna untuk memasuki masa depan, menjadi partner guru dan sekolah dalam melakukan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, Kamis (24/6).

Lalu, Siti juga memaparkan pada mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) perihal kriteria kampus mengajar, yaitu mahasiswa aktif minimal semester VI, diutamakan mempunyai pengalaman berorganisasi atau pengalaman mengajar, mendapatkan surat rekomendasi dari perguruan tinggi, dan tidak sedang mendaftar/mengikuti kegiatan MBKM yang lainnya.

“Adapun manfaat yang didapatkan untuk mahasiswa dalam program kampus mengajar yaitu mengembangkan diri khususnya kreativitas, kepemimpinan dan kemampuan interpersonal serta mendapatkan pengalaman nyata di lapangan, mampu mengasah kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Selain itu mendapatkan konversi sks untuk memenuhi syarat penyelesaian gelar sarjana sebesar maksimal 20 sks, mendapatkan penghargaan peserta program kampus mengajar dan dapat uang saku 1,2 juta perbulan dan potongan UKT maksimal 2,4 juta,” paparnya.

Sumber:

Humas Universitas Nusa Mandiri

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

Universitas Budi Luhur Kukuhkan Guru Besar Ilmu Manajemen Prof. Dr. Setyani Dwi Lestari, ME

Jakarta, 2 Juni 2021 – Ketua Program Magister Manajemen Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. Setyani Dwi Lestari ME, dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap bidang Ilmu Manajemen secara hybird (offline dan online) pada Rabu, 2 Juni 2021 pukul 10:00-11:30 WIB di Graha Mahardika Bujana, Jakarta.

Acara ini dipimpin oleh Prof. Dr. Moedjiono, M.Sc selaku Ketua Senat Universitas Budi Luhur dan Dr. Rusdiyanta, M.Si. selaku Sekretaris Senat Universitas Budi Luhur beserta Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc, MM dan para deputi dan dekan Fakultas Universitas Budi Luhur.

Prof Setyani mengangkat orasi pengukuhan Guru Besar dengan judul “E-commerce Berdasarkan Knowladge Manajemen Inovasi Dengan Sebagai Landasan Organisasi Resilien yang Kuat di Masa Covid-19”.

Dalam paparannya, Prof Setyani menggaris bawahi tuntutan kebutuhan era sekarang ini mengarah digital karena e-commerce mendorong dan merubah proses transaksi ekonomi masyarakat.

“Perkembangan era saat ini mengarah digital demi memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat yang sangat luas. Era digital ini tidak terlepas e-commerce yang mana menjadi kumpulan media yang menghubungkan individu dengan perusahaan untuk melakuakan transaksi pertukaran barang dan pertukaran informasi. Sehingga menjadi solusi bertahan di era saat ini,” paparnya.

Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc, MM, bangga atas pencapaian Prof Setyani yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen. Ia mengaku mengenainya sejak menjadi dosen di tahun 1984.

“Sebuah kebanggaan bagi kami yang menghasilkan profesor yang saya kenali beliau tahun 84. Saya masih asisten dosen, beliau waktu itu masih muda, dosen muda disangka mahasiswa karena kecil mungil. Sudah banyak karya beliau yang sudah dihasilkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan bertambahnya profesor diharapkan Budi Luhur semakin maju dan meningkatkan kualitas pendidikan.

“Untuk itu dengan bertambahnya profesor ini, semakin memajukan Budi Luhur secara visi dari kulalitas, visi dari kuantitas. Drs. Djtajun HS (pendiri Yayasan Budi Luhur Cakti) berharap memilik banyak profesor, Guru Besar. Dengan banyaknya guru besar di Budi Luhur maka menjadi universitas unggul di Jakarta,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc, mengapresiasi kepada Prof Setyani yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Budi Luhur. Menurutnya, Prof Setyani merupakan sosok pekerja keras dan ulet.

“Alhamdulillah, bersyukur kita tambah satu Guru Besar di Universitas Budi Luhur. Kami terus terang menanti bertambahnya prodi S3 manajemen tidak hanya kinerja naik tapi LLDIKTI III juga terangkat dan paling penting di Indonesia karena bidang ini sangat membantu dan berkontribusi bagi bangsa,” katanya.

“Kalau kita lihat track recode Bu Setyani merasa gemes dan greget. Kenapa? karena kegigihan dia. Beliau ini srikandi kalau sudah ngomong cepat, mudah-mudahan track recode ini sumber positif bagi Budi Luhur dan akan selalui menginspirasi Budi Luhur,” tuturnya.  

Sumber:

Humas Universitas Budi Luhur

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

LLDikti Wilayah III Apresiasi Universitas Moestopo Atas Penghargaan Inklusivitas ASIC 2021

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan selalu mendorong kampus untuk menjadi tempat tumbuh kembangnya potensi bangsa, serta melahirkan sumber daya unggul yang dapat membawa Indonesia jaya. Untuk itu, kampus harus menjadi tempat yang sehat, termasuk bebas dari antiintoleransi.

Hal ini juga tertuang dalam indikator kinerja Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi dalam Kepmendikbud Nomor 754 Tahun 2020, salah satunya adalah presentase Perguruan Tinggi Swasta yang mengimplementasikan tiga dosa, yaitu antiintoleransi, antikekerasan seksual, antiperudungan, dan antikorupsi.

Konsep pendidikan mengedepankan toleransi keberagaman untuk meningkatkan kemampuan diri dan menginspirasi masyarakat untuk berkontribusi lebih bagi negara yang dijalankan oleh salah satu Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, yaitu Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) yang baru-baru ini mendapatkan pengakuan dunia.

Pengakuan penerapan keberagaman beragama di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menjadi keunggulan pembeda terbukti melalui Penghargaan Inklusivitas ASIC 2021 diumumkan oleh Dr. Maurice Dimmock – Founder & Chairman ASIC secara daring pada 31 Maret 2021 dalam seminar internasional 2 hari bertema Education Beyond 2021, yang diselenggarakan oleh ASIC (Accreditation Service for International Schools, Colleges & Universities), badan akreditasi pendidikan internasional berpusat di Inggris.

“Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) percaya bahwa proses pendidikan merupakan proses seumur hidup. Semenjak berdiri, salah satu warisannya yang masih dipelihara hingga saat ini adalah memfasilitasi praktik kebebasan beragama dan berkeyakinan di kampus, melalui penyediaan tempat ibadah serta badan perwakilan mahasiswa dalam penyelenggaraan ibadah, berdoa, berdakwah, mengamalkan keyakinan dan perayaan hari keagamaan.” jelas Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn.

“Keberagaman agama merupakan harta dan jati diri bangsa yang sangat diperlukan untuk memajukan kehidupan di tengah dinamika perkembangan dunia. Agama adalah sarana untuk saling toleransi, berbagi kasih sayang, saling peduli, saling mendukung, saling menghormati, dan dasar persatuan bangsa yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri, mandiri, kreatif, inovatif, beretika untuk berkontribusi lebih bagi negara”, lanjutnya.

Kepala LLDikti Wilayah III, Prof. Agus Setyo Budi, M.Sc mengapresiasi dan turut bangga atas Penghargaan Inklusivitas ASIC 2021 yang diterima oleh Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). “selamat untuk Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), yang telah menunjukan dirinya di Indonesia dan mata dunia sebagai kampus dengan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan aman dalam hal toleransi beragama dan keberagaman. Semoga ini juga dapat menjadi inspirasi bagi Perguruan Tinggi lainnya di lingkungan LLDikti Wilayah III untuk selalu menciptakan iklim yang kondusif agar terwujudnya holistic wellness, maka seluruh bagian akan merasakan kebahagiaan, kegembiraan, dan semangat untuk berpacu dalam mengukir prestasi.”

Sumber:

Humas LLDikti Wilayah III

Humas Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

——————————————————————————————————————-

Universitas Trisakti: Demo pemeriksaan Covid-19 dengan Ge-Nose: Nyaman, Murah, Cepat, dan Akurat

Universitas Trisakti mengadakan acara demonstrasi penggunaan Ge-Nose yang telah dilaksanakan pada, Jumat, 8 Januari 2021 bertempat di Auditorium Gedung D, kampus A Universitas Trisakti.

Demo pemeriksaan Covid-19 dengan Ge-Nose tersebut dilakukan secara langsung oleh Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc.PhD selaku Rektor Universitas Trisakti dan dihadiri oleh para pimpinan yang berada dilingkup Universitas Trisakti serta perwakilan dari masing-masing Fakultas.

Dalam Demo penggunaan alat Ge-Nose, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc.PhD menyampaikan bahwa Ge-Nose merupakan alat yang mampu mendeteksi serta dapat mendiagnosis apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak, hanya dengan hembusan nafas. Ge-Nose ini dapat diartikan sebagai alat screening yangcepat.

Ge-Nose atau electronic nose merupakan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh dosen dari Universitas Gajah Mada sejak tahun 2008, yang sebelumnya fungsi dari penelitian ini digunakan untuk mendeteksi pasien TBC, namun pada akhirnya terus dikembangkan sehingga bisa mendeteksi virus Covid-19.

Sumber:

Universitas Trisakti

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

POLITEKNIK MEDIA KREATIF KUATKAN KUALITAS PENDIDIKAN HINGGA MERAIH AKREDITASI BAIK SEKALI

Pasca adanya kunjungan secara daring oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), kini Politeknik Media Kreatif meraih akreditasi baik sekali untuk kategori institusi.

