LEPAS SAMBUT KEGIATAN MERDEKA BELAJAR: MAGANG DAN STUDI INDEPENDEN, PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA DALAM NEGERI

Lepas Sambut Kegiatan Merdeka Belajar : Magang dan Studi Independen, Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri.*Universitas Trisakti melaksanakan acara Lepas Sambut Kegiatan Merdeka Belajar: Magang dan Studi Independen, Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri. Acara ini diselenggarakan secara daring pada 2 September 2021.

Acara dilaksanakan dalam rangka menyambut mahasiswa Perguruan tinggi lain yang akan berkuliah di Usakti dan melepas mahasiswa Usakti yang akan mengikuti magang di industri dan mengikuti perkuliahan di PT lain. Kedua program tersebut merupakan bagian dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka  (MBKM) yang dicanangkan oleh pemerintah. Usakti sendiri telah mengimplementasikan kebijakan MBKM sejak semester Gasal tahun akademik 2020-2021 yang lalu.

Dalam program pertukaran mahasiswa ini, sebanyak 17 orang mahasiswa Usakti dikirimkan ke beberapa universitas yang ada di luar Jawa. Sementara itu Universitas Trisakti menerima 39 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di luar Jawa untuk belajar di Usakti dan 155 mahasiswa dari 54 PT mengikuti mata kuliah unggulan Universitas Trisakti melalui Spada Dikti.

Sementara itu, Mahasiswa Usakti yang mengikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat pada semester gasal 2021/2022 ialah sebanyak 63 mahasiswa yang terdiri dari 48 mahasiswa peserta magang dan 15 mahasiswa peserta studi independen. Para peserta nantinya akan mengikuti magang dan studi independen di mitra yang bekerjasama dengan Kemendikbudristek RI.

Rektor Usakti, Prof. Dr. Ir Kadarsah Suryadi DEA, pada kesempatan ini menyampaikan bahwa adanya Program MBKM ini dapat membentuk suatu kekuatan bersama untuk memajukan pendidikan di Indonesia dan dapat memperkenalkan lebih dini mengenal calon lapangan kerja di masa depan.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 3, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc., di dalam sambutannya. “Program ini merupakan upaya pemerintah menjembatani mahasiswa yang bertalenta dengan mitra dan industri.” Diharapkan adanya pertukaran mahasiswa, magang dan studi independen ini dapat memberikan ruang bagi para mahasiswa untuk mendapat pengalaman yang semakin luas.

Sumber Berita: UPT Humas

——————————————————————————————————————-

UNIVERSITAS TRISAKTI MENERIMA PERTUKARAN 40 MAHASISWA MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA DARI LUAR PULAU JAWA

Mahasiswa berasal dari berbagai wilayah Nusantara pulau Sumatera, Bali, Kalimantan, Maluku, Sulawesi dan Papua.

Selain itu terdapat 46 mahasiswa lainnya yang mengambil mata kuliah unggulan USAKTI melalui LMS SPADA DIKTI.

Penjelasan tentang Sistem Akademik di Universitas Trisakti disampaikan kepada sekitar 60 mahasiswa/i yang hadir melalui Zoom meeting pada hari Minggu tgl 01 Agustus 2021 jam 08.00-10.00 oleh Wakil Rektor I Prof. Ir. Asri Nugrahanti, M.S., Ph.D., IPU, dan Ka. BAA Prof. Dr. Ir. Engelin Shintadewi Julian, M.T. serta PIC MBKM PMM-2021 Ir. Teddy Siswanto, MSI.

——————————————————————————————————————-

MAHASISWA UNIVERSITAS BUDI LUHUR BIKIN MURAL DAN TANAM HIDROPONIK DI GROGOL Selatan

Universitas Budi Luhur menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bentuk nyata dari Pengabdian Kepada Masyarakat yang berupaya mewujudkan pendidikan yang lebih efektif dengan pendidikan nyata yang dialami langsung oleh mahasiswa.

Kelompok Mahasiswa Universitas Budi Luhur yaitu kelompok 20 di bawah bimbingan Ikhsan Rahdiana, S.Kom., M.Kom melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dalam kegiatan yang berlangsung Kelompok 20 selalu menerapkan protokol kesehatan. Tema yang di gunakan dalam kegiatan KKN ini yaitu “Meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya arti produktivitas di Era Covid-19 dengan berhidroponik”, Tema ini di ambil sebagai motivasi bagi masyarakat agar tetap bisa aktif berproduksi selama pandemi Covid-19 berlangsung

Kegiatan KKN ini dilakukan selama kurang lebih 10 hari dengan minggu pertama pada tanggal 11 – 15 Januari dan minggu kedua pada tanggal 18 – 22 Januari 2021, meliputi bersosialisasi dengan masyarakat, Bekerjasama dalam pembuatan tanaman hidroponik serta membuat mural pada dinding di sekitar lokasi

Kelompok KKN 20 mengadakan sosialisasi mengenai kegiatan bercocok tanam media hidroponik pada warga sekitar agar bisa jadi menjadi ketahanan pangan lokal dimasa pandemi. Sebagai pemahaman dengan berhidroponik, masyarakat tidak perlu berbelanja sayuran ke pasar atau pusat perbelanjaan sehingga terhindar dari bahaya penularan Covid-19.

Selain itu di tengah kondisi perkotaan yang minim Ruang Terbuka Hijau (RTH), Kelompok 20 memberikan edukasi, jika hanya dengan bermodal lahan sempit dan peralatan seadanya. Berhidroponik punya peluang dan manfaat besar untuk memenuhi kebutuhan gizi setiap anggota keluarga untuk menjadi salah satu solusi menghasilkan tanaman dengan praktis.

Selain itu Mahasiswa Universitas Budi Luhur juga melakukan pembuatan mural pada dinding di sekitar lokasi berupa lukisan ondel-ondel yang dapat dinikmati setiap warga yang melintas di kawasan ini sekaligus memperindah pemandangan di kawasan tersebut. 

Ketua RT mengatakan bahwa beliau sangat berterimakasih kepada mahasiswa KKN karena memberdayakan lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal untuk menyampaikan pesan yang bermanfaat daripada digunakan untuk hal-hal lain yang tidak memiliki esensi yang jelas.

——————————————————————————————————————-

PEMBANGAN KARIR DAN HUBUNGAN ALUMNI INSTITUT STIAMI SEBAGAI PENERIMA HIBAH TRACER STUDY KEMDIBUDRISTEK TAHUN 2021

STIAMI News- Institut Stiami berhasil lolos seleksi Program Fasilitasi Pelaksanaan Tracer Study berdasarkan SURAT KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI Nomor : 2628/E2/WA.01.04/2021 perihal Pengumuman Hasil Seleksi Proposal Program Fasilitasi Pelaksanaan Tracer Study Tahun 2021.

Pemenang lolos seleksi dana hibah kali ini berjumlah 260 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia, baik dari Pergurunan Tinggi Negeri (PTN) maupun Peguruan Tinggi Swasta (PTS). Hibah ini diberikan untuk membantu memfasilitasi proses kegiatan terkait pelaksanaan Tracer Study yang ada pada masing-masing Perguruan Tinggi dan hibah kali ini merupakan kali ke dua  kampus Institut Stiami dalam meraih program hibah.

Keberhasilan lulusan Perguruan Tinggi dalam memasuki dunia kerja merupakan salah satu indikator outcome pembelajaran dan relevansi Perguruan Tinggi bagi masyarakat. Dengan demikian, Perguruan Tinggi bertanggung jawab tidak hanya untuk melengkapi lulusan dengan kompetensi tertentu (output pembelajaran) tetapi juga wajib memfasilitasi, menjembatani lulusan memasuki dunia kerja, hingga melacak aktivitas para lulusannya setelah masa pendidikan tinggi, baik masa transisi maupun pergerakan mereka di dunia kerja.

Mengutip dari laman tracer study Kemdikbud, tracer study (online) ditujukan untuk melacak jejak lulusan/alumni yang dilakukan 2 tahun setelah lulus untuk mengetahui : Outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja (termasuk masa tunggu kerja dan proses pencarian kerja pertama), situasi kerja terakhir, dan aplikasi kompetensi di dunia kerja. Kedua, adalah output pendidikan yaitu penilaian diri terhadap penguasaan dan pemerolehan kompetensi serta proses pendidikan berupa evaluasi proses pembelajaran dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi.

Hasil tracer study akan membantu Perguruan Tinggi dalam mengetahui posisi lulusan yang telah terserap dalam dunia kerja serta menyiapkan lulusan sesuai dengan kompetensi yang diperlukan di dunia kerja. Hasil tracer study yang kemudian dilaporkan ke Direktorat Pendidikan Tinggi akan membantu program Pemerintah dalam rangka memetakan kebutuhan dunia kerja dengan pembangunan pendidikan di Indonesia.

Perguruan Tinggi yang dinyatakan lolos seleksi untuk mendapatkan dana Bantuan Program Fasilitasi Pelaksanaan Tracer Study Tahun 2021 akan diundang dalam pertemuan pemantapan pelaksanaan program Fasilitasi Pelaksanaan Tracer Study.

Sumber: Humas STIAMI

——————————————————————————————————————-

SUKSESKAN TARGET PEMERINTAH, IPSM GELAR SENTRA VAKSINASI DI UNJ

Pandemi Covid-19 yang terus bergejolak saat ini membuat pemerintah melakukan berbagai upaya, seperti pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat hingga mempercepat target vaksinasi masyarakat. Pelaksanaan vaksinasi yang semakin dikebut guna menyukseskan target kekebalan kelompok membuat Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Nasional, sebuah wadah pekerja sosial masyarakat dibawah Kementerian Sosial Republik Indonesia tergerak untuk mengadakan kegiatan sentra vaksinasi di Gedung Raden Dewi Sartika Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur.

            Kegiatan sentra vaksinasi menyasar sejumlah kalangan: pilar sosial, mahasiswa, wartawan dan masyarakat umum dengan rentang usia 12 tahun ke atas. Adapun kuota harian yang ditargetkan mencapai 700 orang. Kegiatan vaksinasi dosis pertama dilaksanakan pada Rabu hingga Jumat (11-13/8), yang mana hari pertama juga bertepatan dengan Hari Libur Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1443 Hijriah. Sentra vaksinasi IPSM Nasional menggandeng beberapa unsur: Ikatan Alumni UNJ, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Kalbis Institute, UNJ, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) dan Pita Putih Indonesia.

            Kegiatan sentra vaksinasi dibuka oleh Menteri Sosial, Tri Rismaharini. Dalam arahannya, Risma menyampaikan beberapa pesan penting. “Dari kegiatan ini, Pekerja Sosial Masyarakat harus tetap bergerak menjangkau masyarakat dalam menyukseskan program vaksinasi. Selain itu, kepada masyarakat, mari Bersama kita menyukseskan program pemerintah untuk mencapai target kekebalan kelompok. Melalui kekebalan kelompok, aspek kehidupan lainnya juga akan pulih,” tambahnya.

            Ketua Umum IPSM Nasional, Giwo Rubianto Wiyogo mengapresiasi seluruh usaha yang telah dilakukan oleh seluruh panitia dalam mendukung terlaksananya vaksinasi ini. “Pujian setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh pendukung, baik kolaborator maupun sponsor. Kiranya melalui Kerjasama yang baik ini kita dapat mewujudkan Indonesia yang Tangguh, sesuai tema HUT RI ke 76: Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.” Papar Giwo dalam sambutannya.

            Sementara itu, Sekretaris Jenderal IPSM Nasional, Andriansyah menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menyukseskan program vaksinasi. “

S.F.D. Arie Wibowo selaku ketua pelaksana vaksinasi mengatakan bahwa IPSM turut menyukseskan program pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid-19, khususnya melalui vaksinasi. “Kegiatan vaksinasi yang IPSM Nasional selenggarakan menjadi wujud kehadiran kami para pekerja sosial masyarakat dalam menyukseskan program pemerintah, khususnya melalui program vaksinasi. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, mari kita bangun Indonesia yang bebas Corona,” tutup Arie.

Tentang IPSM

Ikatan Pekerja Sosial Maysarakat (IPSM) merupakan perkumpulan profesi Relawan Sosial terlatih dan telah dikukuhkan melalui Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2019.

