Kepala LLDIKTI Wilayah III Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP. menghadiri wisuda Universitas Sampoerna bersama dengan 164 mahasiswa yang juga mengikuti proses wisuda ini. Visi dari Universitas Sampoerna adalah bercita-cita untuk membina calon pemimpin masa depan yang memiliki karakter moral yang kuat serta keterampilan kompetitif berskala Internasional sehingga memungkinkan lulusan untuk aktif dalam membangun Indonesia yang lebih sejahtera, adil, dihormati, dan kompetitif secara global. Dengan visi tersebut, Universitas Sampoerna bergerak maju untuk menjadi Universitas yang dapat membentuk calon pemimpin bangsa nantinya.

“Untuk membentuk SDM yang unggul Indonesia maju, saya berpesan kepada mahasiswa yang baru diwisuda hari ini, untuk terus mengembangkan softskill dan hardskill serta perbanyak literasi teknologi di era digital ini.” Ujar Kepala LLDIKTI Wilayah III dalam sambutannya.

Kebutuhan hardskill dan softskill di era digital ini menjadi bekal untuk meningkatkan kompetensi agar bisa memperoleh pekerjaan dengan cepat di era digital tersebut.

Hardskill yang harus dimiliki, yakni:

1.         Kemahiran dalam berbahasa asing

2.         Sertifikat-sertifikat pelatihan

3.         Kecepatan dalam mengetik

4.         Machine Operation

5.         Computer Programming

Sedangkan untuk softskill yang harus dimiliki, yakni menjadi pelajar Pancasila untuk membangun SDM yang unggul di masa depan dengan Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia, Mandiri, Bernalar Kritis, Berkebinekaan Global, Bergotong Royong serta Kreatif. Di mana, pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Menurut Kepala LLDIKTI Wilayah III Universitas Sampoerna harus lebih meningkatkan pengembangan sumber daya manusia karena dapat berkontribusi besar bagi peningkatan mutu perguruan tinggi.

“Saat ini, Universitas Sampoerna memiliki profesor sejumlah 2 orang, lektor kepala 2 orang, lektor 27 orang, asisten ahli 13 orang, serta tenaga pengajar sebanyak 16 orang. Maka, saya berharap kepada Universitas Sampoerna agar lebih ditingkatkan kembali dalam pengembangan sumber daya manusia, terutama dalam mempersiapkan profesor baru yang nantinya akan berkontribusi besar bagi peningkatan mutu perguruan tinggi.” Imbuhnya.

Kebijakan Merdeka Belajar pada Perguruan Tinggi yang diselenggarakan melalui Transformasi Pendidikan Tinggi dalam bentuk Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka bertujuan untuk meningkatkan Relevansi Pendidikan Tinggi dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja di tingkat nasional dan global pada era digital dan Industri 4.0.

Kepala LLDIKTI Wilayah III menambahkan, untuk pelaporan PDDIKTI Universitas Sampoerna sudah tertib dan sudah sesuai asas, yakni sudah sepenuhnya. Dengan begitu, implementasi program-program pembelajaran seperti Merdeka Belajar Kampus Merdeka dapat dipercepat.

“Kami sangat yakin civitas akademik Universitas Sampoerna akan mempercepat implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dan kepada para para teman-teman yang hari ini diwisuda yang telah melaksanakan kegiatan MBKM ini sampaikan juga kepada adik-adik kelasnya bahwa untuk program MBKM ini akan memberikan value untuk adik-adik bisa melanjutkan studi atau melamar menjadi pegawai atau menjadi bekal pada saat menjadi wirausahawan.” jelasnya.

Selain itu, apresiasi dan selamat kepada Universitas Sampoerna yang telah melakukan berbagai kegiatan bermanfaat dan mendapatkan penghargaan prestasi, yakni :

  1. Mendapatkan medali emas, perak dan 2 perunggu untuk kejuaraan ASEAN University Games bidang olahraga
  2. Mendapatkan penghargaan dalam tulisan terbaik di The 3rd International Conference of Business, Accounting and Economic
  3. Menjadi juara keempat di kompetisi Akuntansi Universitas Mataram
  4. Mendapatkan kejuaraan dalam Kegiatan Debat Universitas Nasional
  5. Mahasiswa Universitas Sampoerna mendapatkan beasiswa terpilih dari Indonesian International Student Mobility Awards
  6. Mahasiswa Universitas Sampoerna mendapatkan beasiswa terpilih dari Asean Young Leaders Program (Cambodia Phnom Penh)

Pada sambutannya, Kepala LLDIKTI Wilayah III juga turut berpesan kepada lulusan Universitas Sampoerna untuk tidak bosan belajar dan dapat merencanakan karirnya dengan baik meski sudah tidak memiliki beban dalam kegiatan perkuliahan.

“Saya ingin mengutip quote dari Bapak Pendidikan Nasional yakni Ki Hajar Dewantara untuk Pendidikan Merdeka ini menyampaikan bahwa: Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah. Oleh sebab itu, setelah selesai wisuda tetap semangat belajar melengkapi kompetensi dan gali potensi dan berguru pada orang-orang hebat di sekelilingmu. Terus belajar, belajar, dan belajar. Selamat merencanakan karir dengan baik, menjadi pegawai, menjadi pengusaha atau melanjutkan studi harus selalu bertujuan untuk berprestasi. Dan target sekarang saatnya melangkah ke dunia nyata.” tuturnya.

Sumber : Humas LLDikti Wilayah III