“Kami sangat mengapresiasikan seluruh sivitas akademika Polimedia dan pihak yang telah mendukung penilaian ini, semoga ini menjadi motivasi bagi kita semua” tutur Purnomo, selaku Direktur Polimedia kepada wartawan secara daring (18/03/2021).

Pencapaian akreditasi ini juga didukung dengan prestasi yang diraih oleh dosen dan mahasiswa dari tingkat nasional hingga internasional. Selain itu, Polimedia memiliki output yang sudah dipatenkan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, seperti Virtual Lab kewirausahaan yang telah berdiri tahun 2010 dan mendapat Paten serta disahkan oleh Kemenhumham.

Akreditasi institusi tersebut merupakan pencapaian yang pertama kalinya sejak Polimedia didirikan pada tahun 2008. Selama 12 tahun lebih, Polimedia terus meningkatkan kualitas pendidikannya mulai dari perkuliahan, sarana prasarana, hingga fasilitas pendukung lainnya agar semakin ditingkatkan. Besar harapannya agar dapat mewujudkan perguruan tinggi vokasi yang menguatkan Indonesia.

LLDikti Wilayah III mengapresiasi pencapaian akreditasi baik yang diraih oleh Politeknik Media Kreatif, penilaian baik untuk institusi ini merupakan langkah yang baik pula dalam menambah ataupun memajukan Perguruan Tinggi yang gemilang di wilayah Jakarta.

Sumber:

Humas Polimedia

Humas LLDikti Wilayah III

Foto (oleh: http://possore.com/2021/03/18/membanggakan-politeknik-negeri-media-kreatif-raih-akreditasi-baik-sekali/)

——————————————————————————————————————-

Universitas Esa Unggul Sukses Jadi Tuan Rumah Indonesia Korean Festival 2021

Universitas Esa Unggul kembali menggelar Indonesia Korean Festival (IKOFEST) 2021, acara ini tidak seperti tahun lalu yang diselenggarakan secara offline di Ballroom Aula Kemala, kali ini IKOFEST 2021 digelar secara daring, Jumat 26 Februari 2021.

Salah satu panitia penyelenggara IKOFEST, Rosalina Nugraheni Wulan Purnami, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk kerjasama antara Hangari club Korea Indonesia dengan Universitas Esa Unggul dalam hal ini Lembaga Bahasa dan Kebudayaan UEU.

“Acara ini setiap tahun digelar, dua kali berturut-turut UEU menjadi tuan Rumah dalam Festival ini, kita patut berbangga karena UEU secara konsisten dan maksimal menyelenggarakan Festival yang positif ini,” ujarnya.

Dalam festival ini, terdapat beberapa penampilan yang disuguhkan, diantaranya penampilan Song Cover, Dance Cover, Tari-tari Kontemporer, dan penampilan spesial dari Youtuber Korea yakni Bung Korea. Penyelenggaraan IKOFEST 2021 ini diharapkan dapat segera diselenggarakan kembali ditahun-tahun berikutnya, dan dapat digelar lebih meriah, serta menghibur seluruh Sivitas maupun masyarakat.

“Di tengah keterbatasan yang terjadi saat ini, IKOFEST berlangsung dengan lancar, meskipun diselenggarakan secara daring dan menerapkan siara Tunda, namun vibenya sangat spesial dan terasa meriah, terima kasih juga kepada tim Podcast Markom UEU yang telah membantu,” ucapnya.

Sumber:

Khairur Rasyid (Universitas Esa Unggul)

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

UNIVERSITAS MERCU BUANA RANKING 3 NASIONAL KBMI DARI KEMENDIKBUD

Dalam rangka mendukung tumbuhnya para pengusaha muda di perguruan tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melaksanakan Kegiatan Bisnis Manajemen Indonesia (KBMI) setiap tahunnya yang diikuti oleh berbagai mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Dalam situasi pandemi, acara ini tetap berlangsung melalui webinar yang diselenggarakan pada 8 September 2020 dengan menggunakan aplikasi zoom.

Perkembangan karakter bagi wirausahawan muda ini bertujuan untuk mengembangkan ataupun merintis usaha yang dimiliki oleh mahasiswa. Sebanyak 7 tim dari Universitas Mercu Buana telah memenangkan kompetisi dana hibah Program Kegiatan Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI). Dana hibah yang diberikan bertujuan untuk modal untuk pengembangan usahanya dari Kemendikbud dengan total yang didapatkan sebesar Rp. 114.500.000.

Acara ini diikuti oleh Wakil Rektor Akademik – Dr. Yuli Harwani, MM, Kepala Pusat Pengembangan Kewirausahaan UMB – Dr. Wachyu Hari Haji, Direktur Pembelajaran – Dr. Rina Astini, MM, Direktur Kemahasiswaan – Danto Sukmajati, Ph.D, wakil dekan, kaprodi, dosen pembimbing dan mahasiswa.

“KBMI ini adalah kegiatan tahunan oleh Kemendikbud, Universitas Mercu Buana lolos menjadi ranking ke-3 Nasional untuk kegiatan KBMI”, ujar Wachyu Hari Haji.

Berikut nama-nama mahasiswa yang lolos dalam KBMI 2020: 1. Adi Kurniawan. Dengan nama bisnis Siomay Pelangi Yummy dari program studi Advertising and Marketing Communications memiliki total hibah Rp.12.000.000 2. M.Erwin Ferdiansyah. Dengan nama bisnis Sate Gambal Genah dari program studi Manajemen s1 memiliki total hibah Rp. 18.000.000 3. Mohamad Hasbih. Dengan nama bisnis Travalal.com dari program studi Manajemen s1 mimiliki total hibah Rp.18.000.000 4. Chairunnisa. Dengan nama bisnis Bongsang dari program studi Psikologi manajemen s1 memiliki total hibah Rp.15.000.000 5. Iwanda Ferandy. Dengan nama bisnis Tokowadah dari program studi Teknik Sipil memiliki total hibah Rp. 18.000.000 6. M.Fachmie Akbar. Dengan nama bisnis MB Porous dari program studi Teknik Sipil memiliki total hibah Rp.15.500.000 7. Agus Andrianto. Dengan Nama bisnis Semangat Djoeang Woodart dari program studi Teknik mesin memiliki total hibah Rp. 18.000.000.

Universitas Mercu Buana mendapat apresiasi dari LLDikti Wilayah III atas prestasi mahasiswanya dalam menumbuhkan serta mengembangkan jiwa entrepreneurship. Semoga dengan adanya kegiatan pengembangan bisnis ini dapat menumbuhkan pengusaha muda demi kemajuan dunia bisnis di Indonesia.

Sumber:

Priyo Wahyudi (Universitas Mercu Buana)

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

Binus University Raih
5 Stars dari QS Stars World University Rating System

BINUS UNIVERSITY terus mewujudkan pendidikan berkelas dunia melalui semangat membina dan memberdayakan masyarakat. Wujud komitmen tersebut diapresiasi dengan pengakuan pada level internasional, mendapatkan rating 5 Stars dari QS Stars World University Rating System atas komitmen peningkatan kualitas dalam bidang Teaching, Employability, Academic Development, Internationalization, Facilities, Social Responsibility, dan Inclusiveness. Selain itu, program Online Learning BINUS UNIVERSITY juga mendapatkan pengakuan 5 Stars. Pencapaian ini menjadikan BINUS UNIVERSITY sebagai satu-satunya Universitas di Indonesia yang mendapatkan pengakuan rating 5 Stars overall.

Sebelumnya, BINUS UNIVERSITY telah masuk ke dalam Top 1000 QS World University Rankings 2021, Peringkat 227 QS Asia University Rankings 2021, Top 500 QS World University Rankings by Subject 2021 – Computer Science and Information Systems, serta Posisi 301-500 pada QS World Graduate Employability Rankings 2020.

Sumber:

Humas Binus University

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

Universitas Bina Nusantara termasuk dalam Top 6 Indonesian Universitises pada peringkat QS World University Rankings by Subject 2021(Computer Science and Information Systems)

LLDikti Wilayah III mengucapkan selamat kepada Universitas Bina Nusantara karena berhasil menempati peringkat 451-500 QS World University Rankings by Subject 2021 (Computer Science and Information Systems), terhadap lebih dari 1,453 institusi perguruan tinggi di 157 lokasi di dunia.

Di Indonesia, Universitas Bina Nusantara menempati posisi ke-5 di antara 6 perguruan tinggi dalam kategori ini.

Sumber:

Humas Binus University

https://www.topuniversities.com/universities/bina-nusantara-university-binus

Humas LLDIKTI III

——————————————————————————————————————-

Universitas Nasional Raih 4 Bintang dari Qs Stars Rating System Tahun 2021/2024

Universitas Nasional (Unas) berhasil mendapatkan penilaian bintang 4 dengan poin 588. Bintang 5 dalam kategori teaching, online learning, dan inclusiveness dan bintang 4 diraih dari kategori employability dan academic development. Sementara pada kategori internationalization, social responsibility, dan program strength yang diraih oleh Program Studi Manajemen, memperoleh bintang 3.

LLDikti Wilayah III mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Universitas Nasional karena berhasil meraih bintang 4 pada QS Stars University Ratings.