IPSM mewadahi warga masyarakat yang mempunyai jiwa pengabdian Sosial, kemauan dan kemampuan dalam menyelenggarakan kesejahteraan sosial serta telah mengikuti bimbingan atau pelatihan di bidang kesejahteraan sosial, yaitu terpenuhinya kebutuhan material, spiritual dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Arie Wibowo / 081283999842

——————————————————————————————————————-

PEMBUKAAN KMMI ITI

Selasa, 3 Agustus 2021 – Institut Teknologi Indonesia Mengadakan Acara Pembukaan Program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia. Program Short Course Bersertifikat sebagai salah satu bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Acara dilangsungkan melalui daring, dihadiri oleh Perwakilan dari Kemendibud – Ristek, Pimpinan Perusahaan yang bekerja sama dalam penyelenggaraan Shortcourse KMMI, Para pejabat di lingkungan Institut Teknologi Indonesia (ITI).

Dalam sambutan sekaligus membuka acara yang dilangsungkan Pada pagi hari tersebut, Rektor ITI Dr. Ir. Marzan A. Iskandar, IPU menyapa seluruh peserta Short Course yang berasal dari berbagai kampus di seluruh Indonesia. Rektor ITI juga menyampaikan KMMI menawarkan alternatif pembelajaran yang lebih dinamis, kompetitif dan adaptif yang didorong oleh permintaan memperoleh keterampilan dan kompetensi yang diperlukan industri.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Belmawa Kemdikbud-Ristek Bapak Yon Sugiarto, beliau menyampaikan harapan agar program ini dapat diikuti oleh mahasiswa dari seluruh penjuru Indonesia dan dapat menyiapkan mahasiswa agar siap menghadapi dunia usaha dan dunia industri dengan skill & kompetensi yang didapat dari shortcourse.

Hadir juga mitra penyelenggara KKMI ITI untuk Shortcourse 1 Proses Heat Treatment untuk Peningkatan Kualitas Produk di Industri Alat Berat yaitu Bapak Pratjojo Dewo Presdir PT. Komatsu Indonesia dan Shortcourse 2 Agribisnis Sayuran Higienis di masa Pandemi yaitu Bapak Kunto Herwibowo Direktur CV. Spirit Wira Utama.

Dalam acara tersebut juga Tim KMMI ITI menyampaika tutorial penggunaan portal sce.iti.ac.id yang akan digunakan sebagai media pembelajaran pada shortcourse yang dilangsungkan. Dilanjutkan dengan tanya jawab terkait penggunaan portal dan proses belajar yang akan dilangsungkan. Tanya jawab mengenai program shortcourse dijawab langsung oleh ketua Shortcourse 1  Dr. Ir. Dwita Suastiyanti, M.Si dan ketua Shorcourse 2 Ir. Heru Irianto M.Si

Sumber: Humas ITI

——————————————————————————————————————-

PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN MENYELENGGARAKAN WORKSHOP “STRATEGI PUBLIKASI ARTIKEL PADA JURNAL INTERNASIONAL BEREPUTASI”

Jumat 16 Juli 2021
Melalui hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2021. Program studi teknik mesin ITI menyelenggarakan workshop “strategi publikasi artikel pada jurnal internasional bereputasi”.

Acara tersebut menghadirkan pakar dalam pembuatan jurnal yang sesuai standar internasional yaitu Dr. Mas Ayu Elita Hafizah S.Si, M.Si. Dan Dr. Maykel T.E. Manawan. S.Si. M.Si.

Acara yg diselenggarakan melalui daring tersebut dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Indonesia. Acara dibagi ke dalam dua sesi sesi pagi 09.30-11.30 dan sesi siang 13. 00-15. 30.

Dengan acara tersebut diharapkan seluruh peserta dapat mempelajari dan menghasilkan jurnal internasional bereputasi.

——————————————————————————————————————-

UMN Terpilih Menjadi Kampus Banten Maju 2019

Mendagri menyerahkan penghargaan Kampus Banten Maju kepada Rektor UMN (dok.KOMPAS)

TANGERANG – Universitas Multimedia Nusantara (UMN) terpilih menjadi Kampus Banten Maju dalam acara Anugerah Banten Maju 2019. Anugerah tersebut diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tjahjo Kumolo kepada Rektor Universitas Multimedia Nusantara Ninok Leksono di Assembly Hall, Intermark Swiss-belHotel BSD pada Selasa (23/7).

Pada kesempatan tersebut, Ninok Leksono bersyukur dan berterima kasih atas anugerah yang didapatkan oleh UMN.

“Kita bersyukur bahwa kiprah UMN dalam bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat diakui telah ikut berkontribusi dalam membangun dan memajukan provinsi Banten. UMN mengucapkan terima kasih kepada Bapak Margiono dan pimpinan Rakyat Merdeka Group yang telah memprakarsai Anugerah ini,” ujar Ninok.

Ninok menjelaskan bahwa UMN telah ikut mengembangkan SDM (Sumber Daya Manusia) di wilayah Banten untuk berkarier di sektor ekonomi kreatif.

“Selama ini ada banyak orang muda dari wilayah Banten, khususnya Tangerang dan sekitarnya yang menjadi mahasiswa UMN dan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang baik. Ini berarti UMN telah ikut ambil bagian dalam mengembangkan SDM di wilayah Banten untuk berkarier di sektor ekonomi kreatif yang sedang marak dewasa ini,” jelas Ninok.

Selain itu, UMN juga telah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang memberdayakan masyarakat melalui literasi digital.

“Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat , UMN juga telah ikut meluaskan literasi digital kepada berbagai pihak di wilayah Banten,” lanjut Ninok.

Ke depannya, Ninok berharap UMN dapat menjadikan Banten Kota dan Kabupaten yang cerdas, memiliki masyarakat yang tinggi literasi digital dan memiliki industri kreatif yang berkembang.

Ke depannya, Ninok berharap UMN dapat menjadikan Banten Kota dan Kabupaten yang cerdas, memiliki masyarakat yang tinggi literasi digital dan memiliki industri kreatif yang berkembang.

“UMN akan terus berkiprah ambil bagian dalam memajukan Banten, dengan pengetahuan dan keahlian di bidang desain kreatif serta teknologi informasi dan komunikasi (ICT/Information and Communication Technology). UMN berharap bisa ikut membantu kota dan kabupaten di Banten menjadi kota dan kabupaten cerdas, masyarakatnya tinggi literasi digitalnya dan industri kreatifnya, kecil dan besar, makin berkembang,” tutup Ninok.

Proses pemilihan Anugerah Banten Maju 2019 dilakukan melalui serangkaian kegiatan riset dan seleksi Riset kualitatif dengan menggunakan metode pencarian Desk Research. Selanjutnya, dilaksanakan penjurian awal untuk menghasilkan kandidat penerima anugerah. Dilanjutkan dengan tahapan Media Monitoring dengan melakukan tracking berita yang dimuat di 9 media mainstream di Banten sejak Januari 2019 – Mei 2019. Tahap terakhir, yaitu melakukan proses seleksi akhir melalui penilaian oleh dewan juri profesional.(CRA)

Sumber: Humas Universitas Multimedia Nusantara

——————————————————————————————————————-

Universitas Budi Luhur Sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Jakarta – Universitas Budi Luhur menggelar acara sosialisasi kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim.

Acara ini mengangkat tema “Sosialisasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka Tingkat Universitas Budi Luhur 2021” dan diselenggarakan secara hybrid (offline dan online) pada Jumat, 11 Juni 2021.

Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc mengatakan, kurikulum MBKM Budi Luhur dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa masuk ke industri kerja. Menurutnya, kampus harus mampu meningkatkan kemampuan keterampian mahasiswa seperti hard skill dan soft skil.  

“Kurikulum yang dirancang, sudah kita pikirkan hal tersebut bisa membantu mahasiswa kita masuk ke industri. Apa yang sudah dirancang oleh Kapordi bisa menjadi panduan kita bersama untuk implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kita harapkan, kuruikulum ini bisa meningkatkan daya saing mahasiswa Budi Luhur. Misalnya, mahasiswa kita cemplungkan ke laut biar dia merasakan. Nah ketika selesai kuliah, mahasiswa tersebut sudah merasakan dunia kerja itu seperti apa,” katanya. 

Senada dengan itu, Deputi Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Budi Luhur, Dr. Goenawan Brotosaputro, M.Sc menegaskan bahwa Budi Luhur merupakan kampus pelopor, “Kampus Merdeka”. Ia menjelaskan, mahasiswa di Budi Luhur diperbolehkan mengambil mata kuliah di fakultasi lain. 

“Budi Luhur ini pelopor kampus merdeka. Kenapa begitu? Jadi atas arahan Pendiri Yayasan Budi Luhur Cakti, Drs. Djaetun HS, ayo mahasiswa diberikan kebebasan dan jangan dikekang mahasiswa jangan diberi mata kuliah itu saja. Boleh mahasiswa pilih Prodi A, ambil mata kuliah prodi B. Kebebasan ini sudah kita akomodir. Nah Mas Menteri (Nadiem Makarim) ini pengusaha angkutan umum. Mas menteri punya pandangan berbeda, sehingga lulus kuliah bisa langsung dipakai industri,” jelasnya.

Sementara, Reviews Nasional Program MBKM, Anggraeni Dyah, ST, MT mengatakan, penerapan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka tidaklah mudah karena terdapat beberapa aturan yang harus dipenuhi. 

“Kita lihat kurikulum ini kita perhatikan sesungguhnya banyak aturan dan itu bukan hal yang mudah. Prodi mau seperti ini ternayata tidak, kita harus memperhatikan box kita, universities value-nya, KKNI-nya, MBKM-nya. Nah ini dasar kurikulum dulu,” katanya.

“Jadi bagaimana membuat kurikulum MBKM? Tentunya kita harus mengacu aturan pemerintah, aturan universitas kemudian kita bekerjasama dengan mitra,” jelasnya.

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan suatu terobosan baru dalam proses implementasi pendidikan di Indonesia. Budi Luhur salah satu kampus pelopor kampus merdeka berkomitmen menciptakan menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi unggul dan berdaya saing.

Sumber: Humas Universitas Budi Luhur

——————————————————————————————————————-

TIM DARI MAHASISWA PERBANAS INSTITUTE BERHASIL MENANG DALAM KOMPETISI HIBAH KEWIRAUSAHAAN (HOKI)

Pada (30/3/2021) dua kelompok perwakilan Perbanas Institute berhasil menjadi enam kelompok terbaik pada program Hibah Kompetensi Kewirausahaan (HOKI). Sebelumnya kedua wakil dari Perbanas Institute telah melakukan seleksi proposal, dan juga presentasi, dan terpilih lah enam kelompok terbaik. Waktu pelaksanaan program Hoki sendiri dimulai pada 19 Februari 2021 hingga 30 Maret 2021.

Program yang diinisiasi oleh PT Pegadaian (PERSERO) ini ditujukan untuk elemen mahasiswa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi mahasiswa dalam berkwirausahaan, juga mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu Program Hoki juga bermanfaat untuk meningkatkan semangat mahasiswa dalam berkewirausahaan, mengingat tingkat rasio kewirausahaan harus lebih ditingkatkan lagi dari sebelumnya.

Selanjutnya kedua perwakilan dari Perbanas Institute akan melakukan pembinaan inkubasi kewirausahaan. 

Adapun kedua Tim wakil dari Perbanas Institute adalah:

  • Kelompok De’Palmore: Nurul Fitri, Ibrahim Hadi, Anugrah Alya Revanelli, Nur Kholifah Auliyanti (Prodi S1 Ekonomi Syariah).
  • Kelompok Allind: Muhammad Fauzan Yafie, Nurul Adita Islamiati, Nadia Nursyifa (Prodi S1 Manajemen).

Sumber: Humas Institute Perbanas
——————————————————————————————————————-

Guru Besar di Lingkungan LLDikti Wilayah III Bertambah 4 Orang

Jakarta, (LLDikti III) – Penyerahan Surat Keputusan (SK) Profesor tentang Kenaikan Jabatan Akademik fungsional Dosen sebagai Profesor, telah diberikan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc. kepada empat (4) Guru Besar, pada Kamis (05/08) di Ruang Ki Hajar Dewantara, Kantor LLDikti Wilayah III, antara lain :

  1. Dr. dr. Muhammad Haffizzurrachman Syarief, M.P.H dalam Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat.
  2. Dr. Yusi Anggriani, S.Si, M.Kes., Apt.
  3. Dr. Diena Mutiara Lemy, A.Par., M.M.
  4. Dr. dr. Bernadetha Nadeak, M.Pd., P.A.

Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc selaku Kepala LLDikti Wilayah III mengucapkan selamat atas dilantiknya Guru Besar di lingkungan LLDikti Wilayah III dan diharapkan dengan bertambahnya jumlah Guru Besar, maka peran ini diharuskan untuk dapat membina para junior-junior untuk segera menjadi Guru Besar. “Selamat kepada profesor-profesor baru karena ini adalah awal pembuktian untuk mempublikasikan karya-karya selanjutnya”. Ucap Prof. Agus.