Lembaga Quacquarelli Symonds (QS) Star melakukan pemeringkatan berdasarkan sistem evaluasi rating terkait inovasi, keterbukaan, layanan pendidikan yang meliputi penelitian, pengajaran, kebermanfaatan terhadap masyarakat sekitar (community service), dan juga terkait dukungan sumber daya.

Sumber:

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

LSPR Terbitkan COMMENTATE Journal of Communication Management

Setelah mengelola Communicare Journal of Communication Studies dan Journal of Servite, LSPR Communication & Business Institute menambah satu jurnal lagi yaitu Commentate Journal of Communication Management. Commentate merupakan jurnal bidang komunikasi dan manajemen yang dikelola oleh Postgraduate Programme (PGP), dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR.

Commentate telah menerbitkan artikel Volume 1 No. 1 dan No. 2 yang dipublikasikan pada tahun 2020. Nama jurnal COMMENTATE memiliki arti yang berasal dari dua konsep. Pertama, COMMENTATE merupakan kepanjangan dari Communication Management in Postgraduate Studies. Kedua, COMMENTATE dalam terjemahan Bahasa Indonesia, memiliki arti komentator pada kegiatan olahraga. Filosofi ini memiliki arti bahwa artikel yang diterbitkan di jurnal ini memiliki jiwa sportivitas dalam menangkap berbagai fenonema komunikasi yang ada di masyarakat. COMMENTATE memiliki ruang lingkup topik seperti: Komunikasi Perusahaan, Komunikasi Media (mainstream dan digital), Hubungan Masyarakat, Komunikasi Bisnis, Komunikasi Hiburan, Komunikasi Global, dan Manajemen Komunikasi. Terbit dua kali dalam setahun, setiap bulan Juni dan Desember.

Dr. Rino F. Boer Editor in Chief Commentate Journal of Communication Management, menyatakan bahwa jurnal ini dikelola berdasarkan kebutuhan dunia akademis dan kontribusi praktis secara nyata dalam mengamati dan memahami fenomena dunia komunikasi dalam realitas sosial. Ia memaparkan, “Galian ilmu pengetahuan dari kampus patut diimplementasikan pada masyarakat luas. Fenomena komunikasi yang dikonstruksi di dalam penelitian ilmiah wajib dipublikasikan sehingga dapat diakses oleh berbagai pihak agar bermanfaat tidak hanya secara akademis, tetapi manfaat praktis bagi dunia usaha dan pelaku bisnis. Commentate hadir sebagai media publikasi yang menjembatani dunia akademik dengan dunia sosial”. Seiring dengan kebutuhan publikasi artikel ilmiah yang menjadi syarat kelulusan bagi mahasiswa di Strata-2, ia menambahkan, “Commentate diadakan untuk menjadi wadah bagi seluruh mahasiswa PGP untuk mengeksplorasi potensi dirinya menjadi penulis ilmiah professional dalam bidang pekerjaannya masing-masing”. Jurnal ini dapat diakses melalui http://journal.lspr.edu/index.php/commentate/about.

Pembukaan Jurnal Komunikasi dan Manajemen di LSPR mendapatkan apresiasi dari pihak LLDikti Wilayah III. Berkat penambahan jurnal tersebut, LSPR dapat membuktikan bahwa jurnal yang dibentuk dapat menjadi wadah untuk para peserta didik untuk semakin memperdalam ilmunya. Kami berharap untuk seluruh kampus yang berada di bawah naungan LLDikti Wilayah III dapat terus memajukan perkembangan jurnal di kampusnya.

Sumber:

Tim Humas LSPR – Febrina Ramadyanti

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

UBSI: 7 Mahasiswa Lolos Seleksi dan Siap Mengikuti Program Bangkit – Kampus Merdeka KEMDIKBUD

Dalam rangka mendukung kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Universitas Bina Sarana Informatika menjadi salah satu perguruan tinggi yang akan menerapkan sebuah kebijakan tersebut pada tahun 2021 ini. Melalui program Bangkit, Universitas Bina Sarana Informatika telah berpartisipasi dalam menyukseskan kebijakan yang telah dibentuk oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Pak Nadiem Makarim.

Program Bangkit merupakan sarana untuk pematangan kesiapan karir yang dibuat oleh Google dan dijalankan atas dukungan dari berbagai perusahaan seperti dari Gojek, Tokopedia, Traveloka dan Deeptech Foundation. MoU yang telah disepakati tersebut sudah ditandatangani oleh Google dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, sehingga pihak universitas tidak perlu mendapatkan atau menandatangani MoU dengan Google/Bangkit.

Program ini dirancang untuk memberikan peserta sebuah paparan langsung dengan praktisi dari industri dan akan mempersiapkan peserta dengan keterampilan yang relevan untuk mencapai karir yang sukses di perusahaan teknologi yang terkemuka. Peserta dapat memilih dari jalur Android, Cloud, atau Machine Learning, selain ketiga hal tersebut mereka juga akan mempelajari keterampilan penting seperti metodologi berpikir desain, kepemimpinan, komunikasi, dan keterampilan presentasi. Setelah berhasil menyelesaikan program ini, peserta akan diundang ke pameran karir virtual, disana mereka akan memiliki akses peluang kerja di perusahaan terkemuka di Indonesia.

Pada akhir semester, sepuluh tim proyek akhir akan dipilih untuk pengembangan lebih lanjut termasuk dana inkubasi hibah dan dukungan dari universitas mitra Bangkit yang ditugaskan. Harapannya melalui proses ini, dapat membantu untuk membentuk angkatan berikutnya dari startup teknologi yang sukses di Indonesia. Peserta yang menyelesaikan program ini akan memenuhi syarat (tergantung persetujuan universitas peserta) hingga 20 kredit studi universitas (SKS).

Ketujuh mahasiswa yang lolos seleksi tersebut berasal dari kampus Sukabumi yang terdiri dari enam mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer dan satu mahasiswa Program Studi Sistem Informasi. Salah seorang mahasiswa yang lolos, Farhan Fauzan mengungkapkan rasa syukurnya, “Alhamdulillah saya sangat senang dan bersyukur bisa lolos seleksi dari ribuan peserta yang mendaftar dan terpilih mengikuti program Bangkit ini, mudah-mudahan kesempatan ini bisa saya manfaatkan untuk belajar dari pengetahuan dan pengalamanan para instruktur yang berkualitas”.

Melalui Program Bangkit diharapkan lulusan Universitas Bina Sarana Informatika tidak hanya memiliki gelar sarjana semata tetapi memiliki kualifikasi dan keterampilan yang mumpuni dan siap berperan dalam perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia.

Pencapaian yang diraih oleh ketujuh mahasiswa dari UBSI tersebut telah mendapatkan apresiasi dari LLDikti Wilayah III. Kelulusan seleksi tersebut merupakan sebuah keberhasilan yang sangat menguntungkan bagi Universitas Bina Sarana Informatika. Semoga kedepannya seluruh universitas yang berada di bawah naungan LLDikti Wilayah III dapat menunjukkan kesuksesan dari setiap aspek yang terdapat dalam setiap perguruan tinggi. 

Sumber:

Tim Humas Universitas Bina Sarana Informatika

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Civitas Akademika Institut STIAMI Mengikuti Pengukuhan Relawan Pajak 2021 oleh Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Jakarta Pusat

Civitas Akademika Institut STIAMI telah menentukan pihak yang terpilih sebagai Relawan Pajak mengikuti pengukuhan Relawan Pajak 2021, total peserta yang dipilih oleh Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Jakarta Pusat adalah sebanyak 160 orang melalui via daring pada Kamis, 25 Februari 2021.

Relawan Pajak 2021 pada tahun ini bukan hanya dari para mahasiswa Institut STIAMI saja, akan tetapi terdapat 20 orang dosen pengajar Institut STIAMI yang menjadi relawan pajak 2021. Hal tersebut dapat meningkatkan segi kualitas asistensi relawan pajak saat mendampingi wajib pajak dalam pelaporan SPT Tahunan. Keterlibatan aktif kampus dalam program relawan pajak tidak hanya sebagai cara mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi peserta didik.

Selain itu, program relawan pajak menjadi salah satu bagian dari upaya otoritas untuk meningkatkan kesadaran pajak dalam jangka panjang. Pasalnya, mahasiswa yang menjadi relawan pajak merupakan calon pembayar pajak pada masa depan ketika sudah lulus dan masuk pasar tenaga kerja.

Kepala Kanwil DJP Jakarta Pusat, yaitu Bapak Yunirwansyah menyampaikan suatu apresiasi kepada seluruh civitas akademika Institut STIAMI karena konsisten berpartisipasi dalam program relawan pajak selama 3 tahun terakhir. Program relawan pajak di Jakarta Pusat masuk jajaran terbaik pada tingkat nasional.

Survei pada 2020 secara nasional untuk relawan pajak menempatkan Jakarta Pusat pada posisi ketiga. Prestasi sebagai peringkat ketiga secara nasional menandakan adanya kepuasan wajib pajak terkait dengan asistensi relawan pajak dalam pelaporan SPT Tahunan. Kepala Kanwil DJP Jakarta Pusat mengharapkan agar prestasi tersebut dapat dipertahankan maupun ditingkatkan dengan yang lebih baik lagi untuk kedepannya.