Sumber :
Humas LLDikti Wilayah III
E-Mail : info.lldikti3@kemdikbud.go.id

——————————————————————————————————————-

Universitas Nusa Mandiri Giat Sosialisasikan Program Kampus Mengajar

JAKARTA — Kampus mengajar merupakan bagian dari kampus merdeka yang mengajak dosen dan mahasiswa seluruh Indonesia untuk aktif dalam program Kemendikbud ini. Tujuan program ini, dosen akan menjadi guru dan mengajar siswa/i Sekolah Dasar (SD) di wilayah 3T (terdepan, tertinggal dan terluar).

Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali memberikan sosialisasi program Kampus Mengajar dari Kemendikbud pada mahasiswa. Kegiatan ini telah terlaksana pada Rabu (23/6), secara daring pukul 10.00-11.00 WIB oleh Siti Masturoh, dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang telah lolos jadi dosen pembimbing lapangan angkatan satu tahun 2021 program kampus mengajar.

Siti Masturoh menyampaikan kampus mengajar menjadi bagian dari kegiatan mengajar di sekolah dan merupakan program kampus merdeka. Menghadirkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pembelajaran literasi dan numerasi di SD dan SMP seluruh Indonesia.

“Kampus mengajar bertujuan untuk membekali mahasiswa dalam menguasai berbagai keilmuan/keahlian yang berguna untuk memasuki masa depan, menjadi partner guru dan sekolah dalam melakukan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, Kamis (24/6).

Lalu, Siti juga memaparkan pada mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) perihal kriteria kampus mengajar, yaitu mahasiswa aktif minimal semester VI, diutamakan mempunyai pengalaman berorganisasi atau pengalaman mengajar, mendapatkan surat rekomendasi dari perguruan tinggi, dan tidak sedang mendaftar/mengikuti kegiatan MBKM yang lainnya.

“Adapun manfaat yang didapatkan untuk mahasiswa dalam program kampus mengajar yaitu mengembangkan diri khususnya kreativitas, kepemimpinan dan kemampuan interpersonal serta mendapatkan pengalaman nyata di lapangan, mampu mengasah kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Selain itu mendapatkan konversi sks untuk memenuhi syarat penyelesaian gelar sarjana sebesar maksimal 20 sks, mendapatkan penghargaan peserta program kampus mengajar dan dapat uang saku 1,2 juta perbulan dan potongan UKT maksimal 2,4 juta,” paparnya.

Sumber: Humas Universitas Nusa Mandiri

Universitas Budi Luhur Kukuhkan Guru Besar Ilmu Manajemen Prof. Dr. Setyani Dwi Lestari, ME

Jakarta, 2 Juni 2021 – Ketua Program Magister Manajemen Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. Setyani Dwi Lestari ME, dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap bidang Ilmu Manajemen secara hybird (offline dan online) pada Rabu, 2 Juni 2021 pukul 10:00-11:30 WIB di Graha Mahardika Bujana, Jakarta.

Acara ini dipimpin oleh Prof. Dr. Moedjiono, M.Sc selaku Ketua Senat Universitas Budi Luhur dan Dr. Rusdiyanta, M.Si. selaku Sekretaris Senat Universitas Budi Luhur beserta Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc, MM dan para deputi dan dekan Fakultas Universitas Budi Luhur.

Prof Setyani mengangkat orasi pengukuhan Guru Besar dengan judul “E-commerce Berdasarkan Knowladge Manajemen Inovasi Dengan Sebagai Landasan Organisasi Resilien yang Kuat di Masa Covid-19”.

Dalam paparannya, Prof Setyani menggaris bawahi tuntutan kebutuhan era sekarang ini mengarah digital karena e-commerce mendorong dan merubah proses transaksi ekonomi masyarakat.

“Perkembangan era saat ini mengarah digital demi memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat yang sangat luas. Era digital ini tidak terlepas e-commerce yang mana menjadi kumpulan media yang menghubungkan individu dengan perusahaan untuk melakuakan transaksi pertukaran barang dan pertukaran informasi. Sehingga menjadi solusi bertahan di era saat ini,” paparnya.

Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc, MM, bangga atas pencapaian Prof Setyani yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen. Ia mengaku mengenainya sejak menjadi dosen di tahun 1984.

“Sebuah kebanggaan bagi kami yang menghasilkan profesor yang saya kenali beliau tahun 84. Saya masih asisten dosen, beliau waktu itu masih muda, dosen muda disangka mahasiswa karena kecil mungil. Sudah banyak karya beliau yang sudah dihasilkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan bertambahnya profesor diharapkan Budi Luhur semakin maju dan meningkatkan kualitas pendidikan.

“Untuk itu dengan bertambahnya profesor ini, semakin memajukan Budi Luhur secara visi dari kulalitas, visi dari kuantitas. Drs. Djtajun HS (pendiri Yayasan Budi Luhur Cakti) berharap memilik banyak profesor, Guru Besar. Dengan banyaknya guru besar di Budi Luhur maka menjadi universitas unggul di Jakarta,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc, mengapresiasi kepada Prof Setyani yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Budi Luhur. Menurutnya, Prof Setyani merupakan sosok pekerja keras dan ulet.

“Alhamdulillah, bersyukur kita tambah satu Guru Besar di Universitas Budi Luhur. Kami terus terang menanti bertambahnya prodi S3 manajemen tidak hanya kinerja naik tapi LLDIKTI III juga terangkat dan paling penting di Indonesia karena bidang ini sangat membantu dan berkontribusi bagi bangsa,” katanya.

“Kalau kita lihat track recode Bu Setyani merasa gemes dan greget. Kenapa? karena kegigihan dia. Beliau ini srikandi kalau sudah ngomong cepat, mudah-mudahan track recode ini sumber positif bagi Budi Luhur dan akan selalui menginspirasi Budi Luhur,” tuturnya.  

LLDikti Wilayah III Apresiasi Universitas Moestopo Atas Penghargaan Inklusivitas ASIC 2021

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan selalu mendorong kampus untuk menjadi tempat tumbuh kembangnya potensi bangsa, serta melahirkan sumber daya unggul yang dapat membawa Indonesia jaya. Untuk itu, kampus harus menjadi tempat yang sehat, termasuk bebas dari antiintoleransi.

Hal ini juga tertuang dalam indikator kinerja Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi dalam Kepmendikbud Nomor 754 Tahun 2020, salah satunya adalah presentase Perguruan Tinggi Swasta yang mengimplementasikan tiga dosa, yaitu antiintoleransi, antikekerasan seksual, antiperudungan, dan antikorupsi.

Konsep pendidikan mengedepankan toleransi keberagaman untuk meningkatkan kemampuan diri dan menginspirasi masyarakat untuk berkontribusi lebih bagi negara yang dijalankan oleh salah satu Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, yaitu Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) yang baru-baru ini mendapatkan pengakuan dunia.

Pengakuan penerapan keberagaman beragama di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menjadi keunggulan pembeda terbukti melalui Penghargaan Inklusivitas ASIC 2021 diumumkan oleh Dr. Maurice Dimmock – Founder & Chairman ASIC secara daring pada 31 Maret 2021 dalam seminar internasional 2 hari bertema Education Beyond 2021, yang diselenggarakan oleh ASIC (Accreditation Service for International Schools, Colleges & Universities), badan akreditasi pendidikan internasional berpusat di Inggris.

“Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) percaya bahwa proses pendidikan merupakan proses seumur hidup. Semenjak berdiri, salah satu warisannya yang masih dipelihara hingga saat ini adalah memfasilitasi praktik kebebasan beragama dan berkeyakinan di kampus, melalui penyediaan tempat ibadah serta badan perwakilan mahasiswa dalam penyelenggaraan ibadah, berdoa, berdakwah, mengamalkan keyakinan dan perayaan hari keagamaan.” jelas Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. Rudy Harjanto, M.Sn.

“Keberagaman agama merupakan harta dan jati diri bangsa yang sangat diperlukan untuk memajukan kehidupan di tengah dinamika perkembangan dunia. Agama adalah sarana untuk saling toleransi, berbagi kasih sayang, saling peduli, saling mendukung, saling menghormati, dan dasar persatuan bangsa yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri, mandiri, kreatif, inovatif, beretika untuk berkontribusi lebih bagi negara”, lanjutnya.

Kepala LLDikti Wilayah III, Prof. Agus Setyo Budi, M.Sc mengapresiasi dan turut bangga atas Penghargaan Inklusivitas ASIC 2021 yang diterima oleh Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). “selamat untuk Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), yang telah menunjukan dirinya di Indonesia dan mata dunia sebagai kampus dengan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan aman dalam hal toleransi beragama dan keberagaman. Semoga ini juga dapat menjadi inspirasi bagi Perguruan Tinggi lainnya di lingkungan LLDikti Wilayah III untuk selalu menciptakan iklim yang kondusif agar terwujudnya holistic wellness, maka seluruh bagian akan merasakan kebahagiaan, kegembiraan, dan semangat untuk berpacu dalam mengukir prestasi.”

Sumber:

Humas LLDikti Wilayah III

Humas Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

——————————————————————————————————————-

Universitas Trisakti: Demo pemeriksaan Covid-19 dengan Ge-Nose: Nyaman, Murah, Cepat, dan Akurat

Universitas Trisakti mengadakan acara demonstrasi penggunaan Ge-Nose yang telah dilaksanakan pada, Jumat, 8 Januari 2021 bertempat di Auditorium Gedung D, kampus A Universitas Trisakti.

Demo pemeriksaan Covid-19 dengan Ge-Nose tersebut dilakukan secara langsung oleh Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc.PhD selaku Rektor Universitas Trisakti dan dihadiri oleh para pimpinan yang berada dilingkup Universitas Trisakti serta perwakilan dari masing-masing Fakultas.

Dalam Demo penggunaan alat Ge-Nose, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, MSc.PhD menyampaikan bahwa Ge-Nose merupakan alat yang mampu mendeteksi serta dapat mendiagnosis apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak, hanya dengan hembusan nafas. Ge-Nose ini dapat diartikan sebagai alat screening yangcepat.

Ge-Nose atau electronic nose merupakan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh dosen dari Universitas Gajah Mada sejak tahun 2008, yang sebelumnya fungsi dari penelitian ini digunakan untuk mendeteksi pasien TBC, namun pada akhirnya terus dikembangkan sehingga bisa mendeteksi virus Covid-19.

Sumber:

Universitas Trisakti

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

POLITEKNIK MEDIA KREATIF KUATKAN KUALITAS PENDIDIKAN HINGGA MERAIH AKREDITASI BAIK SEKALI

Pasca adanya kunjungan secara daring oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), kini Politeknik Media Kreatif meraih akreditasi baik sekali untuk kategori institusi.

“Kami sangat mengapresiasikan seluruh sivitas akademika Polimedia dan pihak yang telah mendukung penilaian ini, semoga ini menjadi motivasi bagi kita semua” tutur Purnomo, selaku Direktur Polimedia kepada wartawan secara daring (18/03/2021).

Pencapaian akreditasi ini juga didukung dengan prestasi yang diraih oleh dosen dan mahasiswa dari tingkat nasional hingga internasional. Selain itu, Polimedia memiliki output yang sudah dipatenkan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, seperti Virtual Lab kewirausahaan yang telah berdiri tahun 2010 dan mendapat Paten serta disahkan oleh Kemenhumham.

Akreditasi institusi tersebut merupakan pencapaian yang pertama kalinya sejak Polimedia didirikan pada tahun 2008. Selama 12 tahun lebih, Polimedia terus meningkatkan kualitas pendidikannya mulai dari perkuliahan, sarana prasarana, hingga fasilitas pendukung lainnya agar semakin ditingkatkan. Besar harapannya agar dapat mewujudkan perguruan tinggi vokasi yang menguatkan Indonesia.

LLDikti Wilayah III mengapresiasi pencapaian akreditasi baik yang diraih oleh Politeknik Media Kreatif, penilaian baik untuk institusi ini merupakan langkah yang baik pula dalam menambah ataupun memajukan Perguruan Tinggi yang gemilang di wilayah Jakarta.

Sumber:

Humas Polimedia

Humas LLDikti Wilayah III

Foto (oleh: http://possore.com/2021/03/18/membanggakan-politeknik-negeri-media-kreatif-raih-akreditasi-baik-sekali/)

——————————————————————————————————————-

Universitas Esa Unggul Sukses Jadi Tuan Rumah Indonesia Korean Festival 2021

Universitas Esa Unggul kembali menggelar Indonesia Korean Festival (IKOFEST) 2021, acara ini tidak seperti tahun lalu yang diselenggarakan secara offline di Ballroom Aula Kemala, kali ini IKOFEST 2021 digelar secara daring, Jumat 26 Februari 2021.