Pencapaian tersebut memperoleh apresiasi dari pihak LLDikti Wilayah III, Institut STIAMI telah membuktikan kemampuan dari setiap civitas akademiknya untuk memperjuangkan upayanya demi hasil akhir dari kerja kerasnya yang dapat membanggakan kampus dan juga membanggakan wilayah nya. Dari hasil perolehan tersebut, diharapkan dapat terus memberikan semangat dan contoh bagi kampus-kampus lainnya yang berada dinaungan LLDikti Wilayah III.

Sumber:

Tim Humas Institut STIAMI

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Dosen FEB Unas Jadi Presenter Terbaik Dalam Kegiatan Call For Papers ‘Peran Akuntansi Dalam Pemulihan UMKM Pasca Pandemi’

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nasional (Unas), Dr. Zumratul Meini, S.E., M.S.E., M.S.Ak., telah menjadi presenter terbaik dalam kegiatan seminar nasional dan Call for Papers, yang diselenggarakan oleh program studi D3 Akuntansi Universitas Pamulang, Provinsi Banten. Kegiatan ini dilakukan secara virtual pada Selasa, (03/11).

Melalui tema ‘Peran Akuntansi Dalam Pemulihan UMKM Pasca Pandemi’, Zumratul mempresentasikan penelitiannya mengenai akuntansi keuangan dengan judul “Tinjauan Kembali Pengaruh Tingkat Adopsi IFRS terhadap Persistensi Laba Perusahaan”.

Dalam kegiatan tersebut, penelitiannya berhasil masuk ke dalam 15 paper terpilih yang akan dipublikasikan ke jurnal terakreditasi SINTA (Science and Technology Index). Kemudian, ia meraih penghargaan best presenter dari 15 penelitian yang dipresentasikan.

Dihubungi oleh Humas Unas, Zumratul mengatakan, publikasi dan presentasi penelitian merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh dosen sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Menurutnya, salah satu bentuk publikasi yang bisa dilakukan oleh dosen ialah dengan mengikuti seminar nasional dan Call for Papers.

“Kegiatan ini merupakan salah satu peluang bagi dosen untuk bisa publikasi penelitian. Selain itu, call for papers juga dapat memudahkan dosen untuk mendapatkan masukan-masukan yang bisa bermanfaat bagi penelitiannya,” jelasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (10/11).

Di samping mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, lanjutnya, publikasi penelitian dosen juga bermanfaat bagi akreditasi prodi dan institusi. “Jadi setiap semesternya kami (dosen) memang diwajibkan untuk penelitian. Baik secara individu maupun kolaborasi dengan sesama dosen maupun mahasiswa. Hal ini juga bermanfaat bagi akreditasi,” tuturnya.

Perempuan kelahiran Bandar Lampung, 1 Mei 1975 itu berharap, setiap dosen dapat terus melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, karena ini merupakan kewajiban bagi setiap tenaga pendidik di institusi pendidikan.

“Setiap dosen harus bersemangat dalam melakukan penelitian, di samping pengajaran dan pengabdian. Kampus Unas juga mendukung penuh terhadap penelitian yang dijalankan baik dosen maupun mahasiswanya. Oleh sebab itu. hal ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” tutupnya.

Perolehan prestasi oleh salah satu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Nasional mendapatkan ucapan selamat dari pihak LLDikti Wilayah III. Berkat penelitian yang dilakukan oleh beliau, dapat menjadikan universitas semakin terdepan dalam pembekalan ilmu dan juga prestasi. Diharapkan dengan adanya keberhasilan tersebut, universitas yang berada di bawah naungan LLDikti Wilayah III dapat memunculkan insan cerdas yang dapat mengharumkan nama universitas dan juga wilayah yang diduduki.

Sumber:

Tim Humas Universitas Nasional

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Kenalkan Ekonomi Digital Lewat Tiktok, Dzulha Khoerunisa dari universitas Nasional Masuk ke Dalam 10 Besar Karya Terbaik Smartfren Competition

Jakarta (Unas) – Dzulha Khoerunisa, mahasiswa program studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nasional (Unas) kenalkan ekonomi digital lewat konten Tiktok. Ia berhasil masuk ke dalam 10 besar karya terbaik dalam perlombaan smartfren competition tingkat nasional yang digelar oleh Institut Pertanian Bogor (IPB).

Melalui tema “Edukasi Ekonomi Kala Pandemi”, Dzulha mengatakan, ekonomi digital di Indonesia kini semakin berkembang akibat adanya pandemi Covid-19. “Dengan adanya pandemi maka masyarakat lebih banyak yang menggunakan internet sebagai jual beli hingga memperoleh penghasilan,” kata perempuan yang hobi berbisnis itu, saat diwawancarai oleh Humas Unas, Sabtu (21/11).

Oleh sebab itu, lanjutnya, penting bagi masyarakat untuk mengetahui dampak negatif dan positif dari tren ekonomi digital tersebut. Ia menilai, kondisi ini tidak sepenuhnya membuat masyarakat dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terpuruk, tetapi bisa lebih maju karena didukung oleh internet sebagai peran utama dalam rangka social distancing.

Melalui video berdurasi 44 detik itu, ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan teknologi saat ini sebagai ajang memasarkan produk. Selain itu, sebagai media hiburan, Tiktok diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media informasi yang baik bagi masyarakat.

“Saat ini media sosial Tiktok juga sedang tren di semua kalangan, semoga  dengan hadirnya Tiktok dapat menjadi media informasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tutup Dzulha.

LLDikti Wilayah III turut berbangga atas kreativitas yang dimiliki oleh salah satu mahasiswi yang menempuh Pendidikan di Universitas Nasional, tepatnya di jurusan studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Pembuatan edukasi di platform digital saat ini merupakan langkah yang sangat bagus untuk mendapatkan sasaran yang tepat, terutama pada masa pandemi banyak kalangan yang menggunakan sosial media untuk memperoleh informasi penting. Harapannya dengan pembuatan konten di platform digital tersebut, dapat menumbuhkan semangat bagi generasi muda sekarang untuk mengedukasi khalayak, khususnya untuk universitas dan mahasiswa yang berada di naungan LLDikti Wilayah III.

Sumber:

MPR UNAS

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Mahasiswa IKB LSPR memenangkan Virtual Wushu Championship 2020 – Series 2

LSPR kembali menumbuhkan sosok pemenang dari Virtual Wushu Championship 2020 – Seri 2. Kemenangan tersebut diraih oleh Goldien Esra Tugandhana dari MMC23-3TP Batch 23 dengan Juara 3 – Men Wing Chun Mok Yan Jong D, yang diselenggarakan secara online pada 1 Desember – 10 Desember 2020. Perlombaan tersebut mewakili LSPR dan Indonesia, acara ini diselenggarakan oleh Indonesia Wushu Association dan didukung oleh Indonesia Kementerian Pemuda dan Olahraga. Tujuan kompetisi ini untuk meningkatkan prestasi Wushu Indonesia dan memiliki 3 kategori: Junior A, Junior B, dan Junior C.

Pencapaian yang diraih mahasiswa LSPR tersebut mendapatkan apresiasi dari LLDikti Wilayah III karena telah memperoleh hasil prestasi yang gemilang. Dari perolehan tersebut, LSPR telah membuktikan bahwa terdapat mahasiswa dan mahasiswinya yang masih memiliki semangat untuk memperoleh kemenangan. Semoga kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik LSPR tersebut, dapat menjadi contoh atau tumpuan dalam memajukan semangat bagi mahasiswa-mahasiswi lainnya.

Sumber:

Tim Humas LSPR – Febrina H

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————

Tim 99 UBSI Angkat Tema ‘Corona Pelopor Revolusi Bisnis’

Tiga orang mahasiswi kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Akuntansi (SIA)  ini  terdiri dari Nila Nuur Khomariyah, Juwantri, Isabela. Mereka tergabung dalam satu tim yang diberinama Tim 99. Tim ini mewakili prodi SIA ikut Accounting Information System Competition 2020 dengan tajuk lomba video kreatif akuntansi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Diploma Sistem Informasi Akuntansi Fakultas Ilmu Terapan Telkom University.

Tim 99 berhasil meraih juara ketiga tingkat nasional di ajang kompetisi ini. Mereka mengangkat tema ‘Corona Pelopor Revolusi Bisnis’ pada kategori lomba Manajeman & Bisnis. Pendaftaran lomba dimulai sejak Agustus dan masuk babak penilaian 20 besar (04/09), kemudian dinilai kembali (19/09) dan berhasil masuk di tiga besar pemenang lomba. Tim 99 meraih juara ketiga dengan mengalahkan tim dari perguruan tinggi swasta lainnya.

Sifa Fauziah, dosen pendamping Tim 99 mengatakan mahasiswi-mahasiswi prodi SIA ini begitu bersemangat dan produktif dalam berkarya. “Mereka memaksimalkan segala usaha dan kreativitas mereka dalam membuat video kreatif ini, hasil dari kreativitas mereka di share pada Link Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=HhcgR0aPPlM&feature=youtu.be,” ujar Sifa.

Nila Nuur Khomariyah,  ketua Tim 99 menjelaskan latar belakang tema Corona Pelopor Revolusi Bisnis’ yang diangkat bersama timnya. Hal ini merujuk pada kondisi saat ini, di tengah masa pandemi yang disebabkan penyebaran virus Corona.