Salah satu panitia penyelenggara IKOFEST, Rosalina Nugraheni Wulan Purnami, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk kerjasama antara Hangari club Korea Indonesia dengan Universitas Esa Unggul dalam hal ini Lembaga Bahasa dan Kebudayaan UEU.

“Acara ini setiap tahun digelar, dua kali berturut-turut UEU menjadi tuan Rumah dalam Festival ini, kita patut berbangga karena UEU secara konsisten dan maksimal menyelenggarakan Festival yang positif ini,” ujarnya.

Dalam festival ini, terdapat beberapa penampilan yang disuguhkan, diantaranya penampilan Song Cover, Dance Cover, Tari-tari Kontemporer, dan penampilan spesial dari Youtuber Korea yakni Bung Korea. Penyelenggaraan IKOFEST 2021 ini diharapkan dapat segera diselenggarakan kembali ditahun-tahun berikutnya, dan dapat digelar lebih meriah, serta menghibur seluruh Sivitas maupun masyarakat.

“Di tengah keterbatasan yang terjadi saat ini, IKOFEST berlangsung dengan lancar, meskipun diselenggarakan secara daring dan menerapkan siara Tunda, namun vibenya sangat spesial dan terasa meriah, terima kasih juga kepada tim Podcast Markom UEU yang telah membantu,” ucapnya.

Sumber:

Khairur Rasyid (Universitas Esa Unggul)

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

UNIVERSITAS MERCU BUANA RANKING 3 NASIONAL KBMI DARI KEMENDIKBUD

Dalam rangka mendukung tumbuhnya para pengusaha muda di perguruan tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melaksanakan Kegiatan Bisnis Manajemen Indonesia (KBMI) setiap tahunnya yang diikuti oleh berbagai mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Dalam situasi pandemi, acara ini tetap berlangsung melalui webinar yang diselenggarakan pada 8 September 2020 dengan menggunakan aplikasi zoom.

Perkembangan karakter bagi wirausahawan muda ini bertujuan untuk mengembangkan ataupun merintis usaha yang dimiliki oleh mahasiswa. Sebanyak 7 tim dari Universitas Mercu Buana telah memenangkan kompetisi dana hibah Program Kegiatan Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI). Dana hibah yang diberikan bertujuan untuk modal untuk pengembangan usahanya dari Kemendikbud dengan total yang didapatkan sebesar Rp. 114.500.000.

Acara ini diikuti oleh Wakil Rektor Akademik – Dr. Yuli Harwani, MM, Kepala Pusat Pengembangan Kewirausahaan UMB – Dr. Wachyu Hari Haji, Direktur Pembelajaran – Dr. Rina Astini, MM, Direktur Kemahasiswaan – Danto Sukmajati, Ph.D, wakil dekan, kaprodi, dosen pembimbing dan mahasiswa.

“KBMI ini adalah kegiatan tahunan oleh Kemendikbud, Universitas Mercu Buana lolos menjadi ranking ke-3 Nasional untuk kegiatan KBMI”, ujar Wachyu Hari Haji.

Berikut nama-nama mahasiswa yang lolos dalam KBMI 2020: 1. Adi Kurniawan. Dengan nama bisnis Siomay Pelangi Yummy dari program studi Advertising and Marketing Communications memiliki total hibah Rp.12.000.000 2. M.Erwin Ferdiansyah. Dengan nama bisnis Sate Gambal Genah dari program studi Manajemen s1 memiliki total hibah Rp. 18.000.000 3. Mohamad Hasbih. Dengan nama bisnis Travalal.com dari program studi Manajemen s1 mimiliki total hibah Rp.18.000.000 4. Chairunnisa. Dengan nama bisnis Bongsang dari program studi Psikologi manajemen s1 memiliki total hibah Rp.15.000.000 5. Iwanda Ferandy. Dengan nama bisnis Tokowadah dari program studi Teknik Sipil memiliki total hibah Rp. 18.000.000 6. M.Fachmie Akbar. Dengan nama bisnis MB Porous dari program studi Teknik Sipil memiliki total hibah Rp.15.500.000 7. Agus Andrianto. Dengan Nama bisnis Semangat Djoeang Woodart dari program studi Teknik mesin memiliki total hibah Rp. 18.000.000.

Universitas Mercu Buana mendapat apresiasi dari LLDikti Wilayah III atas prestasi mahasiswanya dalam menumbuhkan serta mengembangkan jiwa entrepreneurship. Semoga dengan adanya kegiatan pengembangan bisnis ini dapat menumbuhkan pengusaha muda demi kemajuan dunia bisnis di Indonesia.

Sumber:

Priyo Wahyudi (Universitas Mercu Buana)

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

Binus University Raih
5 Stars dari QS Stars World University Rating System

BINUS UNIVERSITY terus mewujudkan pendidikan berkelas dunia melalui semangat membina dan memberdayakan masyarakat. Wujud komitmen tersebut diapresiasi dengan pengakuan pada level internasional, mendapatkan rating 5 Stars dari QS Stars World University Rating System atas komitmen peningkatan kualitas dalam bidang Teaching, Employability, Academic Development, Internationalization, Facilities, Social Responsibility, dan Inclusiveness. Selain itu, program Online Learning BINUS UNIVERSITY juga mendapatkan pengakuan 5 Stars. Pencapaian ini menjadikan BINUS UNIVERSITY sebagai satu-satunya Universitas di Indonesia yang mendapatkan pengakuan rating 5 Stars overall.

Sebelumnya, BINUS UNIVERSITY telah masuk ke dalam Top 1000 QS World University Rankings 2021, Peringkat 227 QS Asia University Rankings 2021, Top 500 QS World University Rankings by Subject 2021 – Computer Science and Information Systems, serta Posisi 301-500 pada QS World Graduate Employability Rankings 2020.

Sumber:

Humas Binus University

——————————————————————————————————————-

Universitas Bina Nusantara termasuk dalam Top 6 Indonesian Universitises pada peringkat QS World University Rankings by Subject 2021(Computer Science and Information Systems)

LLDikti Wilayah III mengucapkan selamat kepada Universitas Bina Nusantara karena berhasil menempati peringkat 451-500 QS World University Rankings by Subject 2021 (Computer Science and Information Systems), terhadap lebih dari 1,453 institusi perguruan tinggi di 157 lokasi di dunia.

Di Indonesia, Universitas Bina Nusantara menempati posisi ke-5 di antara 6 perguruan tinggi dalam kategori ini.

Sumber: https://www.topuniversities.com/universities/bina-nusantara-university-binus
Humas LLDIKTI III

——————————————————————————————————————-

Universitas Nasional Raih 4 Bintang dari Qs Stars Rating System Tahun 2021/2024

Universitas Nasional (Unas) berhasil mendapatkan penilaian bintang 4 dengan poin 588. Bintang 5 dalam kategori teaching, online learning, dan inclusiveness dan bintang 4 diraih dari kategori employability dan academic development. Sementara pada kategori internationalization, social responsibility, dan program strength yang diraih oleh Program Studi Manajemen, memperoleh bintang 3.

LLDikti Wilayah III mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Universitas Nasional karena berhasil meraih bintang 4 pada QS Stars University Ratings.

Lembaga Quacquarelli Symonds (QS) Star melakukan pemeringkatan berdasarkan sistem evaluasi rating terkait inovasi, keterbukaan, layanan pendidikan yang meliputi penelitian, pengajaran, kebermanfaatan terhadap masyarakat sekitar (community service), dan juga terkait dukungan sumber daya.

——————————————————————————————————————–

LSPR Terbitkan COMMENTATE Journal of Communication Management

Setelah mengelola Communicare Journal of Communication Studies dan Journal of Servite, LSPR Communication & Business Institute menambah satu jurnal lagi yaitu Commentate Journal of Communication Management. Commentate merupakan jurnal bidang komunikasi dan manajemen yang dikelola oleh Postgraduate Programme (PGP), dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR.

Commentate telah menerbitkan artikel Volume 1 No. 1 dan No. 2 yang dipublikasikan pada tahun 2020. Nama jurnal COMMENTATE memiliki arti yang berasal dari dua konsep. Pertama, COMMENTATE merupakan kepanjangan dari Communication Management in Postgraduate Studies. Kedua, COMMENTATE dalam terjemahan Bahasa Indonesia, memiliki arti komentator pada kegiatan olahraga. Filosofi ini memiliki arti bahwa artikel yang diterbitkan di jurnal ini memiliki jiwa sportivitas dalam menangkap berbagai fenonema komunikasi yang ada di masyarakat. COMMENTATE memiliki ruang lingkup topik seperti: Komunikasi Perusahaan, Komunikasi Media (mainstream dan digital), Hubungan Masyarakat, Komunikasi Bisnis, Komunikasi Hiburan, Komunikasi Global, dan Manajemen Komunikasi. Terbit dua kali dalam setahun, setiap bulan Juni dan Desember.

Dr. Rino F. Boer Editor in Chief Commentate Journal of Communication Management, menyatakan bahwa jurnal ini dikelola berdasarkan kebutuhan dunia akademis dan kontribusi praktis secara nyata dalam mengamati dan memahami fenomena dunia komunikasi dalam realitas sosial. Ia memaparkan, “Galian ilmu pengetahuan dari kampus patut diimplementasikan pada masyarakat luas. Fenomena komunikasi yang dikonstruksi di dalam penelitian ilmiah wajib dipublikasikan sehingga dapat diakses oleh berbagai pihak agar bermanfaat tidak hanya secara akademis, tetapi manfaat praktis bagi dunia usaha dan pelaku bisnis. Commentate hadir sebagai media publikasi yang menjembatani dunia akademik dengan dunia sosial”. Seiring dengan kebutuhan publikasi artikel ilmiah yang menjadi syarat kelulusan bagi mahasiswa di Strata-2, ia menambahkan, “Commentate diadakan untuk menjadi wadah bagi seluruh mahasiswa PGP untuk mengeksplorasi potensi dirinya menjadi penulis ilmiah professional dalam bidang pekerjaannya masing-masing”. Jurnal ini dapat diakses melalui http://journal.lspr.edu/index.php/commentate/about.

Pembukaan Jurnal Komunikasi dan Manajemen di LSPR mendapatkan apresiasi dari pihak LLDikti Wilayah III. Berkat penambahan jurnal tersebut, LSPR dapat membuktikan bahwa jurnal yang dibentuk dapat menjadi wadah untuk para peserta didik untuk semakin memperdalam ilmunya. Kami berharap untuk seluruh kampus yang berada di bawah naungan LLDikti Wilayah III dapat terus memajukan perkembangan jurnal di kampusnya.

Sumber:

Tim Humas LSPR – Febrina Ramadyanti

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

UBSI: 7 Mahasiswa Lolos Seleksi dan Siap Mengikuti Program Bangkit – Kampus Merdeka KEMDIKBUD

Dalam rangka mendukung kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Universitas Bina Sarana Informatika menjadi salah satu perguruan tinggi yang akan menerapkan sebuah kebijakan tersebut pada tahun 2021 ini. Melalui program Bangkit, Universitas Bina Sarana Informatika telah berpartisipasi dalam menyukseskan kebijakan yang telah dibentuk oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Pak Nadiem Makarim.

Program Bangkit merupakan sarana untuk pematangan kesiapan karir yang dibuat oleh Google dan dijalankan atas dukungan dari berbagai perusahaan seperti dari Gojek, Tokopedia, Traveloka dan Deeptech Foundation. MoU yang telah disepakati tersebut sudah ditandatangani oleh Google dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, sehingga pihak universitas tidak perlu mendapatkan atau menandatangani MoU dengan Google/Bangkit.

Program ini dirancang untuk memberikan peserta sebuah paparan langsung dengan praktisi dari industri dan akan mempersiapkan peserta dengan keterampilan yang relevan untuk mencapai karir yang sukses di perusahaan teknologi yang terkemuka. Peserta dapat memilih dari jalur Android, Cloud, atau Machine Learning, selain ketiga hal tersebut mereka juga akan mempelajari keterampilan penting seperti metodologi berpikir desain, kepemimpinan, komunikasi, dan keterampilan presentasi. Setelah berhasil menyelesaikan program ini, peserta akan diundang ke pameran karir virtual, disana mereka akan memiliki akses peluang kerja di perusahaan terkemuka di Indonesia.