“Banyak bisnis dan para pengusaha yang gulung tikar dan merugi. Namun, melalui video kreatif ini kami Tim 99 mengajak Young Entrepreneur tidak perlu khawatir dan takut dalam menghadapi masa sulit ini, terlebih dalam memanage bisnis di tengah dan setelah pandemi,” ujar Nila dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id.

Ia menjelaskan seorang pengusaha perlu pahami terlebih dahulu dampak dari Corona pada usaha bisnis yang dijalankan melalui perubahan perilaku konsumen dan transformasi digital saat ini.

“Selain itu para pebisnis juga perlu tahu strategi bisnis yang perlu disiapkan dalam menghadapi ‘New Normal’ yakni memanfaatkan digital marketing, menaikkan omset secara vertikal, melakukan kolaborasi, inovasi yang relevan, membuat financial projection untuk manajemen resiko,” papar Nila.

Nila juga menambahkan strategi ini amat penting bagi usaha bisnis yang sedang dijalankan untuk tetap bertahan di tengah masa sulit saat ini.

“Kami sangat berharap, video ini dapat membangkitkan semangat dan memberi pengetahuan kepada para pengusaha muda dalam menghadapi dampak krisis akibat Corona dan siap untuk menghadapi era ‘New Normal’,” tutup Nila.

Perombaan yang diikuti oleh Tim 99 Universitas Bina Sarana Informatika mendapatkan apresiasi dari pihak LLDikti Wilayah III. Berkat kemenangan yang diraih oleh mereka, Universitas Bina Sarana Informatika dapat membuktikan bahwa keberhasilan setiap perlombaan tidak hanya didapat melalui situasi yang mendukung, melainkan semasa pandemi pun mahasiswa dan mahasiswi dari kampus manapun dapat mengikuti perlombaan dan mendapat kejuaraan tersebut. Kami berharap untuk seluruh kampus yang berada di bawah naungan LLDikti Wilayah III dapat selalu menunjukkan prestasi demi pendidikan Indonesia yang lebih baik lagi.

Sumber:

Tim Humas Universitas Bina Sarana Informatika

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

Capaian Mahasiswa IKB LSPR dalam lomba pidato Piala Rektor Bina Darma ke-8

Agnes Angela dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR mendapatkan anugerah “Special Cash Prize” dengan meraih juara 1 dalam lomba pidato Piala Rektor Bina Darma (8thBDRT) ke-8.

Kompetisi ini diselenggarakan secara online oleh Komunitas Bahasa Inggris Sumatera Selatan Universitas Bina Darma. Untuk penyerahan babak penyisihan telah dimulai pada tanggal 17 Desember 2020 dan untuk pengajuan babak final pada tanggal 19 Desember 2020. 8thBDRT memiliki 4 cabang kompetisi yang terdiri dari Speech, Debate, Story Telling, dan Spelling Bee yang diperuntukkan bagi seluruh siswa di tingkat SMA dan universitas di Indonesia. 8thBDRT 2020 bertujuan untuk memfasilitasi para peserta dalam meningkatkan keterampilan Public Speaking mereka, keterampilan berbahasa Inggris, serta menyalurkan bakat mereka.

Pencapaian yang diraih mahasiswi LSPR tersebut mendapatkan ucapan selamat dari LLDikti Wilayah III atas hasil prestasi yang gemilang. Dari perolehan tersebut, LSPR telah membuktikan bahwa terdapat mahasiswa dan mahasiswinya yang masih memiliki semangat untuk menekuni bidang akademik, khususnya bidang perlombaan pidato. Semoga kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik LSPR tersebut, dapat menjadi contoh atau tumpuan dalam memajukan semangat bagi mahasiswa-mahasiswi lainnya.

Sumber:

Tim Humas London School of Public Relations

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Dua Mahasiswa Universitas Bunda Mulia Terpilih Dalam Program Bangkit 2021

Kampus merupakan wadah dalam mengasah ilmu dan pembelajaran berkualitas bagi generasi bangsa dan wajib memaksimalkan potensi para mahasiswanya. Tidak hanya melalui pembelajaran teori yang menyokong konsep berfikir, namun juga melalui kegiatan pengembangan skill yang dapat menyelaraskan kebutuhan praktis di dunia industri.

Dari hal tersebut, Universitas Bunda Mulia mendukung program pemerintah yang berasal dari Kementrian Pendidikan Republik Indonesia, yaitu Program Bangkit 2021. Maka, telah terpilih dua mahasiswa UBM berprestasi yang dianjurkan untuk mengikuti program bergengsi ini, yaitu Samuel Imanuel Jordan dan Edwin Leonard Salim.

Bangkit merupakan singkatan dari Bangun Kualitas Manusia Indonesia yang merupakan sebuah program pengembangan dan pembinaan skill teknologi bagi mahasiswa terpilih, bertalenta, berkualifikasi, dan termotivasi secara digital. Program ini merupakan hasil kerjasama antara Dirjen Pendidikan Tinggi bersama perusahaan teknologi terkemuka dunia yaitu Google dan beberapa perusahaan teknologi pelopor di Indonesia yaitu Gojek, Tokopedia dan Traveloka. Dalam Program Bangkit 2021 ini nantinya generasi berprestasi di Indonesia berkesempatan mendapatkan paparan langsung dengan praktisi dari industri dan akan mempersiapkan peserta dengan keterampilan yang relevan untuk karir yang sukses di perusahaan teknologi terkemuka; dimana peserta dapat memilih dari jalur Android, Cloud, atau Machine Learning.

Program Bangkit 2021 akan dilaksanakan dari bulan Februari hingga Juli 2021, dari 3000 mahasiswa berbakat ini akan mengikuti kurikulum bagi perkembangan karir seperti Digital Marketing, Idea Generating and MVP Planning, Persuasive Leader, dan masih banyak lagi. Selain itu mereka nantinya juga akan akan berkesempatan mengikuti gratis ujian sertifikasi global berstandar Google yakni Associate Android Developer (untuk Pemrograman Android), Tensorflow Certification (untuk Machine Learning), dan Associate Cloud Engineer (untuk Cloud Computing).

LLDikti Wilayah III sangat bangga dengan prestasi yang diperoleh oleh dua mahasiswa UBM tersebut. Dari prestasi yang didapatkan itu, dapat disimpulkan bahwa di setiap Perguruan Tinggi terdapat mahasiswa atau mahasiswi yang memiliki potensi serta prestasi yang unggul untuk mengikuti program atau acara yang bergengsi seperti Program Bangkit 2021. Harapan kedepannya, untuk semua Perguruan Tinggi dapat memaksimalkan potensi serta keunggulan prestasi yang dimiliki oleh mahasiswa dan mahasiswinya untuk memajukan pendidikan bangsa, dengan mengikuti acara seperti Program Bangkit 2021 maupun kegiatan akademis lainnya.

Sumber:

Tim Humas Universitas Bunda Mulia

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Bangun Ekosistem Riset dan Inovasi, Universitas Pertamina Gelar SPACE UP

Riset dan inovasi merupakan cara untuk membangkitkan daya saing bangsa, serta penguatan investasi di bidang riset dan pengembangan akan meningkatkan kemampuan Indonesia dalam hal inovasi. 

Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Bambang Brodjonegoro dalam Rapat Koordinasi Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Rakornas Iptek) Tahun 2020 mengungkapkan, dana untuk riset di Indonesia hanya mencapai angka 0,25% dari total Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Angka ini jauh tertinggal dari negara maju seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang, yang mencapai 2% dari total PDB.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Nadiem Makarim, dalam Rakornas Kemenristek/BRIN Tahun 2020, mengatakan bahwa bahwa Indonesia membutuhkan SDM untuk melakukan riset. Melalui kebijakan Kampus Merdeka yang digagasnya, Mendikbud menyatakan kesiapan melahirkan para peneliti dan inovator. Menurutnya, penting untuk membangun ekosistem riset di level Perguruan Tinggi. Salah satu caranya, dengan melibatkan para mahasiswa untuk berpartisipasi dalam proyek penelitian.

Dalam rangka membangun ekosistem riset di level Perguruan Tinggi, Universitas Pertamina bersama dengan PT Pertamina (Persero) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Riset dan Karya Ilmiah (Heuri Cosmos) menyelenggarakan kegiatan yang diberi nama “Scientific Paper Competition (SPACE-UP)”. Kompetisi tersebut telah diikuti oleh mahasiswa-mahasiswi dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia ini menghadirkan empat kategori lomba, yakni: Documentary Film Competition, Scientific Paper Competition, Industrial Case Competition, dan Scientific Poster Competition. Tema yang diangkat adalah “Living with COVID-19 in New Normal Era”. Proses pengiriman berkas dan seleksi untuk keempat kategori lomba telah dilaksanakan sejak September 2020. Sementara itu, grand final digelar pada tanggal 23-24 Januari 2021 secara daring.

Daniel S. Purba, SVP Strategy & Investment PT Pertamina (Persero) dalam talkshow berjudul “What Should be Prepared to Live Harmony With COVID-19” sebagai rangkaian dari acara grand final, mengungkapkan perlunya penguatan riset di era transisi selama pandemi menuju pasca pandemi. “Penting bagi perusahaan untuk memodifikasi semua sektor bisnis agar profit perusahaan tidak berada di posisi minus. Dalam proses penerapan modifikasi tersebut tentu memerlukan penelitian mendalam,” ujarnya.