Pada akhir semester, sepuluh tim proyek akhir akan dipilih untuk pengembangan lebih lanjut termasuk dana inkubasi hibah dan dukungan dari universitas mitra Bangkit yang ditugaskan. Harapannya melalui proses ini, dapat membantu untuk membentuk angkatan berikutnya dari startup teknologi yang sukses di Indonesia. Peserta yang menyelesaikan program ini akan memenuhi syarat (tergantung persetujuan universitas peserta) hingga 20 kredit studi universitas (SKS).

Ketujuh mahasiswa yang lolos seleksi tersebut berasal dari kampus Sukabumi yang terdiri dari enam mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer dan satu mahasiswa Program Studi Sistem Informasi. Salah seorang mahasiswa yang lolos, Farhan Fauzan mengungkapkan rasa syukurnya, “Alhamdulillah saya sangat senang dan bersyukur bisa lolos seleksi dari ribuan peserta yang mendaftar dan terpilih mengikuti program Bangkit ini, mudah-mudahan kesempatan ini bisa saya manfaatkan untuk belajar dari pengetahuan dan pengalamanan para instruktur yang berkualitas”.

Melalui Program Bangkit diharapkan lulusan Universitas Bina Sarana Informatika tidak hanya memiliki gelar sarjana semata tetapi memiliki kualifikasi dan keterampilan yang mumpuni dan siap berperan dalam perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia.

Pencapaian yang diraih oleh ketujuh mahasiswa dari UBSI tersebut telah mendapatkan apresiasi dari LLDikti Wilayah III. Kelulusan seleksi tersebut merupakan sebuah keberhasilan yang sangat menguntungkan bagi Universitas Bina Sarana Informatika. Semoga kedepannya seluruh universitas yang berada di bawah naungan LLDikti Wilayah III dapat menunjukkan kesuksesan dari setiap aspek yang terdapat dalam setiap perguruan tinggi. 

Sumber:

Tim Humas Universitas Bina Sarana Informatika

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Civitas Akademika Institut STIAMI Mengikuti Pengukuhan Relawan Pajak 2021 oleh Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Jakarta Pusat

Civitas Akademika Institut STIAMI telah menentukan pihak yang terpilih sebagai Relawan Pajak mengikuti pengukuhan Relawan Pajak 2021, total peserta yang dipilih oleh Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Jakarta Pusat adalah sebanyak 160 orang melalui via daring pada Kamis, 25 Februari 2021.

Relawan Pajak 2021 pada tahun ini bukan hanya dari para mahasiswa Institut STIAMI saja, akan tetapi terdapat 20 orang dosen pengajar Institut STIAMI yang menjadi relawan pajak 2021. Hal tersebut dapat meningkatkan segi kualitas asistensi relawan pajak saat mendampingi wajib pajak dalam pelaporan SPT Tahunan. Keterlibatan aktif kampus dalam program relawan pajak tidak hanya sebagai cara mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi peserta didik.

Selain itu, program relawan pajak menjadi salah satu bagian dari upaya otoritas untuk meningkatkan kesadaran pajak dalam jangka panjang. Pasalnya, mahasiswa yang menjadi relawan pajak merupakan calon pembayar pajak pada masa depan ketika sudah lulus dan masuk pasar tenaga kerja.

Kepala Kanwil DJP Jakarta Pusat, yaitu Bapak Yunirwansyah menyampaikan suatu apresiasi kepada seluruh civitas akademika Institut STIAMI karena konsisten berpartisipasi dalam program relawan pajak selama 3 tahun terakhir. Program relawan pajak di Jakarta Pusat masuk jajaran terbaik pada tingkat nasional.

Survei pada 2020 secara nasional untuk relawan pajak menempatkan Jakarta Pusat pada posisi ketiga. Prestasi sebagai peringkat ketiga secara nasional menandakan adanya kepuasan wajib pajak terkait dengan asistensi relawan pajak dalam pelaporan SPT Tahunan. Kepala Kanwil DJP Jakarta Pusat mengharapkan agar prestasi tersebut dapat dipertahankan maupun ditingkatkan dengan yang lebih baik lagi untuk kedepannya.

Pencapaian tersebut memperoleh apresiasi dari pihak LLDikti Wilayah III, Institut STIAMI telah membuktikan kemampuan dari setiap civitas akademiknya untuk memperjuangkan upayanya demi hasil akhir dari kerja kerasnya yang dapat membanggakan kampus dan juga membanggakan wilayah nya. Dari hasil perolehan tersebut, diharapkan dapat terus memberikan semangat dan contoh bagi kampus-kampus lainnya yang berada dinaungan LLDikti Wilayah III.

Sumber:

Tim Humas Institut STIAMI

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Dosen FEB Unas Jadi Presenter Terbaik Dalam Kegiatan Call For Papers ‘Peran Akuntansi Dalam Pemulihan UMKM Pasca Pandemi’

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nasional (Unas), Dr. Zumratul Meini, S.E., M.S.E., M.S.Ak., telah menjadi presenter terbaik dalam kegiatan seminar nasional dan Call for Papers, yang diselenggarakan oleh program studi D3 Akuntansi Universitas Pamulang, Provinsi Banten. Kegiatan ini dilakukan secara virtual pada Selasa, (03/11).

Melalui tema ‘Peran Akuntansi Dalam Pemulihan UMKM Pasca Pandemi’, Zumratul mempresentasikan penelitiannya mengenai akuntansi keuangan dengan judul “Tinjauan Kembali Pengaruh Tingkat Adopsi IFRS terhadap Persistensi Laba Perusahaan”.

Dalam kegiatan tersebut, penelitiannya berhasil masuk ke dalam 15 paper terpilih yang akan dipublikasikan ke jurnal terakreditasi SINTA (Science and Technology Index). Kemudian, ia meraih penghargaan best presenter dari 15 penelitian yang dipresentasikan.

Dihubungi oleh Humas Unas, Zumratul mengatakan, publikasi dan presentasi penelitian merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh dosen sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Menurutnya, salah satu bentuk publikasi yang bisa dilakukan oleh dosen ialah dengan mengikuti seminar nasional dan Call for Papers.

“Kegiatan ini merupakan salah satu peluang bagi dosen untuk bisa publikasi penelitian. Selain itu, call for papers juga dapat memudahkan dosen untuk mendapatkan masukan-masukan yang bisa bermanfaat bagi penelitiannya,” jelasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (10/11).

Di samping mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, lanjutnya, publikasi penelitian dosen juga bermanfaat bagi akreditasi prodi dan institusi. “Jadi setiap semesternya kami (dosen) memang diwajibkan untuk penelitian. Baik secara individu maupun kolaborasi dengan sesama dosen maupun mahasiswa. Hal ini juga bermanfaat bagi akreditasi,” tuturnya.

Perempuan kelahiran Bandar Lampung, 1 Mei 1975 itu berharap, setiap dosen dapat terus melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, karena ini merupakan kewajiban bagi setiap tenaga pendidik di institusi pendidikan.

“Setiap dosen harus bersemangat dalam melakukan penelitian, di samping pengajaran dan pengabdian. Kampus Unas juga mendukung penuh terhadap penelitian yang dijalankan baik dosen maupun mahasiswanya. Oleh sebab itu. hal ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” tutupnya.

Perolehan prestasi oleh salah satu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Nasional mendapatkan ucapan selamat dari pihak LLDikti Wilayah III. Berkat penelitian yang dilakukan oleh beliau, dapat menjadikan universitas semakin terdepan dalam pembekalan ilmu dan juga prestasi. Diharapkan dengan adanya keberhasilan tersebut, universitas yang berada di bawah naungan LLDikti Wilayah III dapat memunculkan insan cerdas yang dapat mengharumkan nama universitas dan juga wilayah yang diduduki.

Sumber:

Tim Humas Universitas Nasional

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Kenalkan Ekonomi Digital Lewat Tiktok, Dzulha Khoerunisa dari universitas Nasional Masuk ke Dalam 10 Besar Karya Terbaik Smartfren Competition

Jakarta (Unas) – Dzulha Khoerunisa, mahasiswa program studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nasional (Unas) kenalkan ekonomi digital lewat konten Tiktok. Ia berhasil masuk ke dalam 10 besar karya terbaik dalam perlombaan smartfren competition tingkat nasional yang digelar oleh Institut Pertanian Bogor (IPB).

Melalui tema “Edukasi Ekonomi Kala Pandemi”, Dzulha mengatakan, ekonomi digital di Indonesia kini semakin berkembang akibat adanya pandemi Covid-19. “Dengan adanya pandemi maka masyarakat lebih banyak yang menggunakan internet sebagai jual beli hingga memperoleh penghasilan,” kata perempuan yang hobi berbisnis itu, saat diwawancarai oleh Humas Unas, Sabtu (21/11).

Oleh sebab itu, lanjutnya, penting bagi masyarakat untuk mengetahui dampak negatif dan positif dari tren ekonomi digital tersebut. Ia menilai, kondisi ini tidak sepenuhnya membuat masyarakat dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terpuruk, tetapi bisa lebih maju karena didukung oleh internet sebagai peran utama dalam rangka social distancing.

Melalui video berdurasi 44 detik itu, ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan teknologi saat ini sebagai ajang memasarkan produk. Selain itu, sebagai media hiburan, Tiktok diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai media informasi yang baik bagi masyarakat.

“Saat ini media sosial Tiktok juga sedang tren di semua kalangan, semoga  dengan hadirnya Tiktok dapat menjadi media informasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tutup Dzulha.

LLDikti Wilayah III turut berbangga atas kreativitas yang dimiliki oleh salah satu mahasiswi yang menempuh Pendidikan di Universitas Nasional, tepatnya di jurusan studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Pembuatan edukasi di platform digital saat ini merupakan langkah yang sangat bagus untuk mendapatkan sasaran yang tepat, terutama pada masa pandemi banyak kalangan yang menggunakan sosial media untuk memperoleh informasi penting. Harapannya dengan pembuatan konten di platform digital tersebut, dapat menumbuhkan semangat bagi generasi muda sekarang untuk mengedukasi khalayak, khususnya untuk universitas dan mahasiswa yang berada di naungan LLDikti Wilayah III.

Sumber:

MPR UNAS

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Mahasiswa IKB LSPR memenangkan Virtual Wushu Championship 2020 – Series 2

LSPR kembali menumbuhkan sosok pemenang dari Virtual Wushu Championship 2020 – Seri 2. Kemenangan tersebut diraih oleh Goldien Esra Tugandhana dari MMC23-3TP Batch 23 dengan Juara 3 – Men Wing Chun Mok Yan Jong D, yang diselenggarakan secara online pada 1 Desember – 10 Desember 2020. Perlombaan tersebut mewakili LSPR dan Indonesia, acara ini diselenggarakan oleh Indonesia Wushu Association dan didukung oleh Indonesia Kementerian Pemuda dan Olahraga. Tujuan kompetisi ini untuk meningkatkan prestasi Wushu Indonesia dan memiliki 3 kategori: Junior A, Junior B, dan Junior C.

Pencapaian yang diraih mahasiswa LSPR tersebut mendapatkan apresiasi dari LLDikti Wilayah III karena telah memperoleh hasil prestasi yang gemilang. Dari perolehan tersebut, LSPR telah membuktikan bahwa terdapat mahasiswa dan mahasiswinya yang masih memiliki semangat untuk memperoleh kemenangan. Semoga kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik LSPR tersebut, dapat menjadi contoh atau tumpuan dalam memajukan semangat bagi mahasiswa-mahasiswi lainnya.

Sumber:

Tim Humas LSPR – Febrina H

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Tim 99 UBSI Angkat Tema ‘Corona Pelopor Revolusi Bisnis’

Tiga orang mahasiswi kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Akuntansi (SIA)  ini  terdiri dari Nila Nuur Khomariyah, Juwantri, Isabela. Mereka tergabung dalam satu tim yang diberinama Tim 99. Tim ini mewakili prodi SIA ikut Accounting Information System Competition 2020 dengan tajuk lomba video kreatif akuntansi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Diploma Sistem Informasi Akuntansi Fakultas Ilmu Terapan Telkom University.

Tim 99 berhasil meraih juara ketiga tingkat nasional di ajang kompetisi ini. Mereka mengangkat tema ‘Corona Pelopor Revolusi Bisnis’ pada kategori lomba Manajeman & Bisnis. Pendaftaran lomba dimulai sejak Agustus dan masuk babak penilaian 20 besar (04/09), kemudian dinilai kembali (19/09) dan berhasil masuk di tiga besar pemenang lomba. Tim 99 meraih juara ketiga dengan mengalahkan tim dari perguruan tinggi swasta lainnya.

Sifa Fauziah, dosen pendamping Tim 99 mengatakan mahasiswi-mahasiswi prodi SIA ini begitu bersemangat dan produktif dalam berkarya. “Mereka memaksimalkan segala usaha dan kreativitas mereka dalam membuat video kreatif ini, hasil dari kreativitas mereka di share pada Link Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=HhcgR0aPPlM&feature=youtu.be,” ujar Sifa.

Nila Nuur Khomariyah,  ketua Tim 99 menjelaskan latar belakang tema Corona Pelopor Revolusi Bisnis’ yang diangkat bersama timnya. Hal ini merujuk pada kondisi saat ini, di tengah masa pandemi yang disebabkan penyebaran virus Corona.

“Banyak bisnis dan para pengusaha yang gulung tikar dan merugi. Namun, melalui video kreatif ini kami Tim 99 mengajak Young Entrepreneur tidak perlu khawatir dan takut dalam menghadapi masa sulit ini, terlebih dalam memanage bisnis di tengah dan setelah pandemi,” ujar Nila dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id.

Ia menjelaskan seorang pengusaha perlu pahami terlebih dahulu dampak dari Corona pada usaha bisnis yang dijalankan melalui perubahan perilaku konsumen dan transformasi digital saat ini.

“Selain itu para pebisnis juga perlu tahu strategi bisnis yang perlu disiapkan dalam menghadapi ‘New Normal’ yakni memanfaatkan digital marketing, menaikkan omset secara vertikal, melakukan kolaborasi, inovasi yang relevan, membuat financial projection untuk manajemen resiko,” papar Nila.

Nila juga menambahkan strategi ini amat penting bagi usaha bisnis yang sedang dijalankan untuk tetap bertahan di tengah masa sulit saat ini.

“Kami sangat berharap, video ini dapat membangkitkan semangat dan memberi pengetahuan kepada para pengusaha muda dalam menghadapi dampak krisis akibat Corona dan siap untuk menghadapi era ‘New Normal’,” tutup Nila.

Perombaan yang diikuti oleh Tim 99 Universitas Bina Sarana Informatika mendapatkan apresiasi dari pihak LLDikti Wilayah III. Berkat kemenangan yang diraih oleh mereka, Universitas Bina Sarana Informatika dapat membuktikan bahwa keberhasilan setiap perlombaan tidak hanya didapat melalui situasi yang mendukung, melainkan semasa pandemi pun mahasiswa dan mahasiswi dari kampus manapun dapat mengikuti perlombaan dan mendapat kejuaraan tersebut. Kami berharap untuk seluruh kampus yang berada di bawah naungan LLDikti Wilayah III dapat selalu menunjukkan prestasi demi pendidikan Indonesia yang lebih baik lagi.

Sumber:

Tim Humas Universitas Bina Sarana Informatika

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————-

Capaian Mahasiswa IKB LSPR dalam lomba pidato Piala Rektor Bina Darma ke-8

Agnes Angela dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR mendapatkan anugerah “Special Cash Prize” dengan meraih juara 1 dalam lomba pidato Piala Rektor Bina Darma (8thBDRT) ke-8.

Kompetisi ini diselenggarakan secara online oleh Komunitas Bahasa Inggris Sumatera Selatan Universitas Bina Darma. Untuk penyerahan babak penyisihan telah dimulai pada tanggal 17 Desember 2020 dan untuk pengajuan babak final pada tanggal 19 Desember 2020. 8thBDRT memiliki 4 cabang kompetisi yang terdiri dari Speech, Debate, Story Telling, dan Spelling Bee yang diperuntukkan bagi seluruh siswa di tingkat SMA dan universitas di Indonesia. 8thBDRT 2020 bertujuan untuk memfasilitasi para peserta dalam meningkatkan keterampilan Public Speaking mereka, keterampilan berbahasa Inggris, serta menyalurkan bakat mereka.

Pencapaian yang diraih mahasiswi LSPR tersebut mendapatkan ucapan selamat dari LLDikti Wilayah III atas hasil prestasi yang gemilang. Dari perolehan tersebut, LSPR telah membuktikan bahwa terdapat mahasiswa dan mahasiswinya yang masih memiliki semangat untuk menekuni bidang akademik, khususnya bidang perlombaan pidato. Semoga kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik LSPR tersebut, dapat menjadi contoh atau tumpuan dalam memajukan semangat bagi mahasiswa-mahasiswi lainnya.

Sumber:

Tim Humas London School of Public Relations

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Dua Mahasiswa Universitas Bunda Mulia Terpilih Dalam Program Bangkit 2021

Kampus merupakan wadah dalam mengasah ilmu dan pembelajaran berkualitas bagi generasi bangsa dan wajib memaksimalkan potensi para mahasiswanya. Tidak hanya melalui pembelajaran teori yang menyokong konsep berfikir, namun juga melalui kegiatan pengembangan skill yang dapat menyelaraskan kebutuhan praktis di dunia industri.

Dari hal tersebut, Universitas Bunda Mulia mendukung program pemerintah yang berasal dari Kementrian Pendidikan Republik Indonesia, yaitu Program Bangkit 2021. Maka, telah terpilih dua mahasiswa UBM berprestasi yang dianjurkan untuk mengikuti program bergengsi ini, yaitu Samuel Imanuel Jordan dan Edwin Leonard Salim.

Bangkit merupakan singkatan dari Bangun Kualitas Manusia Indonesia yang merupakan sebuah program pengembangan dan pembinaan skill teknologi bagi mahasiswa terpilih, bertalenta, berkualifikasi, dan termotivasi secara digital. Program ini merupakan hasil kerjasama antara Dirjen Pendidikan Tinggi bersama perusahaan teknologi terkemuka dunia yaitu Google dan beberapa perusahaan teknologi pelopor di Indonesia yaitu Gojek, Tokopedia dan Traveloka. Dalam Program Bangkit 2021 ini nantinya generasi berprestasi di Indonesia berkesempatan mendapatkan paparan langsung dengan praktisi dari industri dan akan mempersiapkan peserta dengan keterampilan yang relevan untuk karir yang sukses di perusahaan teknologi terkemuka; dimana peserta dapat memilih dari jalur Android, Cloud, atau Machine Learning.

Program Bangkit 2021 akan dilaksanakan dari bulan Februari hingga Juli 2021, dari 3000 mahasiswa berbakat ini akan mengikuti kurikulum bagi perkembangan karir seperti Digital Marketing, Idea Generating and MVP Planning, Persuasive Leader, dan masih banyak lagi. Selain itu mereka nantinya juga akan akan berkesempatan mengikuti gratis ujian sertifikasi global berstandar Google yakni Associate Android Developer (untuk Pemrograman Android), Tensorflow Certification (untuk Machine Learning), dan Associate Cloud Engineer (untuk Cloud Computing).

LLDikti Wilayah III sangat bangga dengan prestasi yang diperoleh oleh dua mahasiswa UBM tersebut. Dari prestasi yang didapatkan itu, dapat disimpulkan bahwa di setiap Perguruan Tinggi terdapat mahasiswa atau mahasiswi yang memiliki potensi serta prestasi yang unggul untuk mengikuti program atau acara yang bergengsi seperti Program Bangkit 2021. Harapan kedepannya, untuk semua Perguruan Tinggi dapat memaksimalkan potensi serta keunggulan prestasi yang dimiliki oleh mahasiswa dan mahasiswinya untuk memajukan pendidikan bangsa, dengan mengikuti acara seperti Program Bangkit 2021 maupun kegiatan akademis lainnya.

Sumber:

Tim Humas Universitas Bunda Mulia

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Bangun Ekosistem Riset dan Inovasi, Universitas Pertamina Gelar SPACE UP

Riset dan inovasi merupakan cara untuk membangkitkan daya saing bangsa, serta penguatan investasi di bidang riset dan pengembangan akan meningkatkan kemampuan Indonesia dalam hal inovasi. 

Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Bambang Brodjonegoro dalam Rapat Koordinasi Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Rakornas Iptek) Tahun 2020 mengungkapkan, dana untuk riset di Indonesia hanya mencapai angka 0,25% dari total Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Angka ini jauh tertinggal dari negara maju seperti Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang, yang mencapai 2% dari total PDB.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Nadiem Makarim, dalam Rakornas Kemenristek/BRIN Tahun 2020, mengatakan bahwa bahwa Indonesia membutuhkan SDM untuk melakukan riset. Melalui kebijakan Kampus Merdeka yang digagasnya, Mendikbud menyatakan kesiapan melahirkan para peneliti dan inovator. Menurutnya, penting untuk membangun ekosistem riset di level Perguruan Tinggi. Salah satu caranya, dengan melibatkan para mahasiswa untuk berpartisipasi dalam proyek penelitian.

Dalam rangka membangun ekosistem riset di level Perguruan Tinggi, Universitas Pertamina bersama dengan PT Pertamina (Persero) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Riset dan Karya Ilmiah (Heuri Cosmos) menyelenggarakan kegiatan yang diberi nama “Scientific Paper Competition (SPACE-UP)”. Kompetisi tersebut telah diikuti oleh mahasiswa-mahasiswi dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia ini menghadirkan empat kategori lomba, yakni: Documentary Film Competition, Scientific Paper Competition, Industrial Case Competition, dan Scientific Poster Competition. Tema yang diangkat adalah “Living with COVID-19 in New Normal Era”. Proses pengiriman berkas dan seleksi untuk keempat kategori lomba telah dilaksanakan sejak September 2020. Sementara itu, grand final digelar pada tanggal 23-24 Januari 2021 secara daring.

Daniel S. Purba, SVP Strategy & Investment PT Pertamina (Persero) dalam talkshow berjudul “What Should be Prepared to Live Harmony With COVID-19” sebagai rangkaian dari acara grand final, mengungkapkan perlunya penguatan riset di era transisi selama pandemi menuju pasca pandemi. “Penting bagi perusahaan untuk memodifikasi semua sektor bisnis agar profit perusahaan tidak berada di posisi minus. Dalam proses penerapan modifikasi tersebut tentu memerlukan penelitian mendalam,” ujarnya.

Budi W. Soetjipto, Ph.D., Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan dan Kerja Sama Universitas Pertamina mengatakan bahwa kompetisi semacam ini harus terus digalakkan.  Agar mahasiswa terbiasa melakukan riset sehingga mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat (life-long learner). “Dengan memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada mahasiswa untuk terlibat dalam riset, inovasi baru akan terus lahir dan berkembang. Mahasiswa juga akan lebih terbiasa dan dekat dengan isu-isu di dunia industri. Sehingga, akan lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.

Penjurian seluruh kategori lomba dilakukan secara objektif dengan melibatkan para pakar dan ahli di bidangnya, diantaranya: Ariantari, Business Planning & Development Manager PT Pertamina Retail; Dr. Trina Fizzanty, Kepala Pusat Penelitian dan Perkembangan IPTEK, LIPI; Dr. Eng Budi Prawara, Kepala Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi, LIPI; Zulkarnaen Arsi, Product Development Manager, Teknovatus Solusi Sejahtera; Kurnia Wiji Prasetyo, S.Hut, M.Si., Peneliti Ahli Muda Bidang Biomaterial dan Rekayasa Bahan, LIPI; Agni Tirta, Sutradara, Produser dan Founder Belantara Films; dan Drs. Hasan Sunarto, M.Pd, Guru Seni Rupa SMPN 1 Kudus.

Juara pertama dari keempat kategori lomba diraih oleh Universitas Indonesia untuk kategori Scientific Poster Competition; Telkom University untuk kategori Documentary Film Competition dengan judul film “Wave of Saviour”; Institut Pertanian Bogor untuk kategori Scientific Paper Competition dengan judul paper “In Silico Study: Hermetia Illucens Based Acute Respiratory Infection Treatment”; dan Institut Teknologi Bandung untuk kategori Industrial Case Competition. Sementara untuk mahasiswa-mahasiswi dari Universitas Pertamina sendiri meraih beberapa penghargaan yakni: Juara 3 dalam kategori Scientific Poster Competition; Juara 2 dan Favorite Documentary Film dalam kategori Documentary Film Competition dengan judul film “SURVIVOR: The Untold Story”; Juara 2 dan Best Paper dalam kategori Scientific Paper Competition dengan judul masing-masing karya “Watch CDP Prototype (COVID-19 Data Prediction) Using Python and Sensoric-Based Artificial Intelligence Statistics System”, dan “Vitaworm Potential Of Zophobas Morio’s Fatty Acid as Immunomodulator”.