Budi W. Soetjipto, Ph.D., Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan dan Kerja Sama Universitas Pertamina mengatakan bahwa kompetisi semacam ini harus terus digalakkan.  Agar mahasiswa terbiasa melakukan riset sehingga mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat (life-long learner). “Dengan memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada mahasiswa untuk terlibat dalam riset, inovasi baru akan terus lahir dan berkembang. Mahasiswa juga akan lebih terbiasa dan dekat dengan isu-isu di dunia industri. Sehingga, akan lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.

Penjurian seluruh kategori lomba dilakukan secara objektif dengan melibatkan para pakar dan ahli di bidangnya, diantaranya: Ariantari, Business Planning & Development Manager PT Pertamina Retail; Dr. Trina Fizzanty, Kepala Pusat Penelitian dan Perkembangan IPTEK, LIPI; Dr. Eng Budi Prawara, Kepala Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi, LIPI; Zulkarnaen Arsi, Product Development Manager, Teknovatus Solusi Sejahtera; Kurnia Wiji Prasetyo, S.Hut, M.Si., Peneliti Ahli Muda Bidang Biomaterial dan Rekayasa Bahan, LIPI; Agni Tirta, Sutradara, Produser dan Founder Belantara Films; dan Drs. Hasan Sunarto, M.Pd, Guru Seni Rupa SMPN 1 Kudus.

Juara pertama dari keempat kategori lomba diraih oleh Universitas Indonesia untuk kategori Scientific Poster Competition; Telkom University untuk kategori Documentary Film Competition dengan judul film “Wave of Saviour”; Institut Pertanian Bogor untuk kategori Scientific Paper Competition dengan judul paper “In Silico Study: Hermetia Illucens Based Acute Respiratory Infection Treatment”; dan Institut Teknologi Bandung untuk kategori Industrial Case Competition. Sementara untuk mahasiswa-mahasiswi dari Universitas Pertamina sendiri meraih beberapa penghargaan yakni: Juara 3 dalam kategori Scientific Poster Competition; Juara 2 dan Favorite Documentary Film dalam kategori Documentary Film Competition dengan judul film “SURVIVOR: The Untold Story”; Juara 2 dan Best Paper dalam kategori Scientific Paper Competition dengan judul masing-masing karya “Watch CDP Prototype (COVID-19 Data Prediction) Using Python and Sensoric-Based Artificial Intelligence Statistics System”, dan “Vitaworm Potential Of Zophobas Morio’s Fatty Acid as Immunomodulator”.

Hasil dari kegiatan yang luar biasa tersebut menjadikan Perguruan Tinggi yang berada di naungan LLDikti Wilayah III terlihat sangat antusias serta memerhatikan kebutuhan yang sedang digalakkan, yaitu perkembangan riset yang ada di Indonesia. LLDikti Wilayah III mengucapkan selamat serta berbangga atas pencapaian prestasi berupa kesuksesan dari kegiatan yang dilaksanakan serta kemenangan yang diraih oleh beberapa kampus yang telah dicantumkan tersebut. Harapan nya adalah bahwa kegiatan kampus yang telah berlangsung ini dapat menjadi landasan bagi kampus lainnya untuk semakin aktif dan juga memerhatikan kebutuhan yang diperlukan oleh Perguruan Tinggi.

Sumber:

Pristia T.A. – Tim Humas Universitas Pertamina

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Komitmen LLDikti Wilayah III dan Perguruan Tinggi Menjalankan Pengabdian Masyarakat Membantu Korban Bencana Alam

LLDikti Wilayah III beserta beberapa Perguruan Tinggi Swasta di Wilayah III melakukan Penyerahan Bantuan Misi Bencana Alam Tanah Longsor di Desa Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat pada Jumat, 5 Februari 2021.

Penyerahan Bantuan ini langsung di Serahkan oleh Kepala LLDikti Wilayah III yang diwakili oleh Sekretaris LLDikti Wilayah III, Dr. Yaya Jakaria didampingi beberapa Perguruan Tinggi Swasta di Wilayah III. Ada pun bantuan ini berupa paket sembako sebanyak 150 paket yang berisikan beras, minyak goreng, sarden, susu, dan lainnya yang terdiri dari 14 komponen sembako.

Dalam penyerahan ini, Dr. Yaya Jakaria menyampaikan “Kegiatan sosial ini adalah bentuk pengamalan dari Tridarma Perguruan Tinggi dalam hal Pengabdian Masyarakat dan bentuk kepedulian LLdikti Wilayah III serta Perguruan Tinggi di Wilayah III sebagai upaya meringankan beban masyarakat khususnya yang terdampak bencana secara langsung”.

Bantuan ini di terima oleh Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Hedi Hidaya “Kami dari BPBD Kabupaten Sumedang mengucapkan terima kasih atas bantuan yang di berikan ini, dan semoga bantuan ini menjadi berkah untuk kita semua di sini”.

Bantuan ini dapat terwujud atas partisipasi dari Perguruan Tinggi yang ada di Lingkungan LLDikti Wilayah III, antara lain :

  1. Universitas Gunadarma
  2. Universitas Esa Unggul
  3. Akper Sumber Waras
  4. Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
  5. STIKES MEDISTRA
  6. UNSURYA
  7. UNKRIS
  8. Akper Bina Insan
  9. UPI YAI
  10. Aksema DON BOSCO
  11. UHAMKA
  12. STIE YAI
  13. ARO GAPOPIN
  14. STMIK NUSA MANDIRI
  15. UPH
  16. STIE BI
  17. STIE IPWIJA
  18. STIKES RS HUSADA
  19. POLTEK HANGTUAH
  20. UKRIDA
  21. STIKES RSPAD GATOT SUBROTO
  22. KALBIS INSTITUTE
  23. STIKES MITRA KELUARGA
  24. STIK SINT CAROLUS
  25. YPWI ISWI

(Data pertanggal 29 Januari 2021).

Bantuan diberikan langsung oleh LLDikti Wilayah III dan perwakilan Perguruan Tinggi diantaranya Universitas Esa Unggul, ITL Trisakti, STIE YAI, dan Univ Bhayangkara Jakarta Raya.

Sumber :

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

KKN TEMATIK COVID-19 OLEH AKADEMI KEBIDANAN SISMADI

Virus Corona adalah sebuah keluarga virus yang ditemukan pada manusia dan hewan. Sebagian virusnya dapat menginjeksi manusia serta menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit umum seperti flu, hingga penyakit-penyakit yang lebih fatal, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). COVID-19 ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia (WHO, 2020).

Pada tanggal 30 Agustus-24 September 2020, Akademi Kebidanan SISMADI melakukan KKNT di Kampung Nelayan Cilincing yang bertujuan mengurangi angka penularan COVID-19 dengan cara membawa masyarakat untuk bisa beradaptasi di era new normal dan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui edukasi, serta menyiapkan masyarakat menuju era new normal pada masa COVID-19.

Dari hasil survey yang dilakukan kelompok, banyak ditemukan warga yang masih kurang sadar akan pentingnya penggunaan masker, menjaga jarak diluar rumah dan mencuci tangan dengan sabun serta air mengalir, kesadaran akan tertular dan menularkan masih sangat kurang baik pada anak muda ataupun orang tua di wilayah setempat. Lalu survey menunjukkan bahwa dalam satu rumah terdapat ibu hamil, anak usia dibawah 6 tahun dengan anggota keluarganya yang lain aktif berkegiatan diluar rumah, namun kurang dalam menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 ini, seperti tidak langsung membersihkan diri, merendam pakaian setelah berpergian dari luar rumah.

Kegiatan yang dihasilkan dari KKNT tersebut berupa pengisian inaRISK dan penyuluhan dengan metode door to door dibantu oleh ibu-ibu dasawisma di wilayah tersebut. Selanjutnya, tim bersama pihak BNPB dan Pemprov DKI melakukan survey titik untuk tempat peletakkan alat cuci tangan. Pelaksanaan KKNT ini sempat terhenti sesaat karna diberlakukan nya kembali PSBB. Pada pertemuan berikutnya, tim melakukan pendemonstrasian pembuatan handsanitizer kepada ibu-ibu dasawisma.  Kemudian penggambaran sketsa mural dilakukan selama 2 hari dan dibantu oleh piham BNPB. Pendistribusian masker kain, sabun cuci tangan, handsanitizer dan alat cuci tangan dilakukan di akhir minggu kegiatan KKNT.

LLDikti Wilayah III sangat mengapresiasi serta berbangga dengan bentuk kegiatan yang telah dijalankan tersebut. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi semua instansi lainnya untuk turut aktif dalam rangka mencegah dan mengurangi Virus COVID-19 ini. Keberhasilan dari kegiatan yang dilakukan oleh pihak Akademi Kebidanan SISMADI menjadi bukti bahwa ternyata masih banyak kepedulian yang bisa disebarkan oleh kalangan sekitar untuk menyadarkan masyarakat lainnya untuk semakin peduli dengan Virus COVID-19.

Sumber:

Tim Humas Akademi Kebidanan SISMADI

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Dosen Magister Manajemen Universitas YARSI Mengubah Bantaran Kali Jadi Kebun Hidroponik (PKM Khitas)

Dosen Program Studi Magister Manajemen – Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI (Prodi MM SPS-UY), Dr. Ir. Any Setiangrum, M.E melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yaitu membangun Khitas (Kebun Hidroponik Taman Solo) yang dikelola oleh Kelompok Petani Kota (KPK) RW.04, Kelurahan Cempaka Putih Timur dengan beranggotakan 16 orang. Kegiatan ini diresmikan tanggal 16 Agustus 2020 silam oleh ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.