Hasil dari kegiatan yang luar biasa tersebut menjadikan Perguruan Tinggi yang berada di naungan LLDikti Wilayah III terlihat sangat antusias serta memerhatikan kebutuhan yang sedang digalakkan, yaitu perkembangan riset yang ada di Indonesia. LLDikti Wilayah III mengucapkan selamat serta berbangga atas pencapaian prestasi berupa kesuksesan dari kegiatan yang dilaksanakan serta kemenangan yang diraih oleh beberapa kampus yang telah dicantumkan tersebut. Harapan nya adalah bahwa kegiatan kampus yang telah berlangsung ini dapat menjadi landasan bagi kampus lainnya untuk semakin aktif dan juga memerhatikan kebutuhan yang diperlukan oleh Perguruan Tinggi.

Sumber:

Pristia T.A. – Tim Humas Universitas Pertamina

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Komitmen LLDikti Wilayah III dan Perguruan Tinggi Menjalankan Pengabdian Masyarakat Membantu Korban Bencana Alam

LLDikti Wilayah III beserta beberapa Perguruan Tinggi Swasta di Wilayah III melakukan Penyerahan Bantuan Misi Bencana Alam Tanah Longsor di Desa Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat pada Jumat, 5 Februari 2021.

Penyerahan Bantuan ini langsung di Serahkan oleh Kepala LLDikti Wilayah III yang diwakili oleh Sekretaris LLDikti Wilayah III, Dr. Yaya Jakaria didampingi beberapa Perguruan Tinggi Swasta di Wilayah III. Ada pun bantuan ini berupa paket sembako sebanyak 150 paket yang berisikan beras, minyak goreng, sarden, susu, dan lainnya yang terdiri dari 14 komponen sembako.

Dalam penyerahan ini, Dr. Yaya Jakaria menyampaikan “Kegiatan sosial ini adalah bentuk pengamalan dari Tridarma Perguruan Tinggi dalam hal Pengabdian Masyarakat dan bentuk kepedulian LLdikti Wilayah III serta Perguruan Tinggi di Wilayah III sebagai upaya meringankan beban masyarakat khususnya yang terdampak bencana secara langsung”.

Bantuan ini di terima oleh Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Hedi Hidaya “Kami dari BPBD Kabupaten Sumedang mengucapkan terima kasih atas bantuan yang di berikan ini, dan semoga bantuan ini menjadi berkah untuk kita semua di sini”.

Bantuan ini dapat terwujud atas partisipasi dari Perguruan Tinggi yang ada di Lingkungan LLDikti Wilayah III, antara lain :

  1. Universitas Gunadarma
  2. Universitas Esa Unggul
  3. Akper Sumber Waras
  4. Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
  5. STIKES MEDISTRA
  6. UNSURYA
  7. UNKRIS
  8. Akper Bina Insan
  9. UPI YAI
  10. Aksema DON BOSCO
  11. UHAMKA
  12. STIE YAI
  13. ARO GAPOPIN
  14. STMIK NUSA MANDIRI
  15. UPH
  16. STIE BI
  17. STIE IPWIJA
  18. STIKES RS HUSADA
  19. POLTEK HANGTUAH
  20. UKRIDA
  21. STIKES RSPAD GATOT SUBROTO
  22. KALBIS INSTITUTE
  23. STIKES MITRA KELUARGA
  24. STIK SINT CAROLUS
  25. YPWI ISWI

(Data pertanggal 29 Januari 2021).

Bantuan diberikan langsung oleh LLDikti Wilayah III dan perwakilan Perguruan Tinggi diantaranya Universitas Esa Unggul, ITL Trisakti, STIE YAI, dan Univ Bhayangkara Jakarta Raya.

Sumber :

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

KKN TEMATIK COVID-19 OLEH AKADEMI KEBIDANAN SISMADI

Virus Corona adalah sebuah keluarga virus yang ditemukan pada manusia dan hewan. Sebagian virusnya dapat menginjeksi manusia serta menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit umum seperti flu, hingga penyakit-penyakit yang lebih fatal, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). COVID-19 ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia (WHO, 2020).

Pada tanggal 30 Agustus-24 September 2020, Akademi Kebidanan SISMADI melakukan KKNT di Kampung Nelayan Cilincing yang bertujuan mengurangi angka penularan COVID-19 dengan cara membawa masyarakat untuk bisa beradaptasi di era new normal dan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui edukasi, serta menyiapkan masyarakat menuju era new normal pada masa COVID-19.

Dari hasil survey yang dilakukan kelompok, banyak ditemukan warga yang masih kurang sadar akan pentingnya penggunaan masker, menjaga jarak diluar rumah dan mencuci tangan dengan sabun serta air mengalir, kesadaran akan tertular dan menularkan masih sangat kurang baik pada anak muda ataupun orang tua di wilayah setempat. Lalu survey menunjukkan bahwa dalam satu rumah terdapat ibu hamil, anak usia dibawah 6 tahun dengan anggota keluarganya yang lain aktif berkegiatan diluar rumah, namun kurang dalam menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 ini, seperti tidak langsung membersihkan diri, merendam pakaian setelah berpergian dari luar rumah.

Kegiatan yang dihasilkan dari KKNT tersebut berupa pengisian inaRISK dan penyuluhan dengan metode door to door dibantu oleh ibu-ibu dasawisma di wilayah tersebut. Selanjutnya, tim bersama pihak BNPB dan Pemprov DKI melakukan survey titik untuk tempat peletakkan alat cuci tangan. Pelaksanaan KKNT ini sempat terhenti sesaat karna diberlakukan nya kembali PSBB. Pada pertemuan berikutnya, tim melakukan pendemonstrasian pembuatan handsanitizer kepada ibu-ibu dasawisma.  Kemudian penggambaran sketsa mural dilakukan selama 2 hari dan dibantu oleh piham BNPB. Pendistribusian masker kain, sabun cuci tangan, handsanitizer dan alat cuci tangan dilakukan di akhir minggu kegiatan KKNT.

LLDikti Wilayah III sangat mengapresiasi serta berbangga dengan bentuk kegiatan yang telah dijalankan tersebut. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi semua instansi lainnya untuk turut aktif dalam rangka mencegah dan mengurangi Virus COVID-19 ini. Keberhasilan dari kegiatan yang dilakukan oleh pihak Akademi Kebidanan SISMADI menjadi bukti bahwa ternyata masih banyak kepedulian yang bisa disebarkan oleh kalangan sekitar untuk menyadarkan masyarakat lainnya untuk semakin peduli dengan Virus COVID-19.

Sumber:

Tim Humas Akademi Kebidanan SISMADI

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Dosen Magister Manajemen Universitas YARSI Mengubah Bantaran Kali Jadi Kebun Hidroponik (PKM Khitas)

Dosen Program Studi Magister Manajemen – Sekolah Pascasarjana Universitas YARSI (Prodi MM SPS-UY), Dr. Ir. Any Setiangrum, M.E melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yaitu membangun Khitas (Kebun Hidroponik Taman Solo) yang dikelola oleh Kelompok Petani Kota (KPK) RW.04, Kelurahan Cempaka Putih Timur dengan beranggotakan 16 orang. Kegiatan ini diresmikan tanggal 16 Agustus 2020 silam oleh ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.

Dr. Any menjelaskan kebun hidroponik dengan sistem pipa yang panjangnya mencapai 180 meter ini terdiri delapan rak knock down seluas lebih kurang 34 meter persegi dengan total lubang tanam sebanyak 1.492. Sementara untuk sumber airnya menggunakan PAM dengan satu tandon utama. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penghasilan warga RW.04 Kelurahan Cempaka Putih, Jakarta Pusat dengan memanfaatkan lahan kosong dijadikan Khitas di sepanjang Jalan Cempaka Putih Tengah 33, sisi bantaran Kali Rawa Kerbau.

“Pembangunan Khitas ini dilengkapi taman yang diberi conblock ini bertujuan agar tidak becek saat datang hujan. Dalam pengelolaan, warga RW.04 dibantu oleh kelompok tani warga RW.06 di kelurahan yang sama telah terlebih dahulu berhidroponik secara swadaya dan dibantu CSR,” ujar Dr. Any. “Pembuatan rak tersebut dikerjakan oleh kelompok tani RW.06 dengan sumber biaya dari donatur, kontributor, dan sponsor. Adapun jenis tanamannya berupa sayuran seperti sawi, selada, kangkung, pakcoy, samhong, bayam, dan lain-lain,” lanjut Dr. Any

Tanaman yang dikelola oleh KPK-RW.04 ini, kata Dr. Any pendampingan teknisnya dilakukan oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Pusat dan para pelatih agrikultur Universitas YARSI melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yaitu latihan manajemen pasca panen. Maya Genisa, S.Si, MT, PhD. (Sekretaris SPS-UY) merasa sangat bangga dan mengapresiasi kegiatan PKM yang dilakukan oleh Dr. Any ini yang menurutnya sangat menginspirasi bagi dosen-dosen lainnya dan diharapkan dari kegiatan tersebut dapat membantu perekonomian keluarga, warga RW.04 Cempaka Putih Timur khususnya. (ART)

LLDikti Wilayah III turut berbangga atas pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari Universitas YARSI mengenai pembentukan kebun hidroponik di bantaran kali. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bukti bahwa Universitas YARSI telah menggambarkan kepeduliannya terhadap lingkungan di masa pandemi ini. Semoga dengan terlaksananya kegiatan yang positif ini, dapat menjadikan inspirasi untuk seluruh kampus di Indonesia, khususnya untuk di daerah DKI Jakarta untuk terus memerhatikan lingkungan serta memberikan pandangan bahwa pandemi bukanlah penghalang dalam memajukan kampus untuk menjadi lebih peduli terhadap lingkungan.

Sumber:

Tim Humas Universitas YARSI

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Universitas Budi Luhur Luncurkan Motor Listrik BL-SEV01

Universitas Budi Luhur menjadi instansi pendidikan yang terus berinovasi dan tumbuh mengikuti laju perkembangan zaman yang semakin efisien, termasuk dalam mengikuti perkembangan mobilitas di masa depan melalui kendaraan listrik. Semangat universitas kenamaan di Jakarta ini terhadap riset kendaraan listrik ditunjukan secara konkret melalui pengembangan berbagai kendaraan listrik, dan kini dengan bangga memperkenalkan motor listrik terbaru yakni Budi Luhur – Sport Electric Vehicle 01 (BL – SEV01) kepada Indonesia.

BL-SEV01 menjadi bukti nyata dan sumbangsih Universitas Budi Luhur terhadap pengembangan ilmu pengetahuan melalui riset kendaraan listrik, yang diharapkan bisa menjadi solusi akan kebutuhan mobilitas masyarakat di masa depan. Pengembangan yang dilakukan ini sesuai dengan nilai-nilai Universitas Budi Luhur sebagai instansi pendidikan yang berkontribusi aktif terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia.

“Universitas Budi Luhur sejak lama telah merencanakan pengembangan mobil dan motor listrik yang merupakan hasil karya anak bangsa. Riset yang kami kembangkan ini menjadi bagian dari misi Universitas Budi Luhur dalam memfasilitasi dan memotivasi sivitas akademika untuk mencapai penelitian bermutu, serta melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas,” ungkap Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, MBA, kamis (14/1/2021).

Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M., menjelaskan BL-SEV01 merupakan sepeda motor yang 100 persen digerakan menggunakan tenaga listrik sebagai sumber tenaganya, serta dikembangkan oleh civitas akademis Universitas Budi Luhur. Selain itu, pengembangan BL-SEV01 mendapatkan dukungan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan dibantu oleh Katros Garage untuk desain kendaraan.

Baik pengajar dan mahasiswa Universitas Budi Luhur mengembangkan motor listrik, baterai, dan modul yang digunakan di BL-SEV01. Ketiga komponen utama sebuah motor listrik ini sudah dikembangkan sedemikian rupa agar bisa bekerja secara optimal sesuai dengan kondisi, karakteristik, dan medan di Indonesia. Semua komponen yang dikembangkan ini sudah teruji dan terbukti bisa berfungsi dengan baik setelah melalui rangkaian tes di laboratorium milik LIPI.

Spesifikasi BL-SEV01 didukung dengan motor listrik BLDC 96 Volt dengan tenaga mencapai 16 kW, didukung oleh baterai 48Ah dan controller 96 Volt 200 Ampere. Alhasil, sepeda motor ini bisa melaju hingga 110 kilometer untuk sekali pengisian baterai, dengan waktu pengisian baterai cukup 4 jam.

Kemudian di sektor desain dipilih model Cafe Racer untuk menegaskan performa dan kemampuan BL-SEV01 sebagai sebuah motor sport yang kuat, tangguh, dan agresif. Pemilihan desain ini disesuaikan dengan performa dari BL-SEV01 yang setara dengan motor sport 300 cc.

“Perkembangan teknologi di era industri 4.0, para akademisi tidak bisa hanya berdiam diri namun harus bisa berkembang untuk berpikir jauh ke depan demi perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. Semoga hasil pemikiran dan wawasan teknologi motor listrik yang dihadirkan Universitas Budi Luhur mendapat dukungan dari semua pihak demi kemajuan industri yang ramah lingkungan, ekonomis, dan solusi untuk energi terbarukan,” sambut Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M.

Sumber:

Humas Universitas Budi Luhur

——————————————————————————————————————–

Peringkat Universitas Multimedia Nusantara sebagai Kampus Hijau di Dunia Naik

Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menjadi kampus swasta terhijau di Jakarta dalam penyelenggaraan UI Greenmetric 2020 silam. UMN meraih peringkat 199 pada tahun 2020 setelah tahun 2019 berada di peringkat 213 dari 912 kampus di dunia. Pemeringkatan perguruan tinggi yang berbasis komitmen dalam pengelolaan lingkungan hidup pertama di dunia ini, menjadi momen penting bagi UMN yang sejak awal berkomitmen terhadap kesadaran akan kepedulian pada lingkungan.

UI Greenmetric menjadi momentum bagi UMN untuk membuktikan bahwa komitmen UMN sejak awal dalam melestarikan lingkungan yang kini telah menjadi tren penting dunia. Hal ini dibuktikan dengan prestasi UMN yang telah mencapai peningkatan peringkat yang cukup tinggi. “UI Greenmetric menjadi bukti bahwa yang dilakukan UMN kemudian dihargai,” ungkap Wakil Rektor II, Andrey Andoko.

Sejak awal, UMN telah berkomitmen dalam kontribusi melestarikan lingkungan dengan membangun energy saving building. Energy saving building dibangun untuk mencapai efisiensi energi dan lingkungan yang nyaman untuk setiap kegiatan. “Dari awal ketika membangun kampus, UMN mengusung konsep kampus yang hijau, ramah lingkungan, dan hemat energi. UMN bergabung dengan UI Greenmetric baru di 2016. Artinya, ini jauh sebelum UI Greenmetric diadakan,” lanjut Andrey.

UMN setiap tahun berusaha meningkatkan pencapaian UI Greenmetric sebagai bentuk komitmen dalam kontribusi melestarikan lingkungan. Penilaian UI Greenmetric terdiri dari tiga pilar utama, yakni lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial. “UMN unggul di bidang energi dan perubahan iklim dan pengelolaan air; dan yang perlu ditingkatkan adalah pengelolaan sampah, pengelolaan transportasi, dan edukasi/riset,” ungkap Andrey.

Pencapaian UMN di UI Greenmetric 2020 patut diapresiasi dengan peringkat dunia yang naik. Jumlah peserta tahun ini mencapai 912 perguruan tinggi dari 84 negara di dunia dan UMN berada di urutan ke 199. Di Indonesia, terdapat 88 perguruan tinggi yang berpartisipasi dan UMN masuk 20 besar serta menjadi kampus swasta paling hijau di Jakarta. Untuk itu, 2021 UMN akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan UI Greenmetric untuk Lingkungan LLDikti Wilayah III.

Andrey menjelaskan komitmen UMN dalam penyelenggaraan UI Greenmetric yaitu UMN akan meningkatkan renewable energy, pengelolaan sampah yang lebih baik, dan memperbanyak riset-riset.

“UI Greenmetric sekaligus sejalan dengan komitmen UMN dalam berkontribusi melestarikan lingkungan dengan membangun kampus yang ramah lingkungan, yang hijau, yang teduh, dan yang hemat energi,” tutup Andrey.

Atas capaian yang luar biasa tersebut, LLDikti Wilayah III mengucapkan selamat dan turut berbangga dengan Universitas Multimedia Nusantara. Dengan menjadi tuan rumah dalam UI Greenmetric, UMN dapat semakin mempererat silaturahmi dengan Perguruan Tinggi lainnya dan dapat mengajak Perguruan Tinggi lainnya untuk menjadikan kampusnya ramah lingkungan.

Sumber:

Universitas Multimedia Nusantara News Service

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Mahasiswa Manajemen Komunikasi Institut STIAMI Meraih Juara 1 (News Anchor), Juara 1 dan 2 (Presenter) di Jambore Nasional Komunikasi ASPIKOM 2020

Mahasiswa Program Studi Manajemen Komunikasi Kampus Institut STIAMI berhasil mendapatkan tiga penghargaan dalam beberapa kategori, yaitu: Juara 1 untuk News Anchor yang diraih oleh Jadiakbar Tufiqurrahman, lalu untuk lomba Presenter meraih 2 juara, yaitu Juara 1 diraih oleh Idzni Sabila, dan Juara 2 nya diraih oleh Azzahra Widya Rasicha.

Ketiga prestasi tersebut berhasil diraih dalam kegiatan ASPIKOM Jabodetabek yang mempersembahkan Acara Puncak Jambore Nasional Komunikasi 2020 (JNK 2020) dan Pengumuman Pemenang Lomba dengan tema: “ADAPTASI DAN INOVASI MENGHADAPI TANTANGAN KOMUNIKASI PASCA PANDEMI COVID 19”.

Acara puncak pada 16 Desember 2020 mulai pukul 08.30 hingga pukul 13.00 melalui zoom meeting yang diawali dengan seminar daring dengan mengundang empat narasumber yakni; Prof. Dr. Ibnu Hamad-Guru Besar Universitas Indonesia, Prof. Dr. Widodo Muktiyo-Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI, Makroen Sanjaya-Direktur TVMU dan Kristy Nelwan-Head of Communication Unilever Indonesia.

Selain seminar daring, adapun pengumuman pemenang lomba yaitu lomba Manajemen Isu, Fotografi Jurnalistik, News Anchor dan Presenter, Penulisan Opini, Public Service Advertisement (PSA), Komunikasi Publik Covid-19 serta Dosen Teladan.

Sejak tahun 2015, ASPIKOM Korwil Jabodetabek telah menyelenggarakan Jambore Nasional Komunikasi (JNK) dengan tujuan memfasilitasi pengembangan keilmuan komunikasi pada berbagai macam kegiatan mulai dari seminar, workshop dan juga lomba dan kompetisi.

Tahun ini, Jambore Nasional Komunikasi 2020 hadir dalam kondisi yang sangat berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. JNK 2020 diselenggarakan pada masa prihatin yang disebabkan dunia tengah dilanda pandemi Covid-19.

Dari hasil pencapaian tersebut, LLDikti Wilayah III mengucapkan selamat atas prestasi yang telah didapatkan oleh Insitut STIAMI khususnya Prodi Manajemen Komunikasi karena telah memenangkan perlombaan News Anchor dan Presenter dengan memperoleh juara yang sangat fantastis, yaitu juara 1 dan juara 2.  Pencapaian yang luar biasa tersebut telah membuktikan Institut STIAMI selalu cekatan dan berkompeten dalam setiap perlombaan, meskipun kondisi yang dihadapi masih dalam suasana pandemi. Semoga dari hasil perlombaan yang didapat tersebut dapat membangkitkan semangat seluruh mahasiswa dan mahasiswi di Institut STIAMI dan seluruh mahasiswa mahasiswi di kampus seluruh Indonesia.

Sumber:

Humas Institut STIAMI

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Universitas Tarumanagara Raih 5 Bintang dalam Kategori “Online Learning” QS STARS

Selama pandemi Covid-19 ini, Universitas Tarumanagara (Untar) menjadi salah satu Perguruan Tinggi yang melakukan kegiatan tridharma perguruan tinggi secara daring atau online. Dari kondisi tersebut, perkuliahan di Untar mengalami berbagai penyesuaian terutama dalam penggunaan teknologi yang dapat menunjang inovasi dan kesiapan sistem perkuliahannya.

Inovasi teknis sistem perkuliahan Untar didukung oleh layanan teknologi digital Microsoft Teams, Office 365, dan Lintar. Kesiapan Untar dalam memfasilitasi seluruh mahasiswa bertujuan untuk menempuh perkuliahan online yang juga diperkuat dengan komitmen seluruh sivitas akademika Untar.

Maka kebijakan perkuliahan daring ini mulai diterapkan Untar sejak dikeluarkannya Surat Edaran Rektor Untar No. 744-R/2314/UNTAR/III/2020 yang berisi kebijakan pembelajaran dan ujian secara online untuk mahasiswa yang mulai diterapkan pada bulan Maret 2020.

Pembelajaran dan ujian secara daring atau online ini merupakan bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah untuk pencegahan Covid-19. Di penghujung tahun 2020, Untar berhasil meraih 5 Bintang QS Stars untuk kategori online learning dari Lembaga Internasional pemeringkatan Universitas di seluruh dunia, QS Stars. Penilaian tersebut menitikberatkan pada tiga komponen utama, yaitu: Student-Faculty Engagement, Student Interaction, dan Student Services and Technology.

LLDikti Wilayah III turut berbangga atas prestasi yang diukir oleh Untar di penghujung 2020 silam. Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc selaku Lembaga menuturkan “Sepanjang tahun 2020, kita berada dalam situasi pandemi yang penuh tantangan dan penuh ketidakpastian. Dalam hal ini, Perguruan Tinggi dituntut mampu beradaptasi menggunakan kreativitas dan inovasi. “Alhamdulilah, hampir semua Perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah III dapat beradaptasi dalam hal pembelajaran dengan bantuan teknologi, termasuk Universitas Tarumanagara. Dengan semangat adaptasi tinggi dan gotong royong luar biasa dari seluruh sivitas akademikanya. Selamat atas capaian nya dalam meraih 5 Bintang QS Stars. Semoga dapat menjadi pemacu semangat untuk Perguruan Tinggi lainnya”.

Sumber:

Humas Universitas Tarumanagara

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–

Tim Catur Putra Mahasiswa Gunadarma Juara Kejuaraan Catur Online Antar Universitas Asia

Torehan prestasi gemilang kembali diberikan oleh Universitas Gunadarma. Melalui Tim catur mahasiswanya, Universitas Gunadarma berhasil menyabet medali emas pada kategori beregu dan medali perak pada kategori perorangan untuk Indonesia dalam Asian University Chess Championship Online pada 18 Desember 2020. Kompetisi ini digelar secara daring oleh National University Sports Federation of Iran di bawah naungan Asian University Sports Federation dan Asian Chess Foundation.

Pada kategori beregu, kompetisi antara pihak Iran, Indonesia, dan Mongolia. Muhammad Lutfi Ali berhasil mencetak 3 poin dari 3 babak terakhir yang merupakan penentuan untuk menjadi juara dengan kompetitor Enkhnar Enkhbaatar dari Mongolia. Selain itu, Arif Abdul Hafidz berhasil mengalahkan Agibileg Uurtsaikh dari Mongolia dalam merebut juara. Secara keseluruhan, Tim Catur Putra Mahasiswa Gunadarma dalam kategori beregu telah mengumpulkan 20 Match Point yang disumbangkan oleh Muhammad Lutfi Ali (7 MP), Arif Abdul Hafidz (6½ MP), dan Novendra Priasmoro (6½ MP).

Terdapat juga tim catur lain dari mahasiswa Universitas Gunadarma yang berhasil menyumbang dua medali perak untuk Indonesia dalam Asian University Chess Championship Online pada 18 Desember 2020. Dalam kejuaraan ini, medali perak didapatkan dari kategori perorangan oleh Woman International Master (WIM) Shanti Nur Abidah dengan mengoleksi 7 poin. Untuk perolehan medali perak kedua diraih melalui kategori beregu yang terdiri dari Shanti dengan 7 poin, WIM Ummi Fisabilillah dengan 5,5 poin, dan Woman FIDE Master (WFM) Retno Wijayanti dengan 5,5 poin sehingga memberikan Indonesia total 18 poin. Adapun total peserta pemain catur wanita dalam ajang ini ialah sebanyak 36 pemain yang mewakili 11 negara untuk bertanding dalam 9 putaran menggunakan sistem Swiss dengan waktu pikir 15 menit 10 detik.

Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc selaku Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III turut berbangga untuk Universitas Gunadarma, terutama mahasiswanya yang berhasil menuai prestasi meskipun dalam masa pandemi. “semoga ajang dan kejuaraan ini dapat menjadi inspirasi dan dapat memberikan semangat kampus, serta mahasiswa lainnya di lingkungan LLDikti Wilayah III untuk selalu menghasilkan SDM Indonesia yang unggul yang mampu bersaing pada kancah dunia.” pungkasnya.

Sumber:

Humas Universitas Gunadarma

Humas LLDikti Wilayah III

——————————————————————————————————————–