Dr. Any menjelaskan kebun hidroponik dengan sistem pipa yang panjangnya mencapai 180 meter ini terdiri delapan rak knock down seluas lebih kurang 34 meter persegi dengan total lubang tanam sebanyak 1.492. Sementara untuk sumber airnya menggunakan PAM dengan satu tandon utama. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penghasilan warga RW.04 Kelurahan Cempaka Putih, Jakarta Pusat dengan memanfaatkan lahan kosong dijadikan Khitas di sepanjang Jalan Cempaka Putih Tengah 33, sisi bantaran Kali Rawa Kerbau.

“Pembangunan Khitas ini dilengkapi taman yang diberi conblock ini bertujuan agar tidak becek saat datang hujan. Dalam pengelolaan, warga RW.04 dibantu oleh kelompok tani warga RW.06 di kelurahan yang sama telah terlebih dahulu berhidroponik secara swadaya dan dibantu CSR,” ujar Dr. Any. “Pembuatan rak tersebut dikerjakan oleh kelompok tani RW.06 dengan sumber biaya dari donatur, kontributor, dan sponsor. Adapun jenis tanamannya berupa sayuran seperti sawi, selada, kangkung, pakcoy, samhong, bayam, dan lain-lain,” lanjut Dr. Any

Tanaman yang dikelola oleh KPK-RW.04 ini, kata Dr. Any pendampingan teknisnya dilakukan oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Pusat dan para pelatih agrikultur Universitas YARSI melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yaitu latihan manajemen pasca panen. Maya Genisa, S.Si, MT, PhD. (Sekretaris SPS-UY) merasa sangat bangga dan mengapresiasi kegiatan PKM yang dilakukan oleh Dr. Any ini yang menurutnya sangat menginspirasi bagi dosen-dosen lainnya dan diharapkan dari kegiatan tersebut dapat membantu perekonomian keluarga, warga RW.04 Cempaka Putih Timur khususnya. (ART)

LLDikti Wilayah III turut berbangga atas pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari Universitas YARSI mengenai pembentukan kebun hidroponik di bantaran kali. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bukti bahwa Universitas YARSI telah menggambarkan kepeduliannya terhadap lingkungan di masa pandemi ini. Semoga dengan terlaksananya kegiatan yang positif ini, dapat menjadikan inspirasi untuk seluruh kampus di Indonesia, khususnya untuk di daerah DKI Jakarta untuk terus memerhatikan lingkungan serta memberikan pandangan bahwa pandemi bukanlah penghalang dalam memajukan kampus untuk menjadi lebih peduli terhadap lingkungan.

Sumber:

Tim Humas Universitas YARSI

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Universitas Budi Luhur Luncurkan Motor Listrik BL-SEV01

Universitas Budi Luhur menjadi instansi pendidikan yang terus berinovasi dan tumbuh mengikuti laju perkembangan zaman yang semakin efisien, termasuk dalam mengikuti perkembangan mobilitas di masa depan melalui kendaraan listrik. Semangat universitas kenamaan di Jakarta ini terhadap riset kendaraan listrik ditunjukan secara konkret melalui pengembangan berbagai kendaraan listrik, dan kini dengan bangga memperkenalkan motor listrik terbaru yakni Budi Luhur – Sport Electric Vehicle 01 (BL – SEV01) kepada Indonesia.

BL-SEV01 menjadi bukti nyata dan sumbangsih Universitas Budi Luhur terhadap pengembangan ilmu pengetahuan melalui riset kendaraan listrik, yang diharapkan bisa menjadi solusi akan kebutuhan mobilitas masyarakat di masa depan. Pengembangan yang dilakukan ini sesuai dengan nilai-nilai Universitas Budi Luhur sebagai instansi pendidikan yang berkontribusi aktif terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia.

“Universitas Budi Luhur sejak lama telah merencanakan pengembangan mobil dan motor listrik yang merupakan hasil karya anak bangsa. Riset yang kami kembangkan ini menjadi bagian dari misi Universitas Budi Luhur dalam memfasilitasi dan memotivasi sivitas akademika untuk mencapai penelitian bermutu, serta melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas,” ungkap Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, MBA, kamis (14/1/2021).

Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M., menjelaskan BL-SEV01 merupakan sepeda motor yang 100 persen digerakan menggunakan tenaga listrik sebagai sumber tenaganya, serta dikembangkan oleh civitas akademis Universitas Budi Luhur. Selain itu, pengembangan BL-SEV01 mendapatkan dukungan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan dibantu oleh Katros Garage untuk desain kendaraan.

Baik pengajar dan mahasiswa Universitas Budi Luhur mengembangkan motor listrik, baterai, dan modul yang digunakan di BL-SEV01. Ketiga komponen utama sebuah motor listrik ini sudah dikembangkan sedemikian rupa agar bisa bekerja secara optimal sesuai dengan kondisi, karakteristik, dan medan di Indonesia. Semua komponen yang dikembangkan ini sudah teruji dan terbukti bisa berfungsi dengan baik setelah melalui rangkaian tes di laboratorium milik LIPI.

Spesifikasi BL-SEV01 didukung dengan motor listrik BLDC 96 Volt dengan tenaga mencapai 16 kW, didukung oleh baterai 48Ah dan controller 96 Volt 200 Ampere. Alhasil, sepeda motor ini bisa melaju hingga 110 kilometer untuk sekali pengisian baterai, dengan waktu pengisian baterai cukup 4 jam.

Kemudian di sektor desain dipilih model Cafe Racer untuk menegaskan performa dan kemampuan BL-SEV01 sebagai sebuah motor sport yang kuat, tangguh, dan agresif. Pemilihan desain ini disesuaikan dengan performa dari BL-SEV01 yang setara dengan motor sport 300 cc.

“Perkembangan teknologi di era industri 4.0, para akademisi tidak bisa hanya berdiam diri namun harus bisa berkembang untuk berpikir jauh ke depan demi perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. Semoga hasil pemikiran dan wawasan teknologi motor listrik yang dihadirkan Universitas Budi Luhur mendapat dukungan dari semua pihak demi kemajuan industri yang ramah lingkungan, ekonomis, dan solusi untuk energi terbarukan,” sambut Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M.

Sumber:

Humas Universitas Budi Luhur

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Peringkat Universitas Multimedia Nusantara sebagai Kampus Hijau di Dunia Naik

Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menjadi kampus swasta terhijau di Jakarta dalam penyelenggaraan UI Greenmetric 2020 silam. UMN meraih peringkat 199 pada tahun 2020 setelah tahun 2019 berada di peringkat 213 dari 912 kampus di dunia. Pemeringkatan perguruan tinggi yang berbasis komitmen dalam pengelolaan lingkungan hidup pertama di dunia ini, menjadi momen penting bagi UMN yang sejak awal berkomitmen terhadap kesadaran akan kepedulian pada lingkungan.

UI Greenmetric menjadi momentum bagi UMN untuk membuktikan bahwa komitmen UMN sejak awal dalam melestarikan lingkungan yang kini telah menjadi tren penting dunia. Hal ini dibuktikan dengan prestasi UMN yang telah mencapai peningkatan peringkat yang cukup tinggi. “UI Greenmetric menjadi bukti bahwa yang dilakukan UMN kemudian dihargai,” ungkap Wakil Rektor II, Andrey Andoko.

Sejak awal, UMN telah berkomitmen dalam kontribusi melestarikan lingkungan dengan membangun energy saving building. Energy saving building dibangun untuk mencapai efisiensi energi dan lingkungan yang nyaman untuk setiap kegiatan. “Dari awal ketika membangun kampus, UMN mengusung konsep kampus yang hijau, ramah lingkungan, dan hemat energi. UMN bergabung dengan UI Greenmetric baru di 2016. Artinya, ini jauh sebelum UI Greenmetric diadakan,” lanjut Andrey.

UMN setiap tahun berusaha meningkatkan pencapaian UI Greenmetric sebagai bentuk komitmen dalam kontribusi melestarikan lingkungan. Penilaian UI Greenmetric terdiri dari tiga pilar utama, yakni lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial. “UMN unggul di bidang energi dan perubahan iklim dan pengelolaan air; dan yang perlu ditingkatkan adalah pengelolaan sampah, pengelolaan transportasi, dan edukasi/riset,” ungkap Andrey.

Pencapaian UMN di UI Greenmetric 2020 patut diapresiasi dengan peringkat dunia yang naik. Jumlah peserta tahun ini mencapai 912 perguruan tinggi dari 84 negara di dunia dan UMN berada di urutan ke 199. Di Indonesia, terdapat 88 perguruan tinggi yang berpartisipasi dan UMN masuk 20 besar serta menjadi kampus swasta paling hijau di Jakarta. Untuk itu, 2021 UMN akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan UI Greenmetric untuk Lingkungan LLDikti Wilayah III.

Andrey menjelaskan komitmen UMN dalam penyelenggaraan UI Greenmetric yaitu UMN akan meningkatkan renewable energy, pengelolaan sampah yang lebih baik, dan memperbanyak riset-riset.

“UI Greenmetric sekaligus sejalan dengan komitmen UMN dalam berkontribusi melestarikan lingkungan dengan membangun kampus yang ramah lingkungan, yang hijau, yang teduh, dan yang hemat energi,” tutup Andrey.

Atas capaian yang luar biasa tersebut, LLDikti Wilayah III mengucapkan selamat dan turut berbangga dengan Universitas Multimedia Nusantara. Dengan menjadi tuan rumah dalam UI Greenmetric, UMN dapat semakin mempererat silaturahmi dengan Perguruan Tinggi lainnya dan dapat mengajak Perguruan Tinggi lainnya untuk menjadikan kampusnya ramah lingkungan.

Sumber:

Universitas Multimedia Nusantara News Service

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Mahasiswa Manajemen Komunikasi Institut STIAMI Meraih Juara 1 (News Anchor), Juara 1 dan 2 (Presenter) di Jambore Nasional Komunikasi ASPIKOM 2020

Mahasiswa Program Studi Manajemen Komunikasi Kampus Institut STIAMI berhasil mendapatkan tiga penghargaan dalam beberapa kategori, yaitu: Juara 1 untuk News Anchor yang diraih oleh Jadiakbar Tufiqurrahman, lalu untuk lomba Presenter meraih 2 juara, yaitu Juara 1 diraih oleh Idzni Sabila, dan Juara 2 nya diraih oleh Azzahra Widya Rasicha.

Ketiga prestasi tersebut berhasil diraih dalam kegiatan ASPIKOM Jabodetabek yang mempersembahkan Acara Puncak Jambore Nasional Komunikasi 2020 (JNK 2020) dan Pengumuman Pemenang Lomba dengan tema: “ADAPTASI DAN INOVASI MENGHADAPI TANTANGAN KOMUNIKASI PASCA PANDEMI COVID 19”.

Acara puncak pada 16 Desember 2020 mulai pukul 08.30 hingga pukul 13.00 melalui zoom meeting yang diawali dengan seminar daring dengan mengundang empat narasumber yakni; Prof. Dr. Ibnu Hamad-Guru Besar Universitas Indonesia, Prof. Dr. Widodo Muktiyo-Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI, Makroen Sanjaya-Direktur TVMU dan Kristy Nelwan-Head of Communication Unilever Indonesia.

Selain seminar daring, adapun pengumuman pemenang lomba yaitu lomba Manajemen Isu, Fotografi Jurnalistik, News Anchor dan Presenter, Penulisan Opini, Public Service Advertisement (PSA), Komunikasi Publik Covid-19 serta Dosen Teladan.

Sejak tahun 2015, ASPIKOM Korwil Jabodetabek telah menyelenggarakan Jambore Nasional Komunikasi (JNK) dengan tujuan memfasilitasi pengembangan keilmuan komunikasi pada berbagai macam kegiatan mulai dari seminar, workshop dan juga lomba dan kompetisi.

Tahun ini, Jambore Nasional Komunikasi 2020 hadir dalam kondisi yang sangat berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. JNK 2020 diselenggarakan pada masa prihatin yang disebabkan dunia tengah dilanda pandemi Covid-19.

Dari hasil pencapaian tersebut, LLDikti Wilayah III mengucapkan selamat atas prestasi yang telah didapatkan oleh Insitut STIAMI khususnya Prodi Manajemen Komunikasi karena telah memenangkan perlombaan News Anchor dan Presenter dengan memperoleh juara yang sangat fantastis, yaitu juara 1 dan juara 2.  Pencapaian yang luar biasa tersebut telah membuktikan Institut STIAMI selalu cekatan dan berkompeten dalam setiap perlombaan, meskipun kondisi yang dihadapi masih dalam suasana pandemi. Semoga dari hasil perlombaan yang didapat tersebut dapat membangkitkan semangat seluruh mahasiswa dan mahasiswi di Institut STIAMI dan seluruh mahasiswa mahasiswi di kampus seluruh Indonesia.

Sumber:

Humas Institut STIAMI

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Universitas Tarumanagara Raih 5 Bintang dalam Kategori “Online Learning” QS STARS

Selama pandemi Covid-19 ini, Universitas Tarumanagara (Untar) menjadi salah satu Perguruan Tinggi yang melakukan kegiatan tridharma perguruan tinggi secara daring atau online. Dari kondisi tersebut, perkuliahan di Untar mengalami berbagai penyesuaian terutama dalam penggunaan teknologi yang dapat menunjang inovasi dan kesiapan sistem perkuliahannya.

Inovasi teknis sistem perkuliahan Untar didukung oleh layanan teknologi digital Microsoft Teams, Office 365, dan Lintar. Kesiapan Untar dalam memfasilitasi seluruh mahasiswa bertujuan untuk menempuh perkuliahan online yang juga diperkuat dengan komitmen seluruh sivitas akademika Untar.

Maka kebijakan perkuliahan daring ini mulai diterapkan Untar sejak dikeluarkannya Surat Edaran Rektor Untar No. 744-R/2314/UNTAR/III/2020 yang berisi kebijakan pembelajaran dan ujian secara online untuk mahasiswa yang mulai diterapkan pada bulan Maret 2020.

Pembelajaran dan ujian secara daring atau online ini merupakan bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah untuk pencegahan Covid-19. Di penghujung tahun 2020, Untar berhasil meraih 5 Bintang QS Stars untuk kategori online learning dari Lembaga Internasional pemeringkatan Universitas di seluruh dunia, QS Stars. Penilaian tersebut menitikberatkan pada tiga komponen utama, yaitu: Student-Faculty Engagement, Student Interaction, dan Student Services and Technology.

LLDikti Wilayah III turut berbangga atas prestasi yang diukir oleh Untar di penghujung 2020 silam. Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc selaku Lembaga menuturkan “Sepanjang tahun 2020, kita berada dalam situasi pandemi yang penuh tantangan dan penuh ketidakpastian. Dalam hal ini, Perguruan Tinggi dituntut mampu beradaptasi menggunakan kreativitas dan inovasi. “Alhamdulilah, hampir semua Perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah III dapat beradaptasi dalam hal pembelajaran dengan bantuan teknologi, termasuk Universitas Tarumanagara. Dengan semangat adaptasi tinggi dan gotong royong luar biasa dari seluruh sivitas akademikanya. Selamat atas capaian nya dalam meraih 5 Bintang QS Stars. Semoga dapat menjadi pemacu semangat untuk Perguruan Tinggi lainnya”.

Sumber:

Humas Universitas Tarumanagara

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Tim Catur Putra Mahasiswa Gunadarma Juara Kejuaraan Catur Online Antar Universitas Asia

Torehan prestasi gemilang kembali diberikan oleh Universitas Gunadarma. Melalui Tim catur mahasiswanya, Universitas Gunadarma berhasil menyabet medali emas pada kategori beregu dan medali perak pada kategori perorangan untuk Indonesia dalam Asian University Chess Championship Online pada 18 Desember 2020. Kompetisi ini digelar secara daring oleh National University Sports Federation of Iran di bawah naungan Asian University Sports Federation dan Asian Chess Foundation.

Pada kategori beregu, kompetisi antara pihak Iran, Indonesia, dan Mongolia. Muhammad Lutfi Ali berhasil mencetak 3 poin dari 3 babak terakhir yang merupakan penentuan untuk menjadi juara dengan kompetitor Enkhnar Enkhbaatar dari Mongolia. Selain itu, Arif Abdul Hafidz berhasil mengalahkan Agibileg Uurtsaikh dari Mongolia dalam merebut juara. Secara keseluruhan, Tim Catur Putra Mahasiswa Gunadarma dalam kategori beregu telah mengumpulkan 20 Match Point yang disumbangkan oleh Muhammad Lutfi Ali (7 MP), Arif Abdul Hafidz (6½ MP), dan Novendra Priasmoro (6½ MP).

Terdapat juga tim catur lain dari mahasiswa Universitas Gunadarma yang berhasil menyumbang dua medali perak untuk Indonesia dalam Asian University Chess Championship Online pada 18 Desember 2020. Dalam kejuaraan ini, medali perak didapatkan dari kategori perorangan oleh Woman International Master (WIM) Shanti Nur Abidah dengan mengoleksi 7 poin. Untuk perolehan medali perak kedua diraih melalui kategori beregu yang terdiri dari Shanti dengan 7 poin, WIM Ummi Fisabilillah dengan 5,5 poin, dan Woman FIDE Master (WFM) Retno Wijayanti dengan 5,5 poin sehingga memberikan Indonesia total 18 poin. Adapun total peserta pemain catur wanita dalam ajang ini ialah sebanyak 36 pemain yang mewakili 11 negara untuk bertanding dalam 9 putaran menggunakan sistem Swiss dengan waktu pikir 15 menit 10 detik.

Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III turut berbangga untuk Universitas Gunadarma, terutama mahasiswanya yang berhasil menuai prestasi meskipun dalam masa pandemi. “semoga ajang dan kejuaraan ini dapat menjadi inspirasi dan dapat memberikan semangat kampus, serta mahasiswa lainnya di lingkungan LLDikti Wilayah III untuk selalu menghasilkan SDM Indonesia yang unggul yang mampu bersaing pada kancah dunia.” pungkasnya.

Sumber:

Humas Universitas Gunadarma

